Scroll untuk baca artikel
Industri

Allianz Perkuat UMKM Inklusif Lewat EMPOWERED+, Siapkan Fase Akselerasi 2026

4
×

Allianz Perkuat UMKM Inklusif Lewat EMPOWERED+, Siapkan Fase Akselerasi 2026

Sebarkan artikel ini
Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli (YAP), bekerja sama dengan lingkaran, sebuah platform pendidikan kreatif yang berfokus pada pengembangan talenta, wirausaha, dan keterampilan relevan untuk dunia kerja, memperkuat komitmennya terhadap pemberdayaan ekonomi melalui EMPOWERED+. Sebagai bagian dari salah satu pilar CSR Allianz Indonesia, yaitu Pemberdayaan Ekonomi, program Empowered+ dirancang untuk membantu UMKM Indonesia terus bertumbuh melalui penguatan kapasitas bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli menggandeng lingkaran untuk memperkuat pemberdayaan UMKM melalui program EMPOWERED+.

Program ini menjadi bagian dari pilar pemberdayaan ekonomi Allianz Indonesia yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas bisnis UMKM secara inklusif dan berkelanjutan, termasuk bagi pelaku usaha yang melibatkan penyandang disabilitas.

Ketua Yayasan Allianz Peduli, Ni Made Daryanti, mengatakan EMPOWERED+ tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan.

“Program ini kami rancang untuk membangun kesiapan UMKM agar dapat bertumbuh secara bertahap dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga :   Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja

Fokus pada Scale-Up Plan

Sebanyak 450 pelaku UMKM dari seluruh Indonesia terlibat dalam program ini, dengan 25 UMKM terpilih mengikuti tahap intensif.

Pada fase pembelajaran, peserta mendapatkan masterclass, mentoring, serta menyusun scale-up plan sebagai peta jalan pengembangan bisnis.

Proses ini didukung sistem pembelajaran digital (LMS) untuk memastikan akses yang fleksibel sekaligus memudahkan pemantauan perkembangan peserta.

Direktur lingkaran, Wendy Pratama, menilai kombinasi akses pengetahuan dan pendampingan menjadi kunci percepatan pertumbuhan UMKM.

Siapkan Akselerasi dan Pendanaan

Memasuki 2026, program berlanjut ke fase akselerasi yang berfokus pada implementasi strategi bisnis, pendampingan lanjutan, serta pengukuran dampak.

Baca Juga :   Sheraton Bali Kuta Resort Jadi Standar Baru Hotel Premium di Tepi Pantai bagi Wisatawan

Sebagai bagian dari dukungan, UMKM terpilih juga akan memperoleh seed funding untuk memperkuat kesiapan ekspansi usaha.

Beberapa UMKM yang masuk dalam program ini antara lain Creative Batik, Semesta Agro Indonesia, hingga Kriya Kite Indonesia yang mengusung model bisnis berbasis keberlanjutan dan pemberdayaan.

Dorong UMKM Inklusif dan Berdaya Saing

Allianz menilai UMKM memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional. Karena itu, pendekatan program tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada dampak sosial dan inklusivitas.

Baca Juga :   Dana Kedua ABC Impact Tembus 600 Juta Dolar AS, Dukung Solusi Sosial dan Lingkungan Asia

Fase implementasi di 2026 juga akan menitikberatkan pada disiplin eksekusi strategi dan pengukuran dampak secara terstruktur.

“UMKM yang kuat dan inklusif akan berkontribusi pada ketahanan ekonomi yang lebih luas,” kata Ni Made.

Melalui EMPOWERED+, Allianz Indonesia berharap dapat menciptakan model pemberdayaan UMKM yang tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.