Scroll untuk baca artikel
Headline

Panduit Technology Day Indonesia Menekankan Infrastruktur Skalabel untuk Pertumbuhan Berbasis AI

1
×

Panduit Technology Day Indonesia Menekankan Infrastruktur Skalabel untuk Pertumbuhan Berbasis AI

Sebarkan artikel ini
eterangan Foto Kiri ke Kanan: James Tan, Technical Manager of ASEAN, Panduit Simin Sirun, Business Director for ASEAN, India and Korea, Panduit Kevin Choong, Senior Manager of Singapore, Malaysia and Indonesia, Panduit

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — Panduit menggelar Panduit Technology Day di Indonesia untuk merespons kebutuhan infrastruktur yang terus berkembang di sektor data center, enterprise, dan industri. Forum ini mempertemukan konsultan, mitra, serta praktisi TI guna membahas kesiapan infrastruktur dalam menghadapi lonjakan beban kerja berbasis kecerdasan buatan (AI).

Seiring akselerasi transformasi digital, adopsi AI mendorong perubahan signifikan pada kebutuhan pasokan daya, sistem pendinginan, dan konektivitas di data center. Mengacu data Grand View Research, adopsi AI global diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sekitar 40%.

Direktur Bisnis ASEAN, India, dan Korea Panduit, Simin Sirun, mengatakan AI telah mengubah cara organisasi beroperasi, termasuk di sektor pergudangan otomatis hingga gedung pintar. Menurut dia, kesiapan infrastruktur menjadi faktor krusial dalam mendukung implementasi teknologi tersebut di Indonesia.

“Infrastruktur memegang peranan penting dalam mendukung implementasi AI di Indonesia. Kami menghadirkan tiga domain utama yang dirancang untuk menopang lingkungan digital modern,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (28/4/2026).

Baca Juga :   IMB: Mayoritas Pelaku Usaha di RI Siap Adopsi AI, Tapi Terkendala Keamanan dan Talenta

Dalam forum tersebut, Panduit menyoroti tiga lapisan utama infrastruktur. Pertama, infrastruktur kelistrikan yang menitikberatkan pada praktik grounding dan bonding, koneksi H-Tap, serta sistem penjepit kabel guna memastikan aspek keselamatan, keandalan, dan kepatuhan di area grey space.

Kedua, infrastruktur jaringan enterprise yang membahas solusi extended reach melampaui batas standar 100 meter, termasuk pemanfaatan kabel tembaga berkinerja tinggi dan desain kabinet cerdas. Pendekatan ini dinilai dapat meningkatkan konsistensi jaringan serta efisiensi operasional, baik di lingkungan enterprise maupun edge.

Baca Juga :   Kaspersky Ungkap Lonjakan Ancaman Siber dan Adopsi SOC di Indonesia

Ketiga, infrastruktur jaringan data center yang berfokus pada peningkatan densitas fiber dan kesiapan menghadapi beban kerja AI. Panduit menampilkan solusi seperti sistem perutean kabel terstruktur, manajemen fiber, konektivitas pre-terminated, hingga arsitektur skalabel untuk mendukung data center berdensitas tinggi dan siap GPU.

Melalui kegiatan ini, Panduit menegaskan komitmennya dalam menyediakan solusi infrastruktur end-to-end yang mendukung kebutuhan masa depan sekaligus menjaga ketahanan operasional. Acara juga dilengkapi dengan pameran interaktif yang menampilkan implementasi solusi secara langsung di berbagai skenario penggunaan.