Scroll untuk baca artikel
Headline

Bakti BCA Promosikan Bukit Peramun ke Pelaku Wisata Regional

3
×

Bakti BCA Promosikan Bukit Peramun ke Pelaku Wisata Regional

Sebarkan artikel ini
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui payung Bakti BCA bersama Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) mengajak pelaku industri dari Singapura dan Malaysia untuk mengeksplorasi Bukit Peramun, Belitung, melalui kegiatan familiarization trip pada akhir Mei lalu. Acara tersebut ditujukan untuk memperluas akses pasar wisatawan mancanegara ke destinasi Desa Bakti BCA

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA menggandeng pelaku industri pariwisata dari Singapura dan Malaysia untuk mengunjungi Bukit Peramun, Belitung, dalam kegiatan familiarization trip yang digelar pada 31 Mei 2026. Inisiatif ini dilakukan untuk memperluas akses pasar wisatawan mancanegara sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata berbasis masyarakat.

Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan ASTINDO tersebut menjadi bagian dari upaya Bakti BCA memperkenalkan potensi Desa Bakti BCA kepada agen perjalanan internasional agar dapat dipasarkan lebih luas kepada wisatawan asing, khususnya dari kawasan Asia Tenggara.

Bukit Peramun dinilai memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan destinasi utama di Belitung yang selama ini identik dengan wisata pantai. Kawasan ini menawarkan pengalaman ekowisata berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat yang terus menarik minat wisatawan.

Baca Juga :   OPPO A60 yang Berstandar Ketahanan Guncangan Tingkat Militer akan Hadir di Indonesia

Popularitas Bukit Peramun menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung tercatat naik dari 387 orang pada 2023 menjadi 485 orang pada 2025. Sementara itu, kunjungan wisatawan domestik meningkat dari 1.356 orang pada 2024 menjadi 1.648 orang pada 2025.

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempertemukan pengelola desa wisata dengan pelaku industri pariwisata internasional agar dapat melihat langsung potensi yang dimiliki Bukit Peramun.

Menurut Hera, Bukit Peramun telah dikelola masyarakat melalui Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) Arsel sejak 2006 dan berkembang menjadi destinasi community-based tourism yang memperoleh berbagai pengakuan nasional. Di antaranya penghargaan Green Gold ISTA 2019 serta predikat Hutan Digital Pertama Berbasis Masyarakat di Indonesia dari MURI pada 2023.

Baca Juga :   UTime Teken NDA untuk Mengakuisisi Produsen Vaksin Cacar Monyet Bowen Therapeutics Inc

“Dengan panorama hutan alami yang masih terjaga, kami melihat Bukit Peramun memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan internasional apabila didukung promosi dan akses pasar yang tepat. Kami berharap program ini dapat membuka peluang kolaborasi yang mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Hera.

Selama kunjungan, para peserta diajak menjelajahi kawasan konservasi Bukit Peramun melalui jalur trekking, mengenal beragam tanaman herbal dan flora endemik khas Belitung, serta mengikuti kegiatan adopsi pohon sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.

Peserta juga diperkenalkan dengan aplikasi digital Virtual Assistance & Kenali Pohon (KePo) yang membantu wisatawan mengenali berbagai jenis tumbuhan yang terdapat di kawasan tersebut.

Baca Juga :   BCA Bawa Program BBI ke Telkom University, Bahas Survival Leadership

Selain itu, rombongan mengunjungi sejumlah titik wisata alam seperti Batu Kembar, Batu Ampar, dan puncak Bukit Peramun. Kegiatan ditutup dengan menikmati panorama matahari terbenam, mencicipi kopi dan kuliner lokal, serta mengamati tarsius yang menjadi salah satu satwa endemik dan daya tarik ekowisata di Belitung.

Bakti BCA berharap keterlibatan pelaku industri pariwisata dari Singapura dan Malaysia dapat menjadi langkah awal dalam membuka pasar baru bagi Bukit Peramun sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi ekowisata unggulan Indonesia di tingkat internasional.

Tag: BCA, Bakti BCA, Bukit Peramun, Belitung, wisata Belitung, ekowisata, desa wisata, wisata mancanegara, ASTINDO, Singapura, Malaysia, pariwisata berkelanjutan