Scroll untuk baca artikel
Finansial

Laba TRIS Capai Rp31,97 Miliar, Ditopang Diversifikasi Pasar Ekspor

1
×

Laba TRIS Capai Rp31,97 Miliar, Ditopang Diversifikasi Pasar Ekspor

Sebarkan artikel ini
PT Trisula International Tbk (TRIS) mencatatkan kinerja positif pada kuartal I/2026 dengan pertumbuhan penjualan double digit, ditopang oleh penguatan pasar ekspor. Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, TRIS membukukan penjualan sebesar Rp455,33 miliar atau tumbuh 13% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan Rp402,34 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — PT Trisula International Tbk (TRIS) mencatatkan kinerja positif pada kuartal I/2026 dengan pertumbuhan penjualan double digit, ditopang oleh penguatan pasar ekspor.

Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, TRIS membukukan penjualan sebesar Rp455,33 miliar atau tumbuh 13% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan Rp402,34 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih Perseroan turut meningkat 4% YoY menjadi Rp31,97 miliar dari sebelumnya Rp30,75 miliar, mencerminkan ketahanan kinerja di tengah dinamika global.

Baca Juga :   Generali Indonesia Luncurkan GEN Prime Link, Solusi Proteksi Finansial Serbabisa

Presiden Direktur TRIS Widjaya Djohan mengatakan kinerja ekspor tetap solid berkat strategi diversifikasi pasar dan optimalisasi perjanjian dagang.

“Di tengah dinamika geopolitik global, kami berhasil menjaga ketahanan kinerja ekspor melalui diversifikasi pasar serta pemanfaatan perjanjian dagang,” ujarnya.

Ekspor Jadi Penopang

Dari sisi geografis, penjualan ekspor masih menjadi kontributor utama dengan nilai Rp276,24 miliar atau tumbuh 17% YoY. Sementara itu, penjualan domestik naik 8% YoY menjadi Rp179,10 miliar.

Perseroan menilai strategi diversifikasi pasar menjadi kunci dalam menjaga stabilitas permintaan sekaligus memperluas basis pelanggan di tengah ketidakpastian global.

Baca Juga :   Ajaib Kripto: Bitcoin Naik 9%  Pasca Pemotongan Suku Bunga, Akankah Tren Bullish Berlanjut?

Kinerja Segmen

Kinerja per segmen menunjukkan variasi. Segmen manufaktur sebagai tulang punggung bisnis tetap solid dengan pertumbuhan 8% YoY menjadi Rp363,87 miliar.

Sementara itu, segmen seragam mencatat lonjakan signifikan sebesar 60% YoY menjadi Rp52,54 miliar, mencerminkan peningkatan permintaan pada periode ini.

Fokus Capex dan Produk Bernilai Tambah

Untuk tahun 2026, TRIS menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 5% dan laba bersih 6,5%. Perseroan mengusung strategi konservatif dengan fokus pada pengembangan produk bernilai tambah tinggi serta diversifikasi produk.

Baca Juga :   SANY Catat Pendapatan 12,49 Miliar Dolar AS, Pasar Global Jadi Penopang

Belanja modal (capex) akan diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi guna mendukung ekspansi bisnis.

Selain itu, TRIS juga memperkuat mitigasi risiko melalui pengamanan pasokan bahan baku, khususnya untuk material dengan karakteristik khusus guna memastikan kelancaran proses produksi.

Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di industri tekstil dan garmen, Perseroan optimistis dapat menjaga kinerja tetap stabil sekaligus menangkap peluang pertumbuhan di pasar global.