BISNISASIA.CO.ID, SURABAYA — PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang melalui pembentukan entitas usaha patungan (joint venture) guna memperluas ekosistem bisnis sekuriti.
PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk mencatatkan pendapatan sebesar Rp265,05 miliar pada kuartal I-2026, dengan segmen sekuriti tetap menjadi kontributor utama sebesar Rp227,97 miliar.
Direktur Utama JTPE Allan Wibisono Oei mengatakan langkah joint venture menjadi bagian dari strategi anorganik perseroan untuk menciptakan sinergi dan membuka peluang bisnis baru.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi JTPE dalam membangun ekosistem bisnis yang terintegrasi. Kami percaya joint venture ini akan memperkuat posisi perseroan sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru,” ujarnya.
Bangun Entitas Baru
Pada 27 April 2026, JTPE membentuk perusahaan patungan bersama PT CSmart IoT Indonesia dengan mendirikan PT Nustek Global Solutions.
Entitas baru ini memiliki modal dasar Rp21,45 miliar, dengan kepemilikan saham JTPE sebesar 51%. Perusahaan tersebut akan bergerak di bidang manufaktur penunjang sistem pembayaran serta perangkat telekomunikasi nirkabel.
Kerja sama ini juga mencakup pengembangan teknologi Radio Frequency Identification, yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan dan identifikasi produk.
Dorong Ekspansi Anorganik
Manajemen menyebut joint venture ini menjadi bagian dari roadmap strategis lima tahun perseroan untuk memperkuat lini bisnis inti sekaligus mendorong ekspansi anorganik.
Dengan kolaborasi bersama mitra strategis, JTPE menargetkan peningkatan kapabilitas teknologi serta pengembangan bisnis baru yang selaras dengan core business.
Fokus Perkuat Bisnis Inti
Di sisi operasional, segmen sekuriti masih menjadi tulang punggung kinerja perusahaan, mencerminkan tingginya permintaan terhadap solusi identitas, pembayaran, dan perlindungan merek.
Ke depan, JTPE berencana terus mengembangkan layanan end-to-end serta melengkapi portofolio bisnis agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar.











