Scroll untuk baca artikel
Industri

BINUS Kukuhkan Prof Tanty Oktavia, Tekankan Kolaborasi Human-AI dalam Bisnis

2
×

BINUS Kukuhkan Prof Tanty Oktavia, Tekankan Kolaborasi Human-AI dalam Bisnis

Sebarkan artikel ini
Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam menciptakan sistem yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dan berdampak. Menjawab tantangan tersebut, BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan keilmuan melalui pengukuhan Guru Besar. BINUS University mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Tanty Oktavia, S.Kom., M.M. sebagai Guru Besar Tetap di bidang Business Information Systems, yang saat ini juga menjabat sebagai Head of Department Master in Information Systems Management.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — Transformasi digital yang kian cepat mendorong perubahan peran kecerdasan buatan (AI) dari sekadar alat menjadi mitra strategis manusia. Dalam konteks ini, kolaborasi antara manusia dan AI dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem yang relevan, adaptif, dan berdampak.

Menjawab tantangan tersebut, BINUS University mengukuhkan Tanty Oktavia sebagai Guru Besar Tetap di bidang Business Information Systems. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Head of Department Master in Information Systems Management.

Dalam orasi ilmiahnya bertajuk Human–AI Collaboration in Business Information Systems: Sistem Cerdas, Tepercaya, dan Berorientasi pada Manusia, Prof. Tanty menegaskan perlunya perubahan paradigma dalam pengembangan sistem informasi bisnis.

Baca Juga :   Cloudera Mencapai Kepatuhan PCI DSS 4.0 Untuk Membuka Nilai Bisnis Dari AI Bagi Lembaga Keuangan

Menurutnya, AI tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat otomatisasi, tetapi telah berkembang menjadi mitra strategis dalam pengambilan keputusan dan penciptaan nilai bisnis.

AI sebagai Mitra Strategis

Prof. Tanty menjelaskan bahwa evolusi Business Information Systems kini memasuki fase baru yang ditandai dengan integrasi AI yang mampu belajar, memprediksi, dan memberikan rekomendasi berbasis data.

Dalam fase ini, kolaborasi human-AI menjadi fondasi utama dalam membangun sistem yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tetap berorientasi pada manusia.

Baca Juga :   ERP dan AI, Dua Pilar Digitalisasi Bisnis Modern: PT Delta Solusi Nusantara Dorong Transformasi Operasional yang Adaptif dan Cerdas

Pendekatan ini dinilai penting agar teknologi dapat digunakan secara optimal tanpa mengabaikan aspek etika, kepercayaan, dan keberlanjutan.

Dorong Pendekatan Human-Centered

Rektor BINUS University, Nelly, menyatakan bahwa pengukuhan Guru Besar mencerminkan komitmen institusi dalam menghadirkan pemikiran strategis yang mampu menjawab tantangan global.

Sejalan dengan perkembangan menuju era Industry 5.0, Prof. Tanty juga menekankan pentingnya pendekatan human-centered dalam pengembangan AI.

Dalam pendekatan ini, teknologi dirancang untuk memperkuat kapabilitas manusia, bukan menggantikannya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang lebih holistik, etis, dan berkelanjutan di berbagai sektor industri.

Baca Juga :   ROKLive Kuala Lumpur Bahas Munculnya Teknologi Baru sebagai Unsur Utama Penggerakkan Transformasi Digital

Perkuat Ekosistem Akademik

Pengukuhan ini menjadi bagian dari perjalanan BINUS University yang memasuki 45 tahun kiprah di dunia pendidikan. Institusi ini terus mendorong inovasi pembelajaran, memperluas kolaborasi global, serta membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Melalui penguatan peran Guru Besar, BINUS berharap dapat melahirkan talenta unggul yang tidak hanya siap berkarier, tetapi juga mampu berkontribusi dalam mendorong transformasi digital dan kemajuan ekonomi nasional.