Scroll untuk baca artikel
Nasional

Kemnaker Luncurkan Talent Hub, Dorong Talenta Jadi Job Creator

3
×

Kemnaker Luncurkan Talent Hub, Dorong Talenta Jadi Job Creator

Sebarkan artikel ini
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA- Kementerian Ketenagakerjaan meluncurkan Talent and Innovation Hub (TIH) sebagai langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan industri, sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja baru.

Program ini diresmikan di Balai Perluasan Kesempatan Kerja Bekasi dan diikuti secara daring oleh ribuan peserta dari berbagai daerah.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan TIH merupakan bagian dari transformasi pengembangan sumber daya manusia yang tidak lagi berfokus pada pelatihan semata.

“Kita ingin balai ini menjadi tempat bertemu, berdiskusi, dan mengembangkan inovasi serta kewirausahaan,” ujarnya.

Baca Juga :   NRF 2025 Asia Pasifik Sukses Besar, Dorong Kolaborasi dan Inovasi di Industri Ritel Regional

Dari Job Seeker ke Job Creator

Melalui TIH, Kemnaker menggeser pendekatan pelatihan tenaga kerja menjadi lebih komprehensif dengan mengintegrasikan pelatihan, inovasi, dan kebutuhan industri.

Program ini mencakup penguatan kompetensi di bidang strategis seperti keterampilan digital, kecerdasan buatan (AI), hingga kewirausahaan, termasuk peningkatan kapasitas bagi penyandang disabilitas.

Peserta tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga terlibat dalam pembelajaran berbasis proyek untuk menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Fasilitasi Inkubasi dan Akses Pendanaan

Selain pelatihan, TIH juga menghadirkan program inkubasi bisnis bagi startup dan pelaku usaha. Dalam tahap ini, peserta mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan ide, melakukan validasi pasar, hingga menyusun model bisnis berkelanjutan.

Baca Juga :   IFA 2024: Samsung Pamerkan Produk AI-nya untuk Ciptakan Dunia yang Terhubung Bagi Semua

Kemnaker juga membuka akses business matching yang mempertemukan talenta dan pelaku usaha dengan industri serta calon investor guna memperluas peluang kerja sama dan pendanaan.

Perkuat Ekosistem Talenta

Program ini turut dilengkapi dengan sesi knowledge sharing dan talkshow yang membahas isu strategis, mulai dari kebutuhan industri hingga praktik rekrutmen inklusif.

Menurut Yassierli, TIH diharapkan menjadi ekosistem yang mampu melahirkan talenta unggul sekaligus inovasi yang berdampak bagi perekonomian nasional.

Baca Juga :   Tianjin Terus Buat Kemajuan dengan Teknologi AI

“Kita ingin memastikan Indonesia tidak hanya memiliki talenta unggul, tetapi juga mampu memberdayakan mereka untuk menciptakan inovasi inklusif,” katanya.

Dorong Kolaborasi Multipihak

Kemnaker juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi, asosiasi, dan yayasan, untuk memperluas jangkauan program.

Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap dapat memperkuat keterhubungan (link and match) antara dunia pendidikan, pelatihan, dan industri, sekaligus menjawab tantangan ketenagakerjaan di era transformasi digital.