Scroll untuk baca artikel
Industri

Tianjin Terus Buat Kemajuan dengan Teknologi AI

38
×

Tianjin Terus Buat Kemajuan dengan Teknologi AI

Sebarkan artikel ini
Pertemuan meja bundar “CEO: Grow with China” diadakan pada hari Jumat sebagai bagian dari World Intelligence Expo 2024 yang sedang berlangsung di Tianjin.

BISNISASIA.CO.ID, BEIJING – Tiongkok semakin memperkuat posisinya sebagai kekuatan industri global dalam era kecerdasan buatan (AI). Teknologi AI berkembang pesat di Tiongkok, mendorong digitalisasi dalam industri manufaktur. Sejumlah pemimpin bisnis dan pakar mengungkapkan hal ini pada hari Jumat lalu.

Menurut mereka, teknologi pintar di Tiongkok akan mengubah banyak sektor industri dan menciptakan berbagai peluang pertumbuhan untuk perusahaan di dalam dan luar negeri.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara diskusi “CEO: Grow with China” yang diselenggarakan oleh China Daily, Dinas Publisitas Partai Komunis Tiongkok Tingkat Tianjin, serta Dinas Industri dan Teknologi Informasi Tianjin.

Baca Juga :   Japan Energy Summit and Exhibition Soroti Pentingnya Percepatan Dekarbonisasi

Diskusi ini merupakan sesi paralel di ajang World Intelligence Expo 2024 yang dimulai pada Kamis lalu di Tianjin.

“Teknologi AI dan inovasi lainnya di Tiongkok kini berada di jalur yang tepat,” ujar Rani Jarkas, Chairman & CEO, Cedrus Group. Menurutnya, Tiongkok akan memimpin dalam teknologi AI antara tahun 2030 hingga 2035.

“Selain investasi dalam kapasitas produksi, kami juga melihat peningkatan otomatisasi dan aplikasi teknik manufaktur digital. Tren ini terlihat dalam rantai pasokan kami di Tiongkok,” ujar Julian MacCormac, Regional Director, Greater China, Rolls-Royce.

Wei Jianguo, mantan Wakil Menteri Perdagangan Tiongkok, menyatakan bahwa sektor manufaktur global sedang mengalami restrukturisasi, dengan fokus pada teknologi digital, pintar, dan rendah karbon, serta peningkatan mutu layanan.

Baca Juga :   SCG Lipatgandakan Penggunaan Limbah Industri dan Biomassa sebagai Bahan Bakar dan Bahan Baku Alternatif

“Digitalisasi akan terus mendorong pemutakhiran industri dan manufaktur pintar di Tiongkok. Tiongkok juga akan terus memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan industri dan pembangunan ekonomi global,” ujar Zhao Zhongxiu, President, University of International Business and Economics di Beijing.

Menurut Lan Jun, General Manager, Agela & Phenomenex China, dengan dukungan pemerintah dan permintaan pasar, peran industri teknologi pintar Tiongkok akan semakin menonjol di tingkat internasional.

Para pemimpin bisnis dan pakar dalam sesi diskusi ini juga membahas model dan pendorong baru dalam industri teknologi pintar dan manufaktur pintar di Tianjin. Mereka menekankan bahwa pembangunan berkualitas tinggi di Tianjin akan membuka berbagai peluang bagi perusahaan Tiongkok dan asing.

Baca Juga :   Buat Tahun Baru Imlek Jadi Lebih Semarak dengan AI Google

Huang Yanxiang, Co-founder & CEO, CarbonNewture, mengungkapkan bahwa pelabuhan nol karbon dan pintar, serta kawasan industri rendah karbon di Tianjin adalah contoh integrasi praktik bisnis ramah lingkungan dan teknologi hijau dalam proses manufaktur untuk meningkatkan daya saing.

Cedrus Group juga baru saja meluncurkan dana pengembangan Binhai New Area di Tianjin untuk merealisasikan kerja sama investasi dalam industri biofarmasi. (saf)