BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Astra Property memperkuat strategi bisnis melalui pengembangan tiga pilar terintegrasi yang mencakup residensial, komersial, serta infrastruktur industri dan logistik, guna menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat posisi sebagai pengembang properti terpadu di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.
Presiden Direktur Astra Property, Wibowo Muljono, mengatakan diversifikasi lintas segmen mulai menunjukkan kontribusi terhadap stabilitas portofolio.
“Strategi ini mencerminkan visi kami membangun ekosistem properti terpadu yang saling terhubung dan memberikan nilai jangka panjang,” ujarnya.
Perkuat Sinergi Lintas Segmen
Astra Property mengembangkan portofolio secara terintegrasi di tiga sektor utama. Di segmen residensial, perusahaan telah mengembangkan sejumlah proyek perumahan dan apartemen dengan lebih dari 1.400 unit yang telah diserahterimakan.
Sementara di sektor komersial, proyek Arumaya Financial Center di Jakarta Selatan dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal II 2026.
Di sisi lain, perusahaan memperkuat lini industri dan logistik melalui akuisisi PT Mega Manunggal Property Tbk, yang menambah portofolio aset pergudangan modern di lokasi strategis.
Langkah ini turut diperkuat dengan pengembangan proyek seperti Cibinong Logistics Hub dan kawasan industri di Cibitung.
Diversifikasi Jaga Stabilitas
Manajemen menilai diversifikasi lintas segmen menjadi strategi kunci untuk menjaga keseimbangan portofolio sekaligus menangkap peluang pertumbuhan jangka panjang.
Ketiga lini bisnis tersebut dirancang saling terintegrasi, menciptakan sinergi antara hunian, komersial, hingga infrastruktur logistik.
Fokus pada Keberlanjutan
Seiring ekspansi bisnis, Astra Property juga menekankan aspek keberlanjutan melalui inisiatif Astra 2030 Sustainability Aspirations.
Perusahaan mencatat bauran energi terbarukan mencapai 26,79% dari total kebutuhan operasional pada 2025, serta mengimplementasikan berbagai efisiensi sumber daya di proyek-proyeknya.
Beberapa proyek juga telah mengantongi sertifikasi bangunan hijau dari Green Building Council Indonesia.
Selain itu, Astra Property menggandeng World Resources Institute Indonesia untuk mendorong dekarbonisasi dalam rantai pasok.
Jaga Kinerja dan Tata Kelola
Dari sisi operasional, perusahaan mencatat zero fatality sepanjang 2025, mencerminkan penerapan standar keselamatan kerja yang ketat.
Di sisi sosial, berbagai program pemberdayaan masyarakat telah menjangkau lebih dari 2.000 penerima manfaat melalui inisiatif pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Ke depan, Astra Property menargetkan pertumbuhan yang tidak hanya berfokus pada ekspansi, tetapi juga peningkatan kualitas dan dampak bagi seluruh pemangku kepentingan.











