BISNISASIA.CO.ID, WASHINGTON — NASA bersama perusahaan Voyager Technologies menandatangani kontrak untuk misi astronaut swasta ketujuh ke International Space Station (ISS) yang dijadwalkan meluncur paling cepat pada 2028 dari Florida.
Misi yang diberi nama VOYG-1 ini menjadi penerbangan perdana Voyager dalam program astronaut swasta NASA ke laboratorium orbit tersebut, sekaligus menandai perluasan kerja sama pemerintah AS dengan industri komersial di sektor antariksa.
NASA menyebut misi ini akan berlangsung hingga 14 hari di ISS, dengan jadwal peluncuran yang masih bergantung pada kondisi lalu lintas wahana dan perencanaan operasional stasiun luar angkasa.
“Dengan tiga penyedia kini dipilih untuk misi astronaut swasta, NASA terus mendorong pertumbuhan ekonomi orbit dan membuka lebih banyak peluang bagi industri,” kata Administrator NASA Jared Isaacman.
Dalam misi ini, Voyager akan mengajukan empat kandidat awak untuk ditinjau NASA dan mitra internasional sebelum menjalani pelatihan bersama.
Pihak Voyager menyebut kerja sama ini sebagai langkah penting dalam membangun infrastruktur ekonomi di orbit rendah Bumi yang dapat menjadi fondasi eksplorasi luar angkasa jangka panjang.
NASA menegaskan program misi swasta ini juga mendukung penelitian ilmiah dan pengembangan teknologi di lingkungan mikrogravitasi ISS, yang diharapkan dapat memperkuat misi eksplorasi ke Bulan dan Mars di masa depan melalui program Artemis. (nasa)











