BISNISASIA.CO.ID, TANGERANG — BCA Expo Jabodetabek 2026 yang digelar secara luring di ICE BSD City, Tangerang, pada 11–13 September 2026 mencatatkan 39.500 pengunjung. Meski rangkaian offline di tujuh kota besar telah berakhir, penawaran pembiayaan dan suku bunga khusus masih dapat diakses masyarakat melalui BCA Expo Online hingga 31 Oktober 2026.
BCA Expo Online berlangsung melalui laman expo.bca.co.id dengan menawarkan berbagai solusi pembiayaan, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), serta Kredit Sepeda Motor (KSM).
Direktur BCA Haryanto T. Budiman mengatakan BCA Expo merupakan bagian dari upaya perseroan memperluas akses masyarakat terhadap solusi finansial sekaligus mempertemukan berbagai kebutuhan pembiayaan dalam satu ekosistem.
“Melalui BCA Expo, kami menghadirkan ekosistem yang memungkinkan masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan finansial dalam satu tempat. Kami berharap kemudahan akses ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan turut menggerakkan perekonomian nasional,” ujarnya.
Dari sisi pembiayaan, penyelenggaraan BCA Expo Jabodetabek secara offline menghasilkan ratusan aplikasi KPR dengan total nominal pengajuan sekitar Rp500 miliar.
Sementara itu, pembiayaan kendaraan melalui KKB dan KSM mencatat nilai on the road (OTR) sebesar Rp1,72 triliun. Nilai tersebut menunjukkan besarnya permintaan pembiayaan kendaraan yang dihimpun selama penyelenggaraan acara secara langsung.
Namun, angka tersebut masih berpotensi bertambah karena rangkaian BCA Expo 2026 belum sepenuhnya berakhir. Masyarakat masih dapat mengakses penawaran pembiayaan melalui kanal online hingga 31 Oktober 2026.
Kredit BCA Tumbuh 8%
Aktivitas pembiayaan dalam BCA Expo berlangsung ketika penyaluran kredit perseroan masih mencatatkan pertumbuhan positif.
Per Juli 2026, total kredit BCA mencapai Rp1.036 triliun atau tumbuh 8% secara tahunan (year-on-year/yoy). Segmen kredit produktif menjadi salah satu penopang utama dengan nilai Rp802 triliun, naik 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di dalamnya, kredit korporasi tumbuh 13,6% menjadi Rp513,4 triliun. Sementara kredit komersial dan usaha kecil dan menengah (UKM) meningkat 6,6% menjadi Rp288,5 triliun.
Pertumbuhan kredit tersebut memperlihatkan bahwa permintaan pembiayaan tetap menjadi salah satu bagian penting dalam aktivitas intermediasi perbankan, baik untuk kebutuhan produktif maupun konsumsi.
Dalam BCA Expo 2026, perseroan mengemas penawaran pembiayaan untuk sejumlah kebutuhan konsumen, mulai dari kepemilikan rumah hingga kendaraan bermotor.
Tawarkan Bunga KPR hingga Kredit Kendaraan
Untuk KPR BCA, nasabah dapat memperoleh bunga mulai dari 1,23% efektif per tahun dengan skema fixed satu tahun untuk pembelian rumah baru dari mitra developer KPR BCA. Penawaran tersebut dikenakan biaya provisi sebesar 0,81%.
Pada segmen kendaraan roda empat, KKB BCA menawarkan bunga mulai dari 1,80% flat per tahun untuk tenor satu tahun bagi pembelian mobil baru jenis passenger car. Nasabah juga dapat memperoleh potongan biaya administrasi hingga Rp900.000.
Sementara untuk kendaraan roda dua, KSM BCA menawarkan bunga khusus mulai dari 5,69% flat per tahun serta potongan biaya administrasi Rp200.000.
Penawaran tersebut menjadi bagian dari strategi BCA mengintegrasikan berbagai produk pembiayaan dalam satu rangkaian pameran, sekaligus memperluas akses nasabah terhadap produk kredit melalui kanal fisik maupun digital.
Haryanto mengatakan BCA mengapresiasi dukungan nasabah dan mitra yang turut menyukseskan rangkaian BCA Expo 2026.
“Ke depan, BCA berharap bisa terus menghadirkan solusi dan kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi nasabah, mitra, pelaku usaha, dan masyarakat luas,” katanya.
Menurut dia, BCA juga akan terus mengembangkan solusi transaksi yang inovatif dan terpercaya untuk mendukung kebutuhan nasabah sekaligus berkontribusi terhadap aktivitas konsumsi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Dengan berlanjutnya BCA Expo melalui kanal online hingga akhir Oktober 2026, perseroan masih memiliki ruang untuk memperluas realisasi pembiayaan setelah gelaran offline di tujuh kota mencatatkan puluhan ribu pengunjung.











