Scroll untuk baca artikel
Headline

Simas Jiwa Perkenalkan SIMINSURE, Perkuat Strategi Komunikasi Merek

1
×

Simas Jiwa Perkenalkan SIMINSURE, Perkuat Strategi Komunikasi Merek

Sebarkan artikel ini
PT Asuransi Simas Jiwa memperkenalkan SIMINSURE sebagai identitas komunikasi baru untuk memperkuat pengenalan merek sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap produk perlindungan asuransi jiwa. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan merespons perubahan perilaku konsumen, percepatan adopsi layanan digital, serta dinamika industri asuransi. Melalui identitas baru ini, Simas Jiwa ingin menghadirkan komunikasi yang lebih sederhana dan mudah dikenali, sehingga asuransi jiwa dapat dipahami oleh lebih banyak kalangan.
BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – PT Asuransi Simas Jiwa memperkenalkan SIMINSURE sebagai identitas komunikasi baru untuk memperkuat pengenalan merek sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap produk perlindungan asuransi jiwa.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan merespons perubahan perilaku konsumen, percepatan adopsi layanan digital, serta dinamika industri asuransi. Melalui identitas baru ini, Simas Jiwa ingin menghadirkan komunikasi yang lebih sederhana dan mudah dikenali, sehingga asuransi jiwa dapat dipahami oleh lebih banyak kalangan.

Direktur Utama PT Asuransi Simas Jiwa Dewi Listyaningtyas mengatakan, SIMINSURE merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat peran sebagai Life Advisor atau pendamping masyarakat dalam merencanakan perlindungan finansial di berbagai tahap kehidupan.

“SIMINSURE adalah bagian dari perjalanan kami menjadi Life Advisor yang lebih dekat dan lebih mudah dikenali oleh masyarakat. Kami ingin memahami kebutuhan setiap individu dan keluarga, serta menghadirkan solusi perlindungan yang tepat bagi mereka,” ujar Dewi dalam keterangan resmi, Jumat (6/11/2026).

Baca Juga :   Yellow.ai Luncurkan Orchestrator LLM Model Agen AI Generatif yang Bisa Menghemat Biaya Operasional 60 Persen

Menurutnya, asuransi jiwa tidak hanya berkaitan dengan produk keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari perencanaan kehidupan dan perlindungan masa depan individu maupun keluarga.

Direktur Pemasaran PT Asuransi Simas Jiwa Janty Sumirkan menambahkan, perusahaan berupaya menyediakan pilihan produk dan saluran layanan yang dapat menjawab kebutuhan nasabah individu, keluarga, hingga korporasi.

“Sebagai Life Advisor, kami memahami bahwa kebutuhan masyarakat dan cara mereka berinteraksi dengan layanan keuangan terus berkembang. Karena itu, kami menyediakan pilihan solusi dan kanal layanan yang dapat menjawab kebutuhan individu, keluarga, hingga korporasi secara lebih relevan,” kata Janty.

SIMINSURE mengusung brand promise “Life. Secured” yang merepresentasikan komitmen perusahaan menghadirkan perlindungan pada berbagai tahap kehidupan.

Baca Juga :   Zurich Arahkan Langkah untuk Bangun Ketahanan Iklim di Tengah Ketidakpastian Global

Portofolio solusi yang ditawarkan mencakup perlindungan jiwa dan kesehatan, perencanaan pendidikan anak, persiapan masa depan dan warisan, hingga program perlindungan karyawan. Produk dan layanan tersebut dipasarkan melalui sejumlah kanal, yakni Agency, Bancassurance, Corporate Solution, digital, dan syariah.

Ke depan, SIMINSURE akan digunakan dalam berbagai aktivitas komunikasi dan interaksi perusahaan dengan masyarakat. Penguatan identitas tersebut juga didukung jaringan kantor pemasaran Simas Jiwa di berbagai kota di Indonesia.

Meski memperkenalkan identitas komunikasi baru, perusahaan memastikan perubahan tersebut tidak memengaruhi status badan hukum maupun layanan kepada nasabah.

Dewi menjelaskan, PT Asuransi Simas Jiwa tetap menjadi nama badan hukum perusahaan, sedangkan SIMINSURE merupakan brand call atau identitas komunikasi yang digunakan untuk mempermudah masyarakat mengenali layanan dan manfaat perlindungan yang ditawarkan.

Baca Juga :   Asuransi Sinar Mas Edukasi 126 Petani Sawit Banggai soal Keuangan

“PT Asuransi Simas Jiwa tetap menjadi nama badan hukum kami. SIMINSURE adalah brand call yang kami hadirkan sebagai pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh manfaat perlindungan asuransi,” jelasnya.

Perusahaan juga memastikan nomor polis, manfaat perlindungan, prosedur pengajuan klaim, jaringan kantor pemasaran, serta izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak mengalami perubahan. Dengan demikian, nasabah tidak perlu melakukan tindakan administratif apa pun terhadap polis yang telah dimiliki.

“Menjadi Life Advisor berarti terus berjalan bersama masyarakat melalui komunikasi yang sederhana dan solusi yang relevan. Pada akhirnya, kami ingin membantu masyarakat menjalani setiap tahap kehidupan dengan lebih tenang karena memiliki perlindungan yang tepat,” tutur Dewi.