BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mencatat pertumbuhan penjualan retail sebesar 15% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal III/2026. Di tengah pasar otomotif yang masih menantang, pabrikan asal Korea Selatan tersebut berupaya menjaga momentum melalui strategi produk lintas teknologi, perluasan jaringan dealer, serta penguatan layanan purna jual.
Salah satu langkah terbaru Hyundai adalah membuka pemesanan awal atau pre-booking SUV listrik tujuh penumpang NEIRA dalam rangkaian Gaikindo Jakarta Auto Week (GAW) 2026. Perusahaan juga memperluas partisipasinya ke enam kota regional, di luar penyelenggaraan utama di Jakarta.
President Director PT Hyundai Motors Indonesia Kenny Lee mengatakan perusahaan berupaya mempertahankan pertumbuhan dengan mendekatkan produk dan layanan kepada konsumen, terutama ketika daya beli masyarakat cenderung lebih selektif dan persaingan industri semakin ketat.
“Komitmen Hyundai tetap sama, yaitu menjaga momentum bisnis dengan terus mendekatkan diri kepada pelanggan dan memahami kebutuhan mereka yang terus berubah. Kami percaya kekuatan sebuah merek juga dibangun melalui pengalaman pelanggan di sepanjang perjalanan kepemilikannya,” ujar Kenny dalam keterangan resmi, 5 November 2026.
Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto menambahkan, strategi balanced powertrain menjadi salah satu tumpuan perusahaan untuk menjangkau kebutuhan pasar yang beragam. Strategi tersebut mencakup kendaraan bermesin konvensional atau internal combustion engine (ICE), hybrid, dan kendaraan listrik (EV).
Menurut Fransiscus, penyesuaian harga STARGAZER Cartenz turut mendukung kinerja penjualan Hyundai sepanjang Januari–September 2026. Di sisi lain, perusahaan berupaya memperkuat portofolio kendaraan listrik melalui kehadiran NEIRA.
Model bermesin konvensional masih menjadi penopang
Di segmen kendaraan bermesin konvensional, STARGAZER Cartenz menjadi salah satu kontributor pertumbuhan Hyundai. Model tersebut mencatat kenaikan volume penjualan 30,8% secara year-to-September (YTM) 2026 dan membukukan penjualan lebih dari 1.000 unit per bulan selama empat bulan berturut-turut sejak Juli 2026.
Kinerja tersebut mengantarkan STARGAZER Cartenz ke posisi kedua di segmen B-MPV untuk wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Bangka Belitung pada kuartal III/2026. Hyundai mengaitkan pencapaian itu dengan strategi penyesuaian posisi produk dan harga yang lebih kompetitif.
Sementara itu, CRETA mencatat pangsa pasar 26,3% sepanjang Januari–September 2026 di segmen B-SUV High ICE. Capaian tersebut menempatkannya di posisi pertama pada segmen tersebut.
PALISADE dan SANTA FE perkuat lini hybrid
Pada segmen kendaraan hybrid, PALISADE Hybrid mencatat pangsa pasar 37,8% secara YTM September 2026. Angka tersebut menempatkan model itu di posisi teratas pada segmen SUV E–F secara nasional.
SANTA FE Hybrid juga menunjukkan pertumbuhan penjualan 31,8% secara tahunan pada kuartal III/2026, di tengah kondisi pasar SUV D yang masih menghadapi tantangan.
Kinerja kedua model tersebut menjadi bagian dari strategi Hyundai untuk memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi tanpa sepenuhnya meninggalkan kendaraan bermesin konvensional. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menawarkan teknologi yang berbeda sesuai kebutuhan dan kesiapan konsumen.
Hyundai buka pre-booking NEIRA di GAW 2026
Di segmen kendaraan listrik, Hyundai menyiapkan NEIRA sebagai SUV listrik tujuh penumpang dengan konfigurasi tiga baris. Model tersebut akan diperkenalkan melalui pembukaan pre-booking dalam GAW 2026.
Hyundai juga menawarkan program tukar tambah dari IONIQ 5 ke IONIQ 9 bagi konsumen yang ingin beralih ke model kendaraan listrik dengan segmen lebih tinggi.
Selain itu, riset konsumen yang dipublikasikan media menempatkan Hyundai sebagai salah satu merek BEV pilihan generasi Milenial dan Gen Z, dengan tingkat preferensi 46%. Namun, perusahaan tidak merinci lebih lanjut metodologi dan cakupan riset tersebut dalam keterangan yang disampaikan.
Target tambah 22 outlet sepanjang 2026
Selain memperluas lini produk, Hyundai menargetkan penambahan 22 outlet baru hingga akhir 2026. Ekspansi tersebut mencakup sejumlah wilayah, antara lain Karawang, Makassar, dan Banjar.
Dengan penambahan jaringan tersebut, Hyundai menargetkan dukungan lebih dari 100 outlet di berbagai wilayah Indonesia. Perluasan jaringan diharapkan mempermudah konsumen mengakses produk, perawatan kendaraan, dan layanan purna jual.
Dalam GAW 2026, Hyundai akan berpartisipasi di ICE BSD Hall 2 pada 20–29 November 2026. Perusahaan juga memperluas kehadirannya melalui GAW regional pada 25–29 November 2026 di enam kota, yakni Palembang, Balikpapan, Solo, Semarang, Bandung, dan Surabaya.
Di Jakarta, Hyundai akan memamerkan sejumlah model dari berbagai kategori powertrain, antara lain PALISADE Hybrid, SANTA FE Hybrid, STARGAZER Cartenz, CRETA, dan IONIQ 9. Pengunjung juga dapat mengikuti sesi test drive untuk mencoba langsung kendaraan yang dipamerkan.
Perkuat layanan purna jual dan program pendidikan
Hyundai turut menempatkan layanan purna jual sebagai bagian dari strategi mempertahankan pelanggan. Melalui myHyundaiCare, perusahaan menyediakan layanan terintegrasi, termasuk Premium Courtesy Car selama kendaraan menjalani servis dan layanan darurat 24 jam melalui Hyundai Call Center atau SOS Button.
Layanan tersebut didukung Roadside Assistance, Motorcycle Service, dan Mobile Service. Hyundai juga mengembangkan hubungan dengan pelanggan melalui kegiatan Hyundai Sunday serta kemitraan lima tahun dengan Shell untuk mendukung kebutuhan purna jual, termasuk penyediaan oli mesin premium.
Di luar bisnis otomotif, Hyundai menjalankan sejumlah program pendidikan. Salah satunya Hyundai JUMP School yang sejak diluncurkan pada 2024 telah menjangkau sekitar 1.400 siswa dengan melibatkan 250 mahasiswa relawan.
Pada Batch 3 tahun 2026, program mentoring tersebut memperluas kolaborasi dengan Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember untuk mendampingi siswa di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Hyundai juga mengembangkan Hyundai Universal Solution, program pendidikan berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Program yang dikembangkan di Indonesia itu telah menjangkau 1.300 siswa dan 130 guru di 13 SMP, termasuk melalui kelas berjalan menggunakan bus listrik.
Melalui strategi produk, perluasan jaringan, dan penguatan layanan, Hyundai berupaya mempertahankan daya saing di pasar otomotif Indonesia. Di tengah perubahan preferensi konsumen dan persaingan teknologi kendaraan, kemampuan perusahaan menyesuaikan portofolio dengan kebutuhan pasar akan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan bisnis.









