Scroll untuk baca artikel
Lifestyle

Dalam Suka dan Dusta, Ketika Citra Pernikahan Seleb Bertabrakan dengan Realita

1
×

Dalam Suka dan Dusta, Ketika Citra Pernikahan Seleb Bertabrakan dengan Realita

Sebarkan artikel ini
(Kiri - Kanan): Darius Sinathrya (Duta), Dono Indarto (Scriptwriter of Dalam Suka Dan Dusta), Oswin Bonifanz (Producer of Unlimited Production House), Hanny R. Saputra (Director of Dalam Suka Dan Dusta), Shania Gracia (Vania), Acha Septriasa (Citra), Roweina Umboh (Maharani), Jolene Marie (Agnes), R.Deny Juliarto (Producer of RRK Production House), Ikhsan Sasmita (Head of Original Content Indonesia iQIYI), Ciccio Manassero (Denis)

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Kehidupan pernikahan selebritas yang terlihat sempurna di depan publik tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya. Premis tersebut diangkat iQIYI Original Dalam Suka dan Dusta, series yang mengeksplorasi perselingkuhan, citra publik, hingga pilihan kontroversial untuk mempertahankan rumah tangga.

Gala Premiere Dalam Suka dan Dusta digelar di CGV Pacific Place, Jakarta, Rabu (23/9/2026), dengan menghadirkan pemeran utama Acha Septriasa, Darius Sinathrya, Ciccio Manassero, dan Shania Gracia bersama tim produksi.

Series yang disutradarai Hanny R. Saputra tersebut berkisah tentang Duta (Darius Sinathrya) dan Citra (Acha Septriasa), pasangan selebritas yang dikenal publik sebagai couple goals. Namun, gambaran tersebut berubah setelah perselingkuhan Duta terungkap.

Keduanya kemudian mengambil keputusan yang tidak lazim, yakni menjalani open marriage untuk mempertahankan keluarga sekaligus menjaga citra mereka di hadapan publik.

Pilihan tersebut justru membuka persoalan baru. Hubungan yang sebelumnya sudah menghadapi masalah berkembang menjadi konflik yang melibatkan kepercayaan, karier, keluarga, serta relasi dengan orang-orang di sekitar mereka.

Darius Tantang Diri Perankan Karakter Kontroversial

Dua episode perdana memperlihatkan karakter Duta yang berbeda dari citra suami ideal. Dalam cerita, Duta digambarkan menggunakan sejumlah pola manipulasi emosional dalam menghadapi Citra, termasuk gaslighting dan guilt-tripping.

Darius mengakui karakter tersebut menjadi tantangan tersendiri karena memiliki kepribadian yang jauh berbeda dari dirinya.

Baca Juga :   Cheng Lei Bakal ke Jakarta, Ini Cara Bertemu Aktor How Dare You!?

“Saya suka banget sama karakter Duta. Dia tuh brengsek. Bahkan kadang sebagai Darius saya ingin bilang, ‘Duta, jangan begitu lah, Bro.’ Tapi justru itu yang menantang!” ujar Darius.

Sejak awal produksi, Darius bersama Acha melakukan pendalaman karakter untuk memahami latar belakang Duta dan Citra, termasuk alasan di balik keputusan yang mereka ambil sepanjang cerita.

Pendekatan tersebut diperlukan karena konflik dalam series tidak dibangun melalui karakter yang sepenuhnya hitam atau putih. Setiap keputusan muncul dari situasi dan kepentingan yang berbeda, termasuk upaya mempertahankan keluarga sekaligus menjaga reputasi di industri hiburan.

Acha Septriasa Hadapi Karakter Citra yang Kompleks

Bagi Acha Septriasa, Dalam Suka dan Dusta juga menjadi pengalaman pertamanya membintangi series modern setelah lebih banyak dikenal melalui film.

Menurut Acha, perbedaan utama terletak pada cara karakter dikembangkan. Dalam film, aktor umumnya memiliki gambaran perjalanan karakter secara lebih utuh sejak awal. Sementara dalam series, karakter dapat berkembang secara bertahap mengikuti alur cerita.

“Citra adalah karakter yang kompleks dengan berbagai keputusan yang mungkin tidak mudah dipahami penonton. Tantangan terbesar buat saya adalah memahami Citra tanpa menghakiminya,” kata Acha.

Citra sendiri digambarkan berada dalam posisi yang serba sulit. Selain menghadapi persoalan rumah tangga, ia harus menjaga reputasinya sebagai figur publik dan menghadapi risiko pemberitaan negatif yang dapat memengaruhi kariernya.

Baca Juga :   Halodoc Ajak Masyarakat Lebih Terbuka soal Kesehatan Mental

Karakter tersebut membuat persoalan rumah tangga dalam series beririsan dengan isu yang lebih luas mengenai tekanan citra publik dan kehidupan pribadi figur terkenal.

Denis dan Vania Menambah Konflik

Konflik semakin berkembang setelah kehadiran Denis (Ciccio Manassero) dalam kehidupan Citra.

Denis digambarkan sebagai sosok yang memberikan ruang bagi Citra untuk bercerita dan merasa didengarkan. Namun, karakter tersebut tidak sepenuhnya sederhana.

Ciccio mengatakan tantangan terbesar dalam memainkan Denis adalah membangun hubungan dengan Citra agar terasa natural sekaligus menunjukkan lapisan karakter yang tidak langsung terlihat.

“Di balik sosok Denis yang terlihat supportive dan green flag, ternyata ada banyak layer dalam dirinya yang cukup sulit saya pahami. Itu yang membuat karakter ini challenging untuk saya mainkan,” ujar Ciccio.

Sementara itu, Shania Gracia memerankan Vania, karakter ambisius yang berani mengejar apa yang diinginkannya. Kehadiran Vania menjadi salah satu elemen yang memperumit hubungan antarkarakter.

Shania mengakui Vania memiliki karakter yang cukup berbeda dari dirinya maupun citra yang selama ini dikenal publik.

“Vania sangat berbeda dari diri saya dan image saya selama ini. Dia sangat ambisius, dan ketika mencintai seseorang, dia ingin orang tersebut menjadi miliknya sepenuhnya,” kata Shania.

Baca Juga :   Simpan Dokumen Pribadi di Galeri HP Bisa Berakibat Fatal! Amankan dengan Magic Scan dari VIDA

Angkat Tema yang Masih Tabu

Head of Original Content Indonesia iQIYI Ikhsan Sasmita mengatakan Dalam Suka dan Dusta dikembangkan dengan mengangkat tema yang masih jarang dibahas dalam drama Indonesia, terutama mengenai open marriage dan kehidupan pribadi selebritas.

“Konsep open marriage adalah hal yang tabu dan cenderung dihindari dalam percakapan, meskipun fenomena ini menjadi bagian dari dinamika hubungan di masyarakat modern,” ujar Ikhsan.

Menurut dia, cerita tersebut kemudian dipadukan dengan ketertarikan publik terhadap kehidupan selebritas untuk membangun konflik yang tidak hanya berpusat pada hubungan personal, tetapi juga tekanan untuk mempertahankan citra di ruang publik.

Melalui pendekatan tersebut, series ini membawa isu mengenai kepercayaan, komitmen, reputasi, dan konsekuensi dari pilihan dalam sebuah hubungan ke dalam alur drama.

Dari sisi industri hiburan digital, pengembangan cerita lokal dengan tema relasi dan konflik sosial juga menjadi bagian dari persaingan platform streaming dalam mempertahankan perhatian penonton. Konten lokal menjadi salah satu cara platform memperluas relevansi di pasar Indonesia, terutama ketika penonton semakin memiliki banyak pilihan layanan dan genre.

Dalam Suka dan Dusta terdiri atas 10 episode. Series tersebut mulai tayang pada 25 September 2026 dengan episode baru setiap Jumat secara eksklusif di iQIYI.