Scroll untuk baca artikel
Headline

TP-Link Luncurkan Wi-Fi 8 di Asia Pasifik, Perkuat Ekosistem AI

1
×

TP-Link Luncurkan Wi-Fi 8 di Asia Pasifik, Perkuat Ekosistem AI

Sebarkan artikel ini
Kebutuhan terhadap konektivitas yang stabil semakin penting seiring meningkatnya penggunaan cloud, artificial intelligence (AI), serta jumlah perangkat yang terhubung dalam operasional bisnis. Menangkap peluang tersebut, TP-Link resmi memperkenalkan teknologi Wi-Fi 8 untuk pertama kalinya di kawasan Asia Pasifik.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — Kebutuhan terhadap konektivitas yang stabil semakin penting seiring meningkatnya penggunaan cloud, artificial intelligence (AI), serta jumlah perangkat yang terhubung dalam operasional bisnis. Menangkap peluang tersebut, TP-Link resmi memperkenalkan teknologi Wi-Fi 8 untuk pertama kalinya di kawasan Asia Pasifik.

Peluncuran Wi-Fi 8 menjadi salah satu agenda utama dalam TP-Link APAC B2B Summit 2026 di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia. Mengusung tema “Together We Connect the Future”, acara tersebut diikuti 1.489 peserta dari 18 negara dan wilayah untuk membahas perkembangan networking, AI, serta arah konektivitas bisnis di kawasan Asia Pasifik.

Vice President TP-Link Asia-Pacific Brian Dong mengatakan perkembangan teknologi berlangsung semakin cepat, mulai dari AI dan AI agents hingga Wi-Fi 7 dan generasi berikutnya, Wi-Fi 8.

“Teknologi berkembang lebih cepat dari sebelumnya. Perkembangan ini mengubah cara manusia, bisnis, dan berbagai industri terhubung,” ujar Brian.

Wi-Fi 8 Bidik Koneksi Lebih Stabil

Berbeda dari pendekatan yang semata-mata mengejar kecepatan, teknologi Wi-Fi 8 TP-Link dikembangkan berdasarkan standar IEEE 802.11bn yang akan datang dengan menitikberatkan pada stabilitas dan keandalan koneksi.

Baca Juga :   Harga MacBook dan iPad Melonjak, Apple Salahkan Krisis Memori Akibat Booming AI

Fokus tersebut menjadi semakin relevan bagi lingkungan bisnis dengan kepadatan perangkat tinggi. Ketika semakin banyak perangkat mengakses jaringan secara bersamaan, potensi congestion dan interference juga meningkat sehingga dapat memengaruhi kualitas koneksi.

TP-Link mengembangkan Wi-Fi 8 StabilityEngine untuk membantu meningkatkan jangkauan jaringan, mengelola kepadatan trafik, serta mengurangi gangguan sinyal. Teknologi tersebut ditujukan agar koneksi tetap konsisten ketika banyak perangkat menggunakan jaringan secara bersamaan.

Dalam ajang tersebut, TP-Link memperkenalkan Archer 8 Ultra dan Deco 8 Ultra sebagai bagian dari portofolio Wi-Fi 8. Perusahaan juga memberikan gambaran awal mengenai Omada Wi-Fi 8 kepada para mitra di Asia Pasifik.

Adapun informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi produk dan ketersediaan komersial akan disampaikan melalui kanal regional TP-Link.

Satukan Networking dan Surveillance

Selain teknologi konektivitas, TP-Link memperluas solusi bisnis melalui Fusion Pro Series, yang mengintegrasikan fungsi networking dan surveillance dalam satu ekosistem.

Fusion Pro menggabungkan Omada Network SDN dan Omada Guard VMS, sehingga bisnis dapat mengelola infrastruktur jaringan dan sistem surveillance melalui satu platform.

Portofolio tersebut mencakup Fusion 2.5G serta keluarga Fusion Gateway, yang terdiri atas Fusion, Fusion Pro, dan Fusion Max Series.

Baca Juga :   Xiaomi Hadirkan Mesin Cuci 2-in-1 Mijia Front Load Washer Dryer 10,5kg, Tandai Babak Baru Ekspansi Smart Home

Integrasi ini mencerminkan pergeseran kebutuhan perusahaan terhadap infrastruktur teknologi yang tidak hanya menyediakan konektivitas, tetapi juga mampu menyatukan berbagai fungsi operasional dalam satu ekosistem.

Siapkan Ekosistem AI

TP-Link juga mulai membangun ekosistem yang menghubungkan infrastruktur networking dan surveillance dengan teknologi AI.

Perusahaan memperkenalkan rencana pembentukan Omada-VIGI AI Application Developer Alliance yang melibatkan perusahaan AI, pengembang independen, dan mitra teknologi.

Melalui inisiatif tersebut, teknologi networking dan surveillance TP-Link akan dihubungkan dengan berbagai aplikasi AI yang dikembangkan oleh para mitra. Solusi yang dihasilkan ditujukan untuk beragam sektor, mulai dari ruang kelas, retail, dan hospitality hingga manufaktur.

“Dengan menggabungkan networking, surveillance, dan AI, kami melihat peluang untuk menghadirkan solusi yang dapat membantu bisnis menghadapi kebutuhan operasional yang semakin kompleks,” kata Brian.

TP-Link Perkuat Kolaborasi di Indonesia

Ekspansi ekosistem tersebut juga diikuti penguatan kolaborasi di Indonesia. Omada by TP-Link Indonesia dan PT Varnion Technology Semesta (Varnion) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Kuala Lumpur pada 15 September 2026.

Baca Juga :   Perekonomian Indonesia Kuat, Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terpelihara

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat riset dan pengembangan solusi konektivitas generasi berikutnya bagi sektor hospitality dan enterprise di Indonesia.

Melalui kolaborasi tersebut, Varnion memperoleh akses terhadap perangkat terbaru serta dukungan dari tim pengembangan Omada untuk mendukung proses riset, pengujian, hingga pengembangan produk dan layanan.

Kolaborasi ini sekaligus membuka ruang bagi kedua perusahaan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi konektivitas generasi berikutnya yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional pelanggan di Indonesia.

Bidik Masa Depan Konektivitas Bisnis

Peluncuran Wi-Fi 8 dan pengembangan ekosistem berbasis AI menunjukkan arah strategi TP-Link yang tidak lagi hanya bertumpu pada perangkat jaringan, tetapi juga pada pembangunan ekosistem teknologi yang menggabungkan konektivitas, surveillance, dan aplikasi AI.

Strategi tersebut menjadi penting di tengah transformasi digital bisnis yang membuat infrastruktur jaringan semakin berperan sebagai fondasi berbagai layanan digital dan aplikasi berbasis AI.

“Kami percaya bahwa teknologi dapat bersifat global, tetapi layanan harus tetap lokal. Kami akan terus tumbuh bersama partner, pelanggan, dan institusi di seluruh Asia Pasifik,” ujar Brian.