Scroll untuk baca artikel
Finansial

Kyrim Pangkas Waktu Pemrosesan Dokumen hingga 80% dengan VIDA Sign

1
×

Kyrim Pangkas Waktu Pemrosesan Dokumen hingga 80% dengan VIDA Sign

Sebarkan artikel ini
Bagi perusahaan dengan proses bisnis yang melibatkan banyak dokumen dan persetujuan, efisiensi waktu dalam proses penandatanganan menjadi bagian penting dari kelancaran operasional. PT Kiriman Dana Pandai (Kyrim), perusahaan yang bergerak di bidang Penyedia Jasa Pembayaran yang juga menyediakan solusi end-to-end manajemen pengeluaran bagi penggunanya, berhasil memangkas waktu pemrosesan dokumen hingga 80%, dari sebelumnya 1-2 minggu menjadi 1-3 hari, setelah mendigitalisasi proses penandatanganan dan pembubuhan e-Meterai melalui VIDA Sign, platform tanda tangan elektronik tersertifikasi dari VIDA

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — PT Kiriman Dana Pandai (Kyrim) memangkas waktu pemrosesan dokumen hingga 80%, dari sebelumnya membutuhkan 1–2 minggu menjadi hanya 1–3 hari setelah mendigitalisasi proses penandatanganan dan pembubuhan e-Meterai menggunakan VIDA Sign.

Kyrim merupakan perusahaan penyedia jasa pembayaran (PJP) yang juga menyediakan solusi end-to-end manajemen pengeluaran bagi penggunanya. Digitalisasi proses administrasi menjadi salah satu langkah perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, terutama dalam pengelolaan dokumen yang membutuhkan persetujuan dan tanda tangan.

Sebelum menggunakan VIDA Sign, Kyrim masih mengandalkan proses penandatanganan dan pembubuhan meterai secara manual. Proses tersebut mencakup sejumlah tahapan administratif, termasuk pencetakan dan pengiriman dokumen serta memastikan meterai telah dibubuhkan sebelum dokumen disahkan.

Selain membutuhkan waktu lebih panjang, mekanisme manual juga memiliki risiko seperti dokumen hilang maupun potensi kebocoran informasi selama proses pengiriman dan penyimpanan.

Baca Juga :   Sompo Insurance Luncurkan Inisiatif Literasi dan Inklusi

Kini, melalui VIDA Sign, proses tanda tangan elektronik dan pembubuhan e-Meterai dapat dilakukan dalam satu platform. Digitalisasi tersebut membuat proses administrasi lebih ringkas sekaligus meningkatkan kapasitas pemrosesan dokumen hingga dua kali lipat.

Head of Legal and Compliance Kyrim Fadli Muhammad R mengatakan aspek keamanan dan kenyamanan menjadi pertimbangan utama perusahaan dalam memilih platform tanda tangan elektronik.

Menurutnya, VIDA Sign menawarkan web dashboard yang memungkinkan proses penandatanganan dilakukan menggunakan perangkat resmi kantor tanpa harus bergantung pada aplikasi mobile. Fitur tersebut dinilai membantu perusahaan menjaga kerahasiaan dokumen sekaligus memberikan fleksibilitas dalam proses persetujuan.

Baca Juga :   Bank DBS Indonesia Dorong Kepercayaan Masyarakat Raih Peluang Investasi dan Bisnis

“Kami memilih VIDA Sign karena platformnya memang dirancang untuk menjadi solusi bagi perusahaan. Pertimbangan utama kami bukan hanya kemudahan administrasi, tetapi juga kenyamanan dan keamanan bagi pihak-pihak yang melakukan penandatanganan,” ujar Fadli.

Digitalisasi Tekan Beban Administratif

Founder dan Group CEO VIDA Niki Luhur mengatakan digitalisasi dokumen tidak sebatas mengganti tanda tangan manual dengan tanda tangan elektronik.

Menurutnya, transformasi tersebut perlu mencakup keseluruhan proses agar perusahaan dapat meningkatkan efisiensi tanpa mengabaikan aspek keamanan.

“Kami senang dapat mendukung Kyrim dalam mempercepat pengelolaan dokumennya. Transformasi digital bukan hanya soal mengganti tanda tangan manual dengan tanda tangan elektronik, tetapi juga memastikan seluruh proses berlangsung aman dan efisien,” kata Niki.

Baca Juga :   Masuk AWS Marketplace, VIDA Perluas Layanan Identitas Digital ke Pasar Global

Dia menambahkan, digitalisasi proses penandatanganan dapat membantu perusahaan mengurangi berbagai hambatan administratif sekaligus menjaga keamanan dokumen.

Saat ini, VIDA Sign telah digunakan oleh lebih dari 17.000 akun bisnis di Indonesia.

Kolaborasi dengan Kyrim menunjukkan bahwa penerapan tanda tangan elektronik dan e-Meterai dalam satu platform dapat memberikan dampak langsung terhadap efisiensi operasional perusahaan.

Bagi perusahaan dengan volume dokumen yang tinggi, percepatan proses tersebut tidak hanya memangkas waktu administrasi, tetapi juga dapat meningkatkan kapasitas pemrosesan tanpa menambah kompleksitas pekerjaan manual.

VIDA juga terus mengembangkan ekosistem identitas dan transaksi digital yang aman dan tepercaya. Langkah tersebut mencakup proses verifikasi untuk membantu bisnis mengurangi risiko penipuan serta menjaga keamanan informasi dalam aktivitas digital.