BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA- Gelaran Come See Mie Fest kembali digelar. Pada tahun keempat ini, festival tahunan kreatif ini coba menawarkan ruang imajinasi, hiburan, kuliner, serta healing generasi muda yang affordable.
Lewat tema “Wonderland”, Come See Mie Fest 2026 semua pengunjung ikut mendapatkan pengalaman berbeda dan menarik dalam gelaran Come See Mie Fest 2026 yang berlangsung di Hutan Kota GBK, Jakarta, pada 11-14 Juni 2026.
Dikatakan acara ini begitu berbeda dibanding sebelumnya lantaran festival tahunan dari Mie Sedaap ini menghadirkan kombinasi unik antara teknologi kreatif, seni visual, hiburan, dan kuliner dalam satu kawasan interaktif yang dirancang khusus sebagai ruang eksplorasi yang dekat dengan gaya hidup generasi muda.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang kuliner, tetapi juga ruang eksplorasi menggabungkan unsur budaya, komunitas, teknologi, dan tentu hiburan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Pengunjung tak hanya datang untuk menikmati makanan dan hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari sebuah cerita, menjelajahi dunia fantasi, dan menciptakan pengalaman yang dapat dibagikan bersama komunitas mereka.
Dengan kata lain, pengunjung diajak memasuki dunia fantasi penuh warna melalui berbagai wahana interaktif dan visual imersif yang memanjakan mata sekaligus menjadi spot menarik untuk dibagikan di media sosial.
Selama kurang lebih 3 jam, pengunjung yang berkeliling seperti berada di dunia fantasi dengan berbagai wahana menarik yang bisa dikatakan bisa menjadi ruang untuk mengenal pribadi lebih baik, recharge diri, eksplorasi kemampuan, dan berjejaring.
Kebanyakan dari mereka mengetahui agenda acara ini dari media sosial, dan meluangkan waktu dan ada beberapa wahana yang menjadi favorit untuk dikunjungi salah satunya ada wahana untuk pengunjung mengekspresikan kemampuan seninya baik menarik (karaoke) maupun menari (dance).
“Aku excited banget bisa ekspresikan bakat seni yang saya punya dan jadi hobby mulai karaoke sampai nge-dance di panggung. Saya tadi juga tak melewatkan challenge dance dengan para pengunjung lainnya. Jadi bisa bebas berekspresi aja, aku tuh suka dance,” ujar Yuli Limbong, pekerja asal Cimahi, Bandung.
Tak cuma menumpahkan minat dan bakat ada juga yang ingin diramal nasib peruntungan di booth tarot reading, sejumlah perempuan yang mengantre terdengar menyiapkan pertanyaan soal cinta. Ada pula yang sibuk mengantre di booth Mie Sedaap goreng untuk mengatasi lapar sepulang beraktifitas.
Meski didominasi pengunjung kalangan Gen Z, lumayan juga datang kalangan keluarga, pekerja kantoran yang singgah untuk mengisi ulang energi. Duduk di bean bag warna-warni atau beberapa spot yang disediakan untuk bersantai melepas penat dan lapar.
Pengunjung tampak asyik menikmati suasana sore di kawasan hutan GBK dengan berbagai keseruan aktivitas dan musik yang menggema di panggung Come See Mie Fest 2026.
Head of Marketing Noodle Category WINGS Group, Katria Arintya Anindyantari, mengatakan bahwa Come See Mie Fest 2026 merupakan representasi dari semangat Mie Sedaap untuk terus berinovasi dan tetap relevan di tengah perubahan budaya serta gaya hidup generasi muda.
“Sebagai brand yang tumbuh bersama dengan masyarakat Indonesia selama lebih dari 20 tahun, kami percaya relevansi harus terus dibangun melalui inovasi dan pengalaman yang semakin dekat dengan konsumen. Semua itu kami hadirkan dalam annual event Mie Sedaap, Come See Mie, yang tahun ini mengusung tema Wonderland,” ujar Katria dalam jumpa pers beberapa waktu lalu.
Melalui konsep Sedaap Wonderland ini, pengunjung diajak memasuki dunia fantasi yang dipenuhi instalasi artistik, visual imersif, serta teknologi digital yang dirancang untuk membangkitkan rasa kagum dan eksplorasi.
Ratusan elemen dekoratif dan berbagai spot interaktif disiapkan menciptakan pengalaman multisensori yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menarik untuk dibagikan di media sosial.
Menurut Katria, generasi muda saat ini tidak hanya mencari produk yang berkualitas, tetapi juga pengalaman yang berkesan dan mampu menjadi bagian dari identitas mereka.
“Anak muda hari ini tak hanya mencari produk enak, tetapi juga pengalaman yang bermakna dan layak dibagikan (shareable). Karena itu, Mie Sedaap terus mendorong batas inovasi, we break the boundaries, bukan hanya dalam rasa, tetapi juga dalam menuangkan kreativitas dan pengalaman yang kami hadirkan,” kata Katria.
Melalui tema “Sluurp Away to Sedaap Wonderland”, Come See Mie Fest 2026 mengajak pengunjung memasuki dunia imersif yang dipenuhi detail visual, instalasi artistik, dan elemen interaktif.
Adanya strategi alive the audience ini venue pun dirancang agar pengunjung tak hanya sekadar menikmati makanan, tetapi juga menjadi bagian dari cerita, menjelajahi dunia fantasi, dan menciptakan momen bersama komunitas.
Selain menghadirkan festival berskala besar, Mie Sedaap juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat portofolio produk pilihannya dengan memperkenalkan inovasi terbaru pada salah satu produk andalannya, Mie Sedaap Kari Kental Special. Hal ini sejalan dengan strategi ekspansi kategori dan audiens.
Varian yang masuk dalam lima besar produk favorit Mie Sedaap ini kini hadir dengan resep telah disempurnakan.
Kuahnya dibuat lebih kental dan kaya rempah, dipadukan dengan tekstur mi yang lebih kenyal untuk memberikan pengalaman makan yang lebih memuaskan.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga loyalitas konsumen sekaligus menjawab ekspektasi masyarakat yang terus berkembang.
Saat ini, Mie Sedaap Kari Kental Special berada di jajaran varian terpopuler bersama Mie Sedaap Goreng, Mie Sedaap Soto, Mie Sedaap Ayam Bawang, dan Mie Sedaap Korean Spicy Chicken. Ramen YES Perkuat Ekspansi Kategori Mie Sedaap.
Tak hanya fokus pada pengembangan produk yang sudah ada, Mie Sedaap juga memperluas kategori produknya melalui peluncuran Ramen YES pada awal 2026.
Produk tersebut menawarkan sensasi menikmati ramen Jepang dalam format mi instan yang praktis dan mudah diakses oleh konsumen Indonesia.
Bisa dikatakan, gelaran Come See Mie tahun ini bukan hanya sekadar festival kuliner, Come See Mie Fest 2026 menjadi wadah yang mampu mempertemukan kreativitas, teknologi, hiburan, dan komunitas dalam satu pengalaman yang menyenangkan bersama keluarga maupun orang tercinta.
Meski begitu ada beberapa catatan dari gelaran tahun ini dimana event yang tak berbayar alias gratis membuat penonton begitu membludak terlebih pintu masuk juga sempit sehingga ada kesan berdesakan penonton dan ketika ditengah lorong seperti kehabisan oksigen dan juga penonton kerap menginjak tanaman yang membuat kawasan GBK menjadi berantakan pun dengan sampah yang bertebaran dimana mana.
Menurut saya, perlu adanya manajemen penonton mungkin salah satunya dengan menjual atau tiket masuk yang di bundling produk mie sedap atau Wings food lain sebagai upaya untuk bisa mensortir penonton alay (kampungan) gak punya aturan merokok, membuang sampah sembarangan dan gak jarang membuat keonaran dorong dorongan sehingga memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi penonton yang memang ingin menonton band musisi idola atau hanya sekadar menikmati suasana di dalam venue Come See Mee.
Dengan beberapa catatan dan masukan melihat situasi, festival ini tetap menjadi bukti transformasi Mie Sedaap yang selama lebih dari dua dekade dikenal sebagai pelopor inovasi rasa di industri mi instan Indonesia.
Kini, brand yang berada di bawah naungan WINGS Food itu tak hanya fokus menghadirkan produk, tetapi juga pengalaman yang mampu membangun koneksi emosional dengan konsumennya.











