Scroll untuk baca artikel
Teknologi

TECNO Pimpin Riset tentang Preferensi Estetika di Asia Tenggara dalam Fotografi Ponsel

16
×

TECNO Pimpin Riset tentang Preferensi Estetika di Asia Tenggara dalam Fotografi Ponsel

Sebarkan artikel ini
TECNO & Asian Communication Research Centre - NTU Singapura

BISNISASIA.CO.ID, HONG KONG – TECNO, sebagai pionir teknologi, bekerja sama dengan Asian Communication Research Centre (ACRC) – Nanyang Technological University, Singapura, (NTU Singapura), untuk melakukan penelitian ilmiah terhadap preferensi konsumen di Asia Tenggara terkait tampilan warna kulit dan hasil foto dari ponsel cerdas.

Dalam komitmennya terhadap inklusi, TECNO memastikan bahwa setiap hasil foto dari ponselnya mencerminkan keragaman karakteristik dan keunikan individual yang ada di Asia Tenggara.

Melalui kolaborasi riset dengan ACRC, TECNO meningkatkan teknologi “TECNO Universal Tone” melalui pendekatan penelitian yang akurat. Dengan demikian, ACRC dan TECNO akan menyelenggarakan survei di Indonesia dan Filipina untuk mengukur preferensi budaya serta merumuskan definisi yang tepat mengenai representasi warna kulit dalam karya foto di Asia Tenggara.

Hasil dari riset ini akan memperkaya relevansi kultural dari solusi portrait imaging pada ponsel cerdas TECNO. Langkah ini sejalan dengan prinsip TECNO dalam mendukung keberagaman warna kulit, etnis, budaya, dan estetika.

Baca Juga :   G-SHOCK GPR-H1000 Dilengkapi dengan Monitor Denyut Jantung dan GPS

Tim riset akan dipimpin oleh Profesor Jack Qiu, Shaw Foundation Professor, Media Technology, Wee Kim Wee School of Communication and Information (WKWSCI), NTU. Profesor Qiu juga akan berperan sebagai penasihat TECNO terkait Warna Kulit Masyarakat Asia dan Estetika Karya Potret. Beberapa tokoh lainnya yang bergabung dalam tim riset ini antara lain Profesor May O. Lwin, Chair, WKWSCI, dan Associate Professor, Elison Lim, serta Associate Professor, Lewis Lim, Nanyang Business School, NTU.

“Asia Tenggara memiliki keberagaman budaya, di mana setiap budaya memiliki estetika dan preferensi masing-masing. Oleh karena itu, tim riset kami bertujuan untuk memahami kebutuhan konsumen Asia Tenggara dari sudut pandang estetika dan kualitas foto,” ungkap Profesor Qiu.

Mengembangkan Teknologi Portrait Imaging pada Ponsel Cerdas Sesuai Estetika Asia Tenggara

Dalam konteks fotografi ponsel, terdapat kesenjangan ekonomi dan teknis, serta bias budaya, yang seringkali membatasi representasi dari karakteristik manusia yang sebenarnya. Oleh karena itu, TECNO berusaha melawan arus global dengan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan nyata konsumen di berbagai wilayah. TECNO merancang teknologi portrait imaging pada ponsel cerdas melalui pendekatan ilmiah. Dengan langkah ini, TECNO memastikan bahwa teknologi portrait imaging sesuai dengan preferensi estetika konsumen di pasar-pasar berkembang.

Baca Juga :   Hari Ini SpaceX akan Meluncurkan 24 Satelit Starlink dari Florida

Kolaborasi ini merupakan kemitraan kedua TECNO dalam bidang penelitian ilmiah setelah bekerja sama dengan University of Leeds (UK). Setelah mengumpulkan temuan riset, TECNO akan meningkatkan teknologi TECNO Universal Tone. Pada September lalu, TECNO memperkenalkan TECNO Universal Tone secara global untuk menghasilkan foto dengan warna kulit yang beragam demi mewujudkan prinsip inklusi. Dengan bekerja sama dengan beberapa lembaga riset ilmiah terkemuka, TECNO merumuskan standar baru dalam multi-skin tone imaging yang didukung oleh bank data warna kulit terlengkap dan paling akurat di industri.

Saat ini, Teknologi TECNO Universal Tone dapat ditemukan dalam produk terbaru, TECNO CAMON 30 Series. Melalui teknologi ini, kamera ponsel mampu merepresentasikan warna kulit dan estetika budaya secara autentik. Teknologi ini sejalan dengan aspirasi TECNO dalam mengabadikan warna-warna universal dan pesona konsumen dari latar belakang budaya yang beragam.

Baca Juga :   POCO X6 Pro 5G dan Smartphone Performa Extreme Lainnya Tersedia di Tokopedia Festival Ramadan!

General Manager, TECNO, Jack Guo, menekankan visi kolaboratif ini: “Dengan menerapkan temuan riset dari Asian Communication Research Centre – NTU ke dalam teknologi TECNO Universal Tone, kami tidak hanya membuat kemajuan dalam teknologi, tetapi juga melakukan adaptasi. Dengan demikian, teknologi ini lebih sesuai dengan preferensi estetika di berbagai budaya dan pasar di Asia Tenggara. Kolaborasi ini merupakan langkah besar dalam memperjuangkan standar kecantikan yang inklusif dan beragam di industri teknologi global.”

TECNO terus berinovasi dengan semangat “Stop At Nothing” untuk memastikan bahwa setiap keunikan individu terwakili dengan autentik. Pengembangan teknologi TECNO Universal Tone di Asia Tenggara adalah bukti dari komitmen TECNO dalam menghargai keberagaman budaya dan mendorong perkembangan teknologi secara global. (saf)