Scroll untuk baca artikel
Nasional

Populix: Prediksi Kenaikan Konsumsi Layanan Seluler Lebih dari 40% Selama Ramadan

25
×

Populix: Prediksi Kenaikan Konsumsi Layanan Seluler Lebih dari 40% Selama Ramadan

Sebarkan artikel ini
Selama ramadan terjadi peningkatan konsumsi layanan seluler sebesar lebih dari 40%, terutama untuk layanan berbasis internet seperti panggilan, pengiriman pesan, dan penggunaan data

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Terlihat adanya tren signifikan dalam pola konsumsi digital umat Muslim saat bulan Ramadan.

Populix melalui studi terbarunya yang bertajuk “Ramadan 2024: Connectivity, Media Consumption, and Delivery Dynamic” memproyeksikan terjadi peningkatan konsumsi layanan seluler sebesar lebih dari 40%, terutama untuk layanan berbasis internet seperti panggilan, pengiriman pesan, dan penggunaan data.

“Di era serba digital seperti sekarang ini, masyarakat semakin mencari keamanan dan kenyamanan yang ditawarkan oleh teknologi dan internet untuk menyambung silaturahmi dan mengonsumsi konten digital di bulan Ramadan dalam satu genggaman.

Melalui studi yang kami lakukan, pada bulan Ramadan ini terlihat lonjakan penggunaan data internet untuk membuat panggilan, mengirim pesan, dan mengakses berbagai konten digital. Selain itu, dukungan teknologi digital dalam hal pengiriman barang juga melonjak, khususnya bagi konsumen yang mencari kemudahan untuk membeli hidangan menu sahur dan berbuka puasa,”  ungkap Indah Tanip, Head of Research Populix.

Baca Juga :   Menhub Jamin Distribusi Logistik Lancar Saat Ramadan 2024

Survei menunjukkan bahwa masyarakat memilih layanan voice call dan video call dibandingkan teleconference untuk berkomunikasi dan terhubung dengan orang lain. Namun demikian, mereka merasa terganggu dengan dua tantangan utama yang sering dihadapi terkait konektivitas di bulan Ramadan, yaitu kualitas sinyal yang buruk dan kecepatan internet yang lambat.

Sebanyak tiga dari empat responden mengatakan secara rutin mengakses konten media selama Ramadan, khususnya pada media sosial dan platform streaming video YouTube, sementara televisi dan layanan video-on-demand kurang diminati.

Responden cenderung memilih media sosial dan platform streaming video YouTube karena aksesibilitasnya dan ragam konten yang relevan dengan mereka.

Layanan streaming video bahkan juga disukai karena penyajian informasi yang jelas dan efektivitasnya dalam menyederhanakan topik-topik yang kompleks. Di sisi lain, media sosial menawarkan hiburan yang menyesuaikan dengan beragam minat.

Terdapat empat jenis konten yang paling banyak diakses oleh umat Muslim, yaitu informasi terkait jadwal ibadah selama bulan puasa, konten hiburan, resep masakan, serta program kuliner untuk sahur dan buka puasa.

Baca Juga :   Dari Canon untuk Kampoeng Wirausaha, Dukung Pelaku UMKM Beralih ke Teknologi Digital

Mayoritas responden (42%) mengonsumsi konten-konten tersebut sebelum jam berbuka puasa, yang menunjukkan kecenderungan mereka menggunakan media untuk menghabiskan waktu sambil menunggu waktu sholat Maghrib (ngabuburit).

Selain mengakses konten, mayoritas responden (81%) juga mengungkapkan keinginan untuk berbagi aktivitas mereka selama bulan Ramadan, terutama saat berbuka puasa.

Instagram dan WhatsApp muncul sebagai platform yang paling banyak dipilih untuk berbagi pengalaman ini. Oleh karena itu, hampir 60% responden akan berlangganan paket spesial edisi Ramadan, karena mereka merasa bahwa paket yang ditawarkan lebih sesuai dengan kebutuhan komunikasi dan akses konten media digital mereka, dengan harga yang lebih terjangkau.

Layanan Pengiriman Barang Selama Ramadan

Peningkatan konsumsi juga terlihat pada layanan pengiriman. Tiga dari empat umat Muslim menyatakan bahwa mereka menggunakan layanan pengiriman selama Ramadan dengan 42% di antaranya menyatakan akan lebih sering menggunakan layanan pengiriman dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Baca Juga :   Jelang Ramadan dan Idulfitri Pemerintah Pastikan Stok Beras Cukup

Secara khusus, layanan pengiriman dimanfaatkan untuk membeli makanan dan minuman sebanyak 2-3 kali seminggu, baik untuk sahur maupun berbuka puasa. Peningkatan pembelian makanan dan minuman ini memperlihatkan preferensi konsumen terhadap kenyamanan dan efisiensi dalam hal mempersiapkan hidangan makanan selama bulan puasa. Selain itu, layanan pengiriman juga banyak digunakan untuk membeli pakaian, barang kebutuhan sehari-hari, hampers dan kartu Lebaran, serta dokumen atau surat.

Namun demikian, sekitar 70% pengguna layanan pengiriman mengatakan bahwa bulan Ramadan seringkali mempengaruhi pengalaman pengiriman mereka, dengan sebagian besar merasakan waktu pengiriman yang lebih lama dibandingkan dengan bulan lainnya. Meskipun terdapat perbedaan pengalaman yang dirasakan pengguna ini, 58% pengguna tetap merasa puas terhadap layanan pengiriman selama Ramadan..