Scroll untuk baca artikel
Teknologi

Layani 4,5 Juta Siswa, EdTech Cakap Bukukan Pendanaan Hingga 7,5 Juta Dolar AS

13
×

Layani 4,5 Juta Siswa, EdTech Cakap Bukukan Pendanaan Hingga 7,5 Juta Dolar AS

Sebarkan artikel ini
Pada akhir tahun 2023, Cakap meraih sertifikasi ISO 27001:2022 mengenai sistem manajemen keamanan informasi

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Edtech Cakap secara konsisten mencatatkan net profit selama empat tahun berturut-turut. Semua lini bisnis inti dalam segmen Bahasa, Upskill, dan Bisnis mengalami pertumbuhan positif, dengan total peningkatan jumlah murid sebesar 50% per tahun menjadi 4,5 juta siswa secara kumulatif pada bulan Desember 2023 (YoY). Selaras dengan pertumbuhan siswa, jumlah pengajar aktif di Cakap juga meningkat sebanyak 27,78% menjadi 2.300 di tahun 2023.

Sepanjang tahun lalu, Cakap merampungkan pendanaan seri C sebesar USD 7,5 juta yang disokong oleh sejumlah investor ternama diantaranya MDI Ventures dan Heritas Capital, beserta investor dari konglomerasi lainnnya.

Donald Wihardja, CEO MDI Ventures mengungkapkan, dengan melihat pencapaian Cakap hingga sejauh ini, MDI Ventures optimis terhadap pertumbuhan melalui impact positif yang Cakap hadirkan kepada masyarakat akan terus berlangsung ke depan.

“Kami sebagai investor juga melihat Cakap mampu terus berinovasi dan membuktikan kapasitasnya sebagai startup edtech di Indonesia yang tetap kompetitif di tengah situasi pasar saat ini,” ujar Donald.

Tomy Yunus, CEO & Co-founder Cakap mengatakan pendanaan tersebut akan digunakan untuk ekspansi bisnis secara nasional di luar Jabodetabek lewat unit bisnis baru, seperti fasilitas belajar bauran (blended learning) dan platform karir (Career Link and Match).

Baca Juga :   Inovasi Google Lens Permudah Pencarian dan Penerjemahan

Menurut Tomy, peningkatan kapasitas SDM atau upskilling terus menjadi prioritas perusahaan dengan misi untuk memaksimalkan bonus demografi Indonesia dengan mencetak tenaga kerja unggul.

“Kesadaran akan peningkatan keterampilan (upskilling) semakin tinggi, mulai dari siswa usia sekolah, fresh graduate, hingga kalangan profesional. Cakap berupaya mengakomodasi kebutuhan ini melalui akses ke konten pendidikan berkualitas dan bersertifikat bagi masyarakat Indonesia” ujar Tomy.

Pilar Bahasa merupakan kontributor utama pendapatan Cakap, dimana kursus Bahasa Inggris menjadi yang paling diminati, disusul Mandarin, Jepang dan Korea.

Baca Juga :   Bikin Takjub, Wahana Pendarat Bulan Intuitive Machines Kirim Gambar Pertama

Bahasa Inggris mendominasi karena masyarakat, terutama lulusan baru, semakin sadar mengenai pentingnya penguasaan bahasa asing dalam menghadapi tuntutan dunia kerja. Atho Isnanthyo Abyan (28 tahun), mengikuti kelas Bahasa Inggris di Cakap untuk menunjang pekerjaannya saat berkomunikasi dengan rekan kerjanya, yang mayoritas berbahasa Inggris. “Dulu saya kurang percaya diri karena rekan kerja saya banyak yang berasal dari berbagai negara, sekarang kemampuan saya berkomunikasi menjadi lebih baik,” ujar Atho yang bekerja di bidang teknologi informasi (IT) ini.