Scroll untuk baca artikel
Finansial

Bitcoin Menguat di Atas 72.000 Dolar AS Jelang Rilis CPI 

26
×

Bitcoin Menguat di Atas 72.000 Dolar AS Jelang Rilis CPI 

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi bitcoin (Unsplash/ Ash_Ismail)

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Bitcoin (BTC) diperdagangkan di atas $72.000 pada hari Senin (8/4) berhasil pulih dari penurunan hingga ke level 65.000 dolar AS, Selasa (2/4) minggu lalu.

Sebuah indikasi bahwa reli masih potensi berlanjut di tengah pasar yang menantikan terjadinya Bitcoin halving keempat di Bulan April ini.

Financial Expert Ajaib Kripto, Panji Yudha menjelaskan, “Selasa (9/4) pagi pukul 08:00 WIB, Bitcoin (BTC) bergerak di sekitar 71.425 dolar AS menguat 3,07% dalam 24 jam terakhir.

Secara teknikal dalam jangka pendek, jika BTC dapat bertahan di atas $70.300, maka BTC dapat melanjutkan kenaikan menuju resistance 73.000 dolar AS bahkan menciptakan new ATH lagi.

Sementara, jika turun di bawah 70.300 dolar AS maka BTC potensi melemah ke support 69.000 dolar AS.

Pemulihan Bitcoin  diikuti pergerakan altcoin yang  juga menguat. Berikut Aset Kripto dengan kenaikan tertinggi dalam tujuh hari terakhir; Ethena (ENA) melesat  94,23% hingga mencapai harga $1,33, Neo (NEO) menguat 39,40% menjadi 21,14, dan Pendle (PENDLE) naik sebesar 37,75% bertengger di 6,93 dolar AS.

Baca Juga :   Bitcoin Mencapai 64.000 Dolar AS Pertama Kalinya Sejak November 2021

Sementara, Stablecoin menjadi fokus minggu lalu dengan aksi VanEck dan Ripple Labs dalam persiapan meluncurkan stablecoin berbasis dolar AS, untuk menyaingi dominasi dari Tether (USDT) dan Circle (USDC).

Permintaan ETF Bitcoin telah meroket menjelang halving. Lonjakan arus masuk tepat sebelum halving menunjukkan bahwa pemegang Bitcoin kemungkinan besar menimbunnya sebelum halving. Investor meyakini bahwa akan terjadi kenaikan setelah halving, seperti yang terjadi pada halving sebelumnya.

Perdagangan ETF Bitcoin spot minggu lalu ditutup dengan catatan optimis, mengamankan arus masuk positif sebesar 203 juta dolar AS pada hari Jumat (5/4).

Meskipun ada kemunduran awal sebesar 84,7 juta dolar AS dalam arus keluar bersih pada tanggal 1 April, ETF telah bangkit kembali, mengumpulkan arus masuk bersih sebesar 569,4 juta dolar AS sepanjang perdagangan pekan lalu.

Baca Juga :   BNI Siapkan Berbagai Promo Menarik untuk Nasabah Jelang Ramadan

“Halving Bitcoin yang akan datang adalah momen penting, tidak hanya untuk pasar Aset Kripto, tetapi juga untuk seluruh lanskap teknologi web3 dengan perusahaan berupaya memanfaatkan potensi pertumbuhan teknologi ini. Hal ini akan menarik gelombang pengguna baru ke dunia kripto untuk terjun ke ekosistem kripto,” ujar Panji.

Selain ETF Bitcoin spot, faktor makroekonomi memainkan peran penting dalam kenaikan harga Bitcoin baru-baru ini. Pekan ini, terdapat rilis data inflasi AS, seperti Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang akan dirilis pada hari Rabu pukul 19:30 WIB yang potensi memiliki implikasi jangka pendek pada harga Bitcoin.

Konsensus memperkirakan inflasi AS di bulan Maret naik menjadi 3,4 YoY dari 3,2% YoY di Februari 2024. AdapunThe Fed sendiri menargetkan inflasi berada di kisaran 2%.

Baca Juga :   Ajaib Kripto: BTC Naik di Atas $43.000 Jelang Putusan Suku Bunga The Fed

Terlepas dari itu, Alat FedWatch CME Group menunjukkan bahwa ada kemungkinan 95,4% suku bunga akan tetap tidak berubah pada kisaran 5,25% hingga 5,50% pada pertemuan The Fed bulan Mei.

“Meski komunitas kripto menantikan Bitcoin halving, rilis data inflasi pekan ini  akan memberi petunjuk terhadap potensi arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) ke depan.  Investor  memperkirakan bahwa The Fed akan mulai memangkas suku bunga pada FOMC bulan Juni nanti, yang tentunya akan berdampak positif ke keseluruhan pasar, termasuk pasar Aset Kripto,” kata Panji.

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Kripto membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli aset kripto. Harga aset kripto berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.