Scroll untuk baca artikel
Industri

Bangun Kesadaran Publik akan Penanganan Pencemaran Plastik di SEA of Solutions 2024

24
×

Bangun Kesadaran Publik akan Penanganan Pencemaran Plastik di SEA of Solutions 2024

Sebarkan artikel ini
Pada 13 Oktober lalu, UnionPay International (UPI) dan National Payment Corporation of Vietnam (NAPAS) meneken Nota Kesepahaman (MOU) di Hanoi.

BISNISASIA.CO.ID, AUSTRIA – VEOCEL™, merek tekstil nonwovens unggulan Lenzing Group, mempertegas komitmen inovasi dalam menyediakan solusi untuk mengatasi krisis plastik dunia pada acara “SEA of Solutions 2024” (SoS). SoS yang diadakan SEA circular – sebuah inisiatif UN Environment Programme (UNEP) dan Coordinating Body on the Seas of East Asia (COBSEA) pada 18 September di Bangkok, Thailand.

Sejak 2019, SoS telah berupaya menjajaki berbagai solusi yang mengatasi pencemaran plastik. Melalui partisipasi di acara ini, Lenzing menunjukan upaya panjangnya dalam meminimalisir ketergantungan plastik di industri tekstil nonwoven.

Bersama dengan tema yang diusung Re-designing for a Circular Plastics Economy, Norma Schönherr, Manager, Partnerships for Sustainability, Lenzing AG, Nonwovens, berbagi pengalaman tentang cara terbaik VEOCEL™ dalam mengatasi Pencemaran Plastik Mikro dengan Mengembangkan Serat Tekstil Selulosa.

Schönherr menekankan bagaimana VEOCEL™, sebagai serat tekstil yang terbuat dari bahan dasar kayu sebagai material yang bertanggung jawab terhadap alam.

Serat tekstil ini juga menjadi alternatif material sintetis dari plastik, khususnya untuk produk perawatan higiene dan kebersihan tubuh.

Sebagai material yang dapat terurai secara alami[2], serat tekstil VEOCEL™ tidak termasuk dalam kategori bahan plastik menurut Regulasi Plastik Sekali Pakai (Single-Use Plastics Directive) Uni Eropa.

Baca Juga :   BlueScope dan UMN Bersinergi Pangkas Emisi melalui Konstruksi Hijau

Pada 2021, ilmuwan lembaga riset bergengsi Scripps Institution of Oceanography (SIO) di University of California, San Diego, telah membuktikan, serat selulosa dari bahan kayu Lenzing ini terurai secara alami dalam waktu 30 hari di permukaan laut dan dasar laut. Sementara, serat tekstil dari bahan petroleum tidak mengalami perubahan setelah 200 hari[4].

Di Lenzing, kami berkomitmen berkolaborasi dengan mitra-mitra di rantai nilai industri untuk mengembangkan solusi berkelanjutan, serta mempercepat kemajuan industri melalui peta jalan keberlanjutan,” ujar Monique Buch, Executive Vice President Nonwovens, Lenzing AG, ketika menghadiri acara tersebut.

Baca Juga :   Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah Jadi Pendorong Sektor Properti Bertumbuh

“Partisipasi kami di UN SoS 2024 mencerminkan dedikasi dalam menangani pencemaran plastik dengan berkolaborasi dan berbagi wawasan bersama para pemangku kepentingan global.”

Portofolio produk VEOCEL™ mencakup serat tekstil lyocell dan viscose bebas klorin, serta serat tekstil hydrophobic yang berkinerja tinggi. Ke depan, VEOCEL™ akan terus mendorong perubahan di industri tekstil nontenun dengan memperluas lini produk yang ramah lingkungan sebagai alternatif material sintetis agar mencakup semakin banyak aplikasi dan industri.