Scroll untuk baca artikel
Industri

CEPR Digitalisasi Sistem Keselamatan Operasional Pembangkit

1
×

CEPR Digitalisasi Sistem Keselamatan Operasional Pembangkit

Sebarkan artikel ini
Jakarta, 6 Mei 2026 - Cirebon Energi Prasarana (CEPR), salah satu produsen listrik swasta terkemuka di Jawa Barat, mengambil langkah signifikan dalam memperkuat budaya keselamatan dan meningkatkan keandalan operasional melalui implementasi IBM Maximo. CEPR memanfaatkan kapabilitas Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) dari IBM Maximo yang komprehensif. Kapabilitas ini mencakup pengelolaan isolasi energi, perencanaan keselamatan, serta proses Izin Kerja (Permit to Work/PTW) dalam operasional industri yang sepenuhnya terdigitalisasi. Kapabilitas ini mendukung otomatisasi pengelolaan aset sekaligus memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan di fasilitasnya

IBM bersama Cohesive mendukung transformasi digital operasional Cirebon Energi Prasarana (CEPR) melalui implementasi IBM Maximo. Sistem tersebut digunakan untuk meningkatkan keselamatan kerja, otomatisasi pengelolaan aset, dan keandalan operasional pembangkit listrik.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — Cirebon Energi Prasarana (CEPR) menerapkan IBM Maximo guna memperkuat standar keselamatan dan meningkatkan keandalan operasional pembangkit listrik miliknya di Jawa Barat.

Melalui implementasi tersebut, CEPR memanfaatkan kapabilitas kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan (K3L) dari IBM Maximo untuk mendukung pengelolaan isolasi energi, perencanaan keselamatan, hingga proses izin kerja atau permit to work (PTW) secara digital.

Baca Juga :   Semakin Efisien dan Aman, Persija Gandeng VIDA untuk Digitalisasi Proses Administrasi

Sistem ini memungkinkan otomatisasi pengelolaan aset sekaligus membantu memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan operasional di fasilitas pembangkit.

Implementasi IBM Maximo dilakukan oleh Cohesive, perusahaan di bawah Bentley Systems yang juga menjadi mitra bisnis IBM.

Melalui penerapan tersebut, CEPR disebut menjadi salah satu pembangkit listrik pertama di Indonesia yang mengoperasikan sistem izin kerja dan pengelolaan isolasi energi berbasis digital secara terintegrasi dalam skala besar.

IBM Maximo juga digunakan dalam kegiatan pemeliharaan menyeluruh selama 47 hari pada unit pembangkit ultra-supercritical berkapasitas 1.000 megawatt (MW) milik CEPR.

Baca Juga :   Allianz Life Indonesia Tunjuk Chong Fang Siong sebagai Direktur Strategi dan Transformasi

Dalam proses penghentian operasi sementara tersebut, sistem digunakan untuk mengoordinasikan ribuan aktivitas kerja, pengelolaan izin kerja, hingga pengawasan ratusan kontraktor dalam waktu operasional yang ketat.

General Manager and Technology Leader IBM ASEAN, Catherine Lian, mengatakan platform digital berperan penting dalam meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional infrastruktur vital.

“IBM berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pelaku industri di Indonesia guna mempercepat transformasi sektor energi, sekaligus mendorong operasional yang lebih cerdas dan berkelanjutan,” ujar Catherine dalam keterangan resmi, Selasa (6/5/2026).

ICT Manager CEPR, Andy Saputra, mengatakan integrasi pengelolaan aset, keselamatan, dan alur kerja operasional dalam satu sistem menjadi langkah penting dalam modernisasi operasional pembangkit.

Baca Juga :   Yassierli: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Proaktif Cegah Kecelakaan

“IBM Maximo telah mengubah cara CEPR menjaga keselamatan dan operasional pembangkit, khususnya dalam kegiatan pemeliharaan skala besar,” kata Andy.

Sementara itu, Business Development Director ASEAN Cohesive, Seno Hardijanto, menyebut implementasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan digital menyeluruh untuk meningkatkan kinerja infrastruktur energi.

Penerapan IBM Maximo dinilai sejalan dengan agenda nasional untuk memperkuat ketahanan energi, meningkatkan keselamatan industri, serta mempercepat transformasi digital pada infrastruktur vital di Indonesia.