Scroll untuk baca artikel
Industri

PGE Pastikan Keandalan Operasi Panas Bumi Lahendong

5
×

PGE Pastikan Keandalan Operasi Panas Bumi Lahendong

Sebarkan artikel ini
– PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Lahendong melaksanakan Management Walkthrough (MWT) bersama Dewan Komisaris, Komite Audit, serta Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko (PIMR) PT Pertamina (Persero) pada Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kualitas pengawasan operasional, serta memastikan pengelolaan risiko dijalankan secara menyeluruh di lingkungan Pertamina Group

BISNISASIA.CO.ID, TOMOHON –  PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Lahendong memperkuat pengawasan proyek strategis panas bumi melalui pelaksanaan Management Walkthrough (MWT) bersama Dewan Komisaris, Komite Audit, serta Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko (PIMR) PT Pertamina (Persero), Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PGE dalam memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kualitas pengawasan operasional, serta memastikan pengelolaan risiko dijalankan secara menyeluruh di lingkungan Pertamina Group.

Fokus Keandalan Operasi dan HSSE

Dalam MWT tersebut, manajemen dan jajaran pengawas melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah aspek krusial operasional panas bumi di Area Lahendong.

Fokus peninjauan meliputi keandalan pembangkit, pengelolaan reservoir dan aktivitas pengeboran, penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), integritas aset, hingga keberlanjutan bisnis operasi panas bumi yang menopang kinerja PGE secara nasional.

Baca Juga :   Diversifikasi Bisnis Berbuah Manis, MTDL Catat Kenaikan Pendapatan 12,4% di Kuartal II – 2024

Kegiatan ini dihadiri oleh Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono, Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani, serta General Manager PGE Area Lahendong Novi Purwono.

Pengawasan Langsung Jadi Kunci Tata Kelola

Direktur Operasi PGE, Ahmad Yani, menegaskan bahwa Management Walkthrough menjadi sarana strategis untuk memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan selaras dengan prinsip good corporate governance.

“Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk memastikan seluruh aktivitas operasional di PGE Area Lahendong dijalankan secara andal, aman, dan berkelanjutan melalui pengawasan langsung terhadap aspek-aspek operasional yang krusial. Pengelolaan risiko dan penerapan HSSE menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional,” ujar Ahmad Yani.

Baca Juga :   Indonesia Tegaskan Dukungannya untuk Percepat Transisi Energi Global

Ia menambahkan, komitmen tersebut penting untuk menjaga keandalan pembangkit, melindungi keselamatan seluruh insan kerja, serta memastikan keberlangsungan operasi panas bumi yang mendukung kinerja perusahaan secara nasional.

Dorong Inisiatif Panas Bumi Beyond Electricity

Selain penguatan operasi inti, PGE Area Lahendong juga terus mengembangkan berbagai inisiatif Beyond Electricity yang terintegrasi dengan program pengembangan masyarakat. Inisiatif tersebut mencakup pemanfaatan panas bumi untuk produksi gula aren, pengembangan pupuk berbasis silika panas bumi, serta pembangunan kawasan edukasi panas bumi yang mendukung sektor pertanian dan pelestarian lingkungan.

Pelaksanaan MWT ini sekaligus menegaskan peran PGE sebagai Geothermal Centre of Excellence, dengan penekanan pada operation excellence, optimalisasi kinerja pembangkit eksisting, serta pengembangan inovasi panas bumi yang melampaui produksi listrik.

Baca Juga :   MEBI, PLN, dan Alfamart Bangun 3.000 SPKLU Dukung Transisi Energi Nasional

Peninjauan PLTP Lahendong Unit 5 dan 6

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Dewan Komisaris dan Komite turut melakukan peninjauan lapangan ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong Unit 5 dan 6. Kunjungan ini bertujuan memastikan penerapan praktik operasi yang andal dan aman, sekaligus kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja dan prinsip keberlanjutan di fasilitas produksi panas bumi.

Ke depan, sinergi yang solid antara manajemen dan jajaran pengawas diharapkan mampu memperkuat peran PGE dalam menjaga ketahanan energi nasional, mendorong percepatan transisi energi bersih, serta berkontribusi aktif terhadap pencapaian target Net Zero Emission 2060.

PGE memperkuat pengawasan proyek strategis panas bumi Lahendong melalui Management Walkthrough demi keandalan operasi dan transisi energi bersih.