Scroll untuk baca artikel
Industri

Pertamina Pride Lintasi Selat Hormuz, Pasokan Minyak ke RI Kembali Berjalan

2
×

Pertamina Pride Lintasi Selat Hormuz, Pasokan Minyak ke RI Kembali Berjalan

Sebarkan artikel ini
PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan kapal tanker VLCC Pertamina Pride telah berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman dan kini melanjutkan pelayaran menuju Indonesia. Keberhasilan tersebut memperkuat kelancaran distribusi minyak mentah untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Pelaksana Tugas (Pjs) Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan keberhasilan pelayaran Pertamina Pride menyusul kapal Gamsunoro yang lebih dulu keluar dari kawasan Teluk Arab.

“Dengan demikian, kedua kapal milik PIS yang sempat tertahan sejak Maret lalu kini dapat kembali melanjutkan perjalanan dan beroperasi seperti biasa,” ujar Vega dalam keterangan resminya.

Baca Juga :   Program Promosi Investasi Global Hengqin 2024

Pertamina Pride mulai bergerak dari kawasan Teluk Arab pada Selasa (7/7) pukul 13.00 waktu Dubai atau 16.00 WIB. Kapal kemudian berhasil melewati area kritis dan melintasi Selat Hormuz pada Rabu (8/7) pukul 00.15 WIB.

Menurut Vega, keputusan melintasi salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia itu diambil setelah melalui penilaian risiko yang ketat. PIS mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari perlindungan asuransi, kesiapan teknis dan operasional kapal, faktor keamanan, hingga kesiapan awak kapal.

Baca Juga :   XCMG Excavator Luncurkan Produk G-Series Terbaru untuk Pasar Global

Selama proses pelayaran, pergerakan kapal dipantau selama 24 jam melalui pusat krisis (crisis center) PIS. Tim di darat juga terus berkoordinasi dengan awak kapal guna memastikan keselamatan pelayaran.

PIS menyatakan seluruh awak kapal Pertamina Pride berada dalam kondisi aman. Kapal berkapasitas angkut sekitar 2 juta barel minyak mentah tersebut kini melanjutkan pelayaran menuju Kilang Cilacap, Jawa Tengah, untuk memasok kebutuhan minyak mentah dalam negeri.

Baca Juga :   LG CNS Gabung Inisiatif SAP Regional Strategic Services Partner di Asia Pasifik

Perusahaan memperkirakan Pertamina Pride akan menempuh perjalanan sekitar 15 hari dan dijadwalkan tiba di Indonesia pada 23 Juli 2026.

PIS juga menyatakan akan terus memantau perkembangan keamanan di jalur pelayaran internasional serta berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga keselamatan awak kapal, keamanan muatan, dan kelancaran distribusi energi nasional.

Vega turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran, serta berbagai pihak yang telah mendukung proses kepulangan kedua kapal tersebut.