Scroll untuk baca artikel
Teknologi

3 Cara Samsung Knox Lindungi TV Samsung dari Ancaman Siber

14
×

3 Cara Samsung Knox Lindungi TV Samsung dari Ancaman Siber

Sebarkan artikel ini
Samsung Knox meindungi TV Samsung dari kejahatan siber.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Dalam era digital saat ini, TV semakin menjadi pusat hiburan di rumah dengan akses yang semakin mudah ke berbagai konten online. Namun, kemajuan ini juga membawa risiko keamanan karena TV yang terhubung internet dapat menjadi target para pelaku kejahatan siber. Ancaman seperti pengambilalihan akun, penyisipan kode berbahaya, atau bahkan akses ke informasi pribadi pengguna bisa terjadi. Oleh karena itu, Samsung telah menyematkan solusi keamanan Samsung Knox pada lini TV Samsung untuk melindungi keluarga dari risiko tersebut.

Pelaku kejahatan siber bisa memanfaatkan kelemahan dalam sistem TV pintar untuk menjalankan aksi jahat mereka, termasuk memasukkan akun palsu, menyusupkan kode peretasan, atau bahkan mencuri data pribadi pengguna. Contoh kejahatan seperti penyebaran konten berbahaya atau penyebaran propaganda melalui botnet DDoS menunjukkan betapa pentingnya melindungi perangkat pintar di rumah.

Samsung Knox, yang terpasang pada TV Samsung, hadir untuk mengatasi ancaman tersebut dan memberikan rasa aman bagi pengguna dalam menikmati hiburan favorit mereka.

“Selain menghadirkan pengalaman hiburan yang inovatif, Samsung juga memprioritaskan kenyamanan konsumen dengan terus memperkuat Samsung Knox pada TV Samsung. Dengan solusi keamanan ini, pengguna tidak hanya dapat menikmati tayangan berkualitas tinggi dan teknologi terbaru, tetapi juga merasa tenang karena privasi dan data pribadi mereka terlindungi dari ancaman kejahatan siber yang semakin meningkat,” ujar Ubay Bayanudin, Kepala Produk – Bisnis AV, Samsung Electronics Indonesia.

Baca Juga :   Investasi Lebih dari $100.000 Setiap Tahun untuk Tingkatkan Keterampilan Tim Keamanan Siber

Inilah 3 cara Samsung Knox melindungi TV Samsung:

Solusi Keamanan yang Sudah Tersertifikasi dan Teruji

Pertama kali diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) tahun 2013, Samsung Knox dirancang untuk melindungi perangkat Samsung dan data pelanggan dari berbagai ancaman siber yang makin canggih. Seiring dengan berjalannya waktu, Samsung Knox telah berevolusi menjadi lebih dari sekadar platform keamanan bawaan bahkan mendapatkan penghargaan.

Samsung Knox telah mempertahankan kredibilitasnya sebagai solusi keamanan yang teruji dan terbaik selama 10 tahun berturut-turut. Salah satunya divalidasi oleh sertifikasi Common Criteria (CC), tolok ukur global untuk menilai integritas keamanan produk-produk IT.

Untuk tahun ini, sertifikasi CC memberikan sorotan salah satunya pada Tizen OS, sistem operasi yang digunakan di smart TV Samsung. Solusi keamanan ini secara aktif mendeteksi potensi ancaman peretasan secara real time, untuk mencegah Tizen OS menjadi korban penjahat siber.

Baca Juga :   Spesifikasi Vivo Y200i, Dibanderol Mulai Rp3,5 Jutaan

Proteksi Multi-lapis Lindungi Data dan Privasi

Dengan memiliki Samsung Account, solusi keamanan ini akan menyajikan proteksi keamanan multi-lapis terhadap produk TV Samsung. Dengan perlindungan multi-lapis yang mencakup software dan hardware, pengguna akan terbebas dari kecemasan terhadap kebocoran informasi penting maupun data pribadi.

Samsung merancang hardware chip Knox yang tak bisa ditembus oleh serangan dari luar dan fungsi software tidak akan dapati dirusak saat melakukan perlindungan secara menyeluruh. Data dan informasi penting pada Samsung Account milik pengguna, seperti informasi biometrik, kata sandi, PIN, dan aplikasi pembayaran, dienkripsi dan diproses dalam suatu lingkungan eksekusi tersendiri yang aman dan sepenuhnya terisolasi, sehingga sangat tangguh dalam mengantisipasi terjadinya kebocoran data.

Apabila terdeteksi upaya untuk menembus sistem keamanan TV Samsung, Knox akan secara proaktif membangun mekanisme pertahanan diri dan memberikan notifikasi serta memperingatkan pengguna tentang aktivitas ilegal tersebut. Knox juga akan mengenkripsi komunikasi antara TV dan perangkat lain, termasuk memverifikasi halaman web yang diakses oleh pengguna di layar Samsung TV mereka dan memblokir situs phishing.

Baca Juga :   Rencana Rilis PlayStation 6 Berpotensi Terungkap, Berkat Microsoft

Perlindungan Keamanan Nonstop

Kehadiran Samsung Knox di perangkat TV Samsung akan memberikan proteksi, mendeteksi dan merespons perilaku yang tak biasa secara real-time tiada henti. Ini mengindikasikan bahwa sistem keamanan akan selalu aktif untuk memberikan perlindungan penuh.

Samsung menyediakan pembaruan keamanan secara otomatis per 3 bulan selama 3 tahun sejak tanggal peluncuran produk. Dengan proteksi otomatis secara berkala seperti ini, pengguna akan bebas dari kerepotan melakukan pemindaian secara manual. Update berkala akan membuat pengguna terhindar dari berbagai ancaman keamanan terbaru.

Untuk mengaktifkan pembaruan otomatis di TV Anda, ikuti langkah-langkah berikut:

⦁ Arahkan ke menu TV
⦁ Pilih Pengaturan > Dukungan > Pembaruan Perangkat Lunak
⦁ Pilih opsi Pembaruan Otomatis untuk menyalakannya

Teknologi verifikasi software pada Knox akan mencegah pemasangan pembaruan software yang belum terverifikasi. Dan untuk mengantisipasi lanskap keamanan siber yang terus berubah, Samsung juga bekerja sama dengan komunitas riset keamanan di seluruh dunia untuk melengkapi dan menyempurnakan proteksi terhadap bug dan kerentanan keamanan, sehingga pengguna TV Samsung tetap aman dan terlindungi. (saf)