Scroll untuk baca artikel
Industri

SUEZ Raih Tiga Proyek Pengolahan Air Baru di Asia

4
×

SUEZ Raih Tiga Proyek Pengolahan Air Baru di Asia

Sebarkan artikel ini
SUEZ dan JEMCO, sebuah perusahaan konstruksi terkemuka di Filipina, berkolaborasi untuk merancang, membangun dan mengoperasikan pabrik desalinasi air laut reverse osmosis berskala besar.

BISNISASIA.CO.ID, SINGAPURA – SUEZ, pemimpin industri global yang menyediakan solusi sirkular untuk pengolahan air dan air limbah, mengumumkan tiga proyek baru di Asia. Ketiga proyek ini dilansir SUEZ di Singapore International Water Week (SIWW). Lewat proyek baru ini, SUEZ membuktikan pendekatan inovatif dalam pengelolaan air untuk sektor pemerintah kota dan industri. Berfokus pada solusi digital, desalinasi air laut dan penggunaan kembali air, kolaborasi yang terjalin di Singapura, Tiongkok, dan Filipina tersebut mencerminkan komitmen SUEZ dalam menangani kendala air. Maka, SUEZ membantu masyarakat beradaptasi dengan dampak perubahan iklim melalui daya tahan yang lebih baik. Hal ini tercapai lewat kemitraan strategis dan solusi sirkular.

Menyediakan “Smart Water Grid Analytics Platform” yang Inovatif untuk Badan Pengolahan Air Nasional Singapura

SUEZ baru saja meraih kontrak baru dari PUB, Badan Pengolahan Air Nasional Singapura, untuk mengimplementasikan dan mengelola “Smart Water Grid Analytics Platform” dalam jaringan suplai air. Dengan platform SUEZ AQUADVANCED® Water Networks, sistem mutakhir ini akan ikut memperkuat efisiensi dan daya tahan operasional PUB.

Baca Juga :   Kemenparekraf Hadirkan Pavilion Wonderful Indonesia di ‘MITE 2024’

Smart Water Grid Analytics Platform mendeteksi dan melokalisasi kualitas air dan tekanan air dalam jaringan suplai. Platform ini juga melakukan simulasi akurat dan menganjurkan perbaikan yang perlu ditempuh agar proses pengambilan keputusan menjadi lebih efektif.

PUB akan memperoleh visibilitas yang lebih baik atas kondisi jaringan suplai air berkat alat ukur optimal untuk melakukan simulasi dan antisipasi. Dengan demikian, PUB bisa merumuskan strategi manajemen jaringan yang lebih bersifat global guna mengoptimalkan kegiatan operasional dan kian mempermudah pelanggan.

Fasilitas desalinasi di wilayah Iloilo demi mengatasi kelangkaan air

SUEZ dan JEMCO, perusahaan konstruksi terkemuka di Filipina, berkolaborasi untuk mendesain, membangun, dan mengelola fasilitas desalinasi seawater reverse osmosis (SWRO) berskala besar di Metro Iloilo. Fasilitas ini ingin mengatasi isu kelangkaan air di wilayah tersebut. Dikembangkan Metro Pacific Investment Corporation, fasilitas ini segera menjadi SWRO terbesar di Filipina yang memasok sekitar 66.500 meter kubik air per hari, serta menyuplai air minum untuk hampir 50.000 keluarga dan kebutuhan air industri untuk pembangkit listrik di sekitarnya.

Baca Juga :   WINGS Food Sebarkan Kebaikan Bersama Generasi Muda Indonesia Melalui Acara Halal Bihalal

Proyek ini menjadi kolaborasi terbaru antara SUEZ dan JEMCO setelah kedua perusahaan ini membentuk usaha patungan untuk fasilitas reklamasi air di Kota Muntinlupa, Metro Manila. Dirancang agar beroperasi efisien dengan teknologi canggih SeaDAF™ Filter dari SUEZ, fasilitas ini segera tuntas dalam tempo 24 bulan terhitung awal masa konstruksi.

Meningkatkan pembuangan bebas zat cair dan daur ulang air di Jining Industrial Park

Di Tiongkok, setelah sukses membangun proyek pengolahan air limbah untuk pemerintah kota Qufu, Provinsi Shandong, SUEZ dan Shandong Public melanjutkan kemitraan untuk berinvestasi, membangun, dan mengelola fasilitas pengolahan air limbah industri di Jining New Materials Industrial Park lewat sebuah usaha patungan. Dengan kapasitas harian 10.000 meter kubik, proyek ini memiliki hak pengelolaan selama 30 tahun. Fasilitas ini akan mengubah air limbah dengan salinitas tinggi menjadi air industri untuk sejumlah perusahaan di kawasan industri tersebut. Fasilitas ini juga menargetkan 100% air limbah dapat didaur ulang.

Baca Juga :   Starbucks Adhyaksa Diumumkan sebagai Gerai Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia

Mendukung ambisi Jining New Materials Industrial Park dalam mencapai pembangunan hijau, rendah karbon, dan bermutu tinggi demi menjadi salah satu dari 20 kawasan industri kimia terbaik di Tiongkok, proyek ini akan menghasilkan manfaat positif bagi lingkungan hidup. Fasilitas pengolahan air limbah yang baru ini akan memproduksi sekitar 3,6 juta meter kubik air alternatif per tahun—setara dengan volume 1.500 air yang ditampung kolam renang berstandar Olimpiade. Selain itu, 85% produk garam kristal dari air limbah ini bisa didaur ulang untuk memproduksi sodium sulfate melalui proses pengolahan.

Sabrina Soussan, Chairman & CEO, SUEZ, berkata: “Saya gembira mengumumkan tiga proyek terbaru kami di Asia di Singapore International Water Week. Ajang ini menjadi platform terbaik untuk menjalin kolaborasi dengan instansi publik dan industri. Asia adalah pasar strategis bagi SUEZ. Di Asia, SUEZ juga mengawali kiprahnya lebih dari 70 tahun lalu. Bersama mitra-mitra lokal, kami berkomitmen membuat perkembangan dalam penanganan kendala air dan perubahan iklim lewat solusi inovatif.” (saf)