Scroll untuk baca artikel
Industri

SCG Capai Peringkat ESG Industry Top Rated 2024, Meneguhkan Dedikasi pada Keberlanjutan

65
×

SCG Capai Peringkat ESG Industry Top Rated 2024, Meneguhkan Dedikasi pada Keberlanjutan

Sebarkan artikel ini
SCG berhasil memenangkan peringkat No. 1 ESG Industry Top Rated tahun 2024 dari Morningstar Sustainalytics.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – SCG, perusahaan terkemuka ASEAN asal Thailand, berhasil memenangkan peringkat No. 1 ESG Industry Top Rated tahun 2024 dari Morningstar Sustainalytics. Dari 125 perusahaan yang dinilai dalam kategori Industrial Conglomerate di seluruh dunia, SCG berhasil menempati peringkat teratas, memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan dan praktik bisnis yang bertanggung jawab.

Pencapaian prestisius yang diumumkan pada 17 Januari 2024 ini mencerminkan kinerja luar biasa SCG dalam mendukung keberlanjutan global. Hal ini didorong oleh komitmen perusahaan terhadap inovasi dan solusi ramah lingkungan, seiring dengan implementasi strategi ESG 4 Plus: Mencapai Emisi Nol Bersih, Menghadirkan Industri dan Produk Hijau, Mengurangi Kesenjangan Sosial, dan Mendorong Kolaborasi Plus Kejujuran dan Keterbukaan.

Salah satu fokus keberlanjutan utama SCG adalah mencapai nol emisi gas rumah kaca pada tahun 2050. Target ambisius ini mencerminkan keseriusan perusahaan dalam mengatasi krisis iklim global. SCG berperan aktif dalam pengembangan solusi inovatif yang sejalan dengan tren global, dengan fokus pada memberikan nilai tambah ramah lingkungan kepada pelanggan.

Baca Juga :   Menghitung Cuan Hilirisasi Industri Sawit yang Berlangsung Sejak 2007

Inovasi-inovasi ramah lingkungan yang dikembangkan oleh SCG melibatkan produk seperti semen rendah karbon, green polymers, dan kemasan plastik yang dapat terurai secara alami. SCG terus berkolaborasi dengan ahli di berbagai sektor untuk mengembangkan inovasi rendah karbon, seperti kerjasama dengan Rondo Energy dalam pengembangan teknologi penyimpanan Heat Battery menggunakan energi bersih. SCG juga menjalin kemitraan dengan CubicPV untuk fokus pada inovasi wafer silikon dengan efisiensi tinggi dan panel sel surya, serta dengan Denka untuk mengembangkan teknologi baterai kendaraan listrik.

Di seluruh operasinya, SCG meningkatkan penggunaan energi bersih untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Hal ini termasuk pengurangan penggunaan batu bara dan listrik melalui pemanfaatan panas limbah dari proses produksi dan energi surya. Di Indonesia, pabrik semen SCG menggunakan teknologi Alternative Fuel and Alternative Raw Material (AF/AR) untuk menghasilkan energi dan bahan baku alternatif dari limbah industri. Selain itu, SCG sedang mengembangkan fasilitas Refuse-Derived Fuel (RDF) untuk mengubah sampah perkotaan menjadi energi alternatif melalui metode co-processing di kiln semen.

Baca Juga :   AS menyalahkan Rusia atas jatuhnya pesawat tak berawak di Laut Hitam, Moskow menyangkal

Dalam pemanfaatan tenaga surya, anak perusahaan SCG, KIA Ceramics, berkolaborasi dengan Sun Energy Indonesia untuk menginstalasi atap solar panel di pabriknya. Solar panel ini telah menghasilkan lebih dari 1 GWh energi listrik sejak tahun 2022 dan diharapkan dapat mengurangi emisi Gas Rumah Kaca sebesar 600 ton atau setara dengan menanam 881 pohon. Selain itu, PT Semen Jawa, anak perusahaan SCG lainnya, juga memasang atap solar panel dengan kapasitas 1.410 kWp pada pabriknya di Sukabumi.

Dalam pemanfaatan biogas, anak perusahaan SCG di bidang Packaging, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), menggunakan Sistem Pengolahan Anaerobik untuk menghasilkan biogas dari limbah air. Hasilnya, perusahaan dapat menghemat sekitar 7% penggunaan batu bara dan mengurangi emisi gas rumah kaca sekitar 3% setiap tahunnya.

Baca Juga :   CEO Silicon Valley Bridge Bank Meminta Pelanggan untuk menyetor ulang dana Mereka

Selain dari inisiatif keberlanjutan, SCG juga terus meningkatkan standar operasionalnya dalam aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG). SCG mematuhi standar pelaporan keberlanjutan global seperti GRI, SASB, TCFD, dan Integrated Report, serta proaktif bersiap menghadapi standar baru yang diadopsi secara internasional, seperti International Sustainability Standards Board (ISSB).

Morningstar Sustainalytics, sebagai pemimpin penelitian global dalam ESG, memberikan peringkat kepada lebih dari 16.000 perusahaan di seluruh dunia. Peringkat ini menjadi elemen penting bagi investor dan manajer investasi dalam menganalisis kinerja dan pengambilan keputusan investasi.

Dengan meraih peringkat No. 1 ESG Industry Top Rated, SCG memperkuat komitmennya pada keberlanjutan, menetapkan standar untuk praktik bisnis yang bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan dalam dinamika global yang terus berkembang.(saf)