Scroll untuk baca artikel
Finansial

Danamon Perkuat Dukungan Startup Lewat Forum Bisnis Jepang-ASEAN

3
×

Danamon Perkuat Dukungan Startup Lewat Forum Bisnis Jepang-ASEAN

Sebarkan artikel ini
Dari kiri ke kanan: Nobutake Suzuki (CEO, MUFG Innovation Partners), Reza Iskandar Sardjono (Chief Strategy Officer, PT Bank Danamon Indonesia Tbk), Sonny Sudharyana (Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital), Kenichi Yamato (CEO, Bank of Ayudhya (Krungsri)), Kohei Omori (Head of Japanese Corporate Banking, Bank of Ayudhya (Krungsri)), Palida Artispong (Acting & Managing Director, Krungsri Finnovate Company Limited (KFIN))

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Danamon Indonesia Tbk memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan startup nasional melalui partisipasi pada Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026.

Ajang yang mempertemukan startup, investor, dan korporasi dari Jepang serta negara-negara ASEAN itu dimanfaatkan untuk memperluas akses kolaborasi dan investasi bagi perusahaan rintisan Indonesia.

Dalam forum tersebut, Danamon bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Bank of Ayudhya (Krungsri), Krungsri Finnovate, dan MUFG Innovation Partners (MUIP) menandatangani Letter of Intent (LoI) sebagai langkah awal memperkuat kerja sama pengembangan ekosistem startup lintas negara.

Baca Juga :   Astra Property Perkuat Tiga Pilar Bisnis, Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan

Chief Strategy Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk Reza Iskandar Sardjono mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun konektivitas antara startup Indonesia dengan ekosistem bisnis dan investasi di Jepang melalui jaringan global MUFG.

“Partisipasi Danamon dalam Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026 merupakan bentuk komitmen kami dalam membangun konektivitas ekosistem startup di kawasan ASEAN, khususnya Indonesia, dengan Jepang,” ujar Reza dalam keterangannya.

Penandatanganan LoI tersebut juga berkaitan dengan pengembangan MUIP Garuda Fund, dana ventura korporasi hasil kolaborasi MUFG Innovation Partners, MUFG, dan Danamon.

Baca Juga :   Gelar Literasi Keuangan, Krom Bank Angkat Tema “Dual Lens of Business Outlook 2026”

Dana investasi senilai US$100 juta itu difokuskan untuk mendukung perusahaan rintisan di sektor teknologi dan teknologi finansial (fintech).

Melalui skema tersebut, Danamon berharap dapat memperluas peluang investasi sekaligus membuka akses bagi startup Indonesia untuk menjalin kemitraan dengan investor dan korporasi internasional.

Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026 merupakan agenda tahunan Krungsri yang menjadi bagian dari inisiatif MUFG Global Network dalam mendorong kolaborasi ekonomi dan inovasi di kawasan ASEAN dan Jepang.

Selama penyelenggaraan tahun ini, acara tersebut memfasilitasi lebih dari 500 sesi business matching yang melibatkan lebih dari 90 startup dari enam negara serta sekitar 140 perusahaan dan investor global.

Baca Juga :   Bitmine Kantongi Aset 11,4 Miliar Dolar AS, Kepemilikan Ethereum 4,8 Juta Token

Kegiatan meliputi sesi presentasi startup (pitching), pertemuan bisnis satu lawan satu, pameran, diskusi mengenai tren investasi regional, hingga forum jejaring bisnis.

Menurut Reza, kolaborasi lintas negara menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekosistem startup yang berkelanjutan. Melalui

sinergi dengan para mitra dan dukungan MUIP Garuda Fund, Danamon ingin membuka lebih banyak peluang bagi startup Indonesia untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan daya saing di pasar global.