Scroll untuk baca artikel
Nasional

Mendag Zulkifli Hasan: UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Indonesia

35
×

Mendag Zulkifli Hasan: UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Indonesia

Sebarkan artikel ini
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan saat berdiskusi dengan Pelaku UMKM di Rendang Asese, Padang, Sumatra Barat pada Minggu, (7/7/2024). (Foto: Kemendag)

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar berkembang. UMKM merupakan kunci bagi Indonesia untuk menjadi negara maju dan merupakan tulang punggung ekonomi nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Mendag Zulkifli Hasan setelah kunjungannya dan diskusi dengan para pelaku UMKM di Rendang Asese, Padang, Sumatra Barat, pada Minggu (7/7/2024). Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 pelaku UMKM dari Kota Padang dan sekitarnya.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia karena menyumbang 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 90 persen tenaga kerja. Oleh karena itu, UMKM harus kita dorong agar naik kelas. Jika UMKM dapat merambah pasar internasional, Indonesia siap menjadi negara maju,” kata Zulkifli Hasan.

Baca Juga :   Mentan Andi Amran: Cinta sebagai Fondasi Pertanian Gemilang

Zulkifli Hasan mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam memajukan UMKM. “Kata kuncinya adalah kerja sama. Pemerintah pusat dan daerah mendukung dan membina proses produksi UMKM. Pemerintah daerah melalui dinas perindustrian dan perdagangan diharapkan terus membina agar produk UMKM semakin berkualitas dan dapat diterima di luar negeri,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, Mendag Zulkifli Hasan memaparkan upaya Kemendag dalam memajukan UMKM melalui kerja sama empat pilar: pelaku UMKM, lokapasar (marketplace), ritel modern, serta perbankan dan lembaga pembiayaan ekspor.

“Kemendag akan mempertemukan UMKM dengan lembaga pembiayaan ekspor bagi yang ingin ekspor. Jika membutuhkan modal, Kemendag akan mempertemukan dengan lembaga perbankan. UMKM juga harus mulai melakukan pemasaran di marketplace. Melalui marketplace dan media sosial, UMKM diharapkan dapat meningkatkan transaksi penjualan dan memperluas jangkauan pasarnya,” jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Baca Juga :   Kemenkop UKM Jaring 13,4 Juta Pelaku UMKM Menuju Integrasi Data Tunggal

Kemendag juga akan membantu UMKM untuk menjangkau pembeli di luar negeri. Pelaku UMKM dapat mengirimkan sampel produk ke perwakilan perdagangan di luar negeri untuk dipasarkan.

“Kita memiliki perwakilan di 46 negara mitra dagang. Pelaku UMKM bisa mengirimkan sampel produk untuk meyakinkan pembeli di luar negeri, namun produk yang dikirim harus memiliki kualitas yang baik,” tegas Mendag Zulkifli Hasan.

Dalam pertemuan tersebut, Mendag Zulkifli Hasan juga mengajak pelaku UMKM untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia. Partisipasi ini perlu didukung dan difasilitasi oleh pemerintah daerah.

Baca Juga :   Apa itu Mock Up Pesawat untuk Calon Pramugari dan Pramugara?

“Kita akan menggelar Trade Expo Indonesia pada Oktober mendatang dengan banyaknya pembeli dari berbagai negara. Pelaku UMKM bisa berpartisipasi dalam pameran ini dengan difasilitasi oleh pemerintah daerah,” tambah Mendag Zulkifli Hasan.

Rendang Asese merupakan salah satu pelaku UMKM di Kota Padang yang memproduksi olahan makanan khas Sumatra Barat. Didirikan sejak 2003, UMKM ini telah meraih UKM Award dari Kemendag pada Trade Expo Indonesia 2012.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sumatra Barat, Hansastri, serta Pj Walikota Padang, Andree Harmadi Algamar. Mendag Zulkifli Hasan juga didampingi oleh Plt Sekretaris Jenderal Suhanto dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim. (saf/infopublik.id)