Scroll untuk baca artikel
Headline

INDODAX Dorong Strategi DCA untuk Redam Volatilitas Pasar Kripto

2
×

INDODAX Dorong Strategi DCA untuk Redam Volatilitas Pasar Kripto

Sebarkan artikel ini
Di tengah pergerakan pasar aset kripto yang cenderung sideways, INDODAX mendorong investor untuk menerapkan strategi investasi berbasis konsistensi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) guna meredam risiko volatilitas. Vice President INDODAX Antony Kusuma mengatakan kondisi pasar saat ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk membangun portofolio secara lebih disiplin.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — Di tengah pergerakan pasar aset kripto yang cenderung sideways, INDODAX mendorong investor untuk menerapkan strategi investasi berbasis konsistensi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) guna meredam risiko volatilitas.

Vice President INDODAX Antony Kusuma mengatakan kondisi pasar saat ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk membangun portofolio secara lebih disiplin.

“Dalam kondisi pasar yang cenderung sideways, banyak investor mencoba menebak titik terendah. Padahal, strategi seperti Dollar Cost Averaging dapat menjadi pendekatan yang lebih realistis karena tidak bergantung pada market timing,” ujarnya.

Baca Juga :   Raih Rekor MURI, 1.000 Lebih Petani Panen Melon Davina F1 di Nganjuk

Strategi Akumulasi Bertahap

Dollar Cost Averaging merupakan metode investasi dengan membeli aset secara rutin dalam jumlah tetap pada periode tertentu, tanpa memperhatikan fluktuasi harga.

Pendekatan ini memungkinkan investor mengakumulasi aset secara bertahap. Saat harga turun, jumlah aset yang diperoleh cenderung lebih banyak, sementara saat harga naik, pembelian tetap dilakukan dengan nominal yang sama.

Menurut Antony, mekanisme tersebut membantu menciptakan rata-rata harga beli yang lebih seimbang serta membuka peluang pertumbuhan portofolio dalam jangka panjang.

Baca Juga :   Alibaba Tampilkan Kokpit Cerdas, Kacamata AI, dan Kolaborasi Global di WAIC 2025

Selain itu, strategi ini dinilai dapat membantu investor pemula mengurangi keputusan berbasis emosi, seperti fear of missing out (FOMO), yang kerap muncul saat pasar bergerak fluktuatif.

Tetap Perhatikan Risiko

Meski demikian, INDODAX mengingatkan bahwa DCA tidak sepenuhnya menghilangkan risiko investasi. Investor tetap perlu menyesuaikan strategi dengan kondisi keuangan dan profil risiko masing-masing.

Baca Juga :   PT Pegadaian Menyokong Kesetaraan Gender Melalui Edukasi Keuangan Perempuan

Beberapa hal yang disarankan antara lain menetapkan alokasi dana secara rutin, menghindari keputusan impulsif, serta melakukan evaluasi portofolio secara berkala.

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, INDODAX juga terus mendorong literasi melalui berbagai kanal edukasi, termasuk platform pembelajaran internal perusahaan.

Sebagai platform yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, INDODAX menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ekosistem investasi yang aman, transparan, dan edukatif bagi pengguna.