Scroll untuk baca artikel
Luar Negeri

Helikopter Rusia Berada di Atas Siluet Jet Tempur Su-30

16
×

Helikopter Rusia Berada di Atas Siluet Jet Tempur Su-30

Sebarkan artikel ini
Helikopter Rusia mengacaukan upayanya untuk menipu Ukraina dengan umpan dengan mendaratkan jet tempur yang dicat palsu

BISNISASIA.CO.ID, RUSIA – Rusia memiliki sejarah mengecat pesawat-pesawat umpan di pangkalannya untuk mengelabui Ukraina.

Kementerian pertahanan Inggris mengidentifikasi strategi penipuan ini di salah satu pangkalan di Krimea.

Namun, Rusia memarkir sebuah helikopter di atas umpan di pangkalan itu, sehingga merusak seluruh taktik tersebut.

Rusia telah melukis jet tempur palsu di atas tanah di banyak pangkalan udaranya, sebuah taktik yang relatif sederhana yang tampaknya dimaksudkan untuk mengelabui Ukraina agar menargetkan umpan dan bukannya pesawat yang sebenarnya.

Namun, Moskow juga memiliki kebiasaan aneh untuk mendaratkan helikopternya tepat di atas siluet umpan tersebut.

Menurut sebuah informasi intelijen Barat, yang mengatakan bahwa strategi ini benar-benar melemahkan upaya untuk menipu Ukraina.

Lukisan pesawat tempur palsu ini dipandang sebagai respons terhadap meningkatnya kemampuan Ukraina untuk melakukan serangan rudal dan pesawat tak berawak jarak jauh ke pangkalan-pangkalan Rusia, kata para analis.

Baca Juga :   Pesawat Jet Pribadi Jatuh di Virginia, 5 Orang Tewas

Ini adalah cara yang kasar namun murah bagi Moskow untuk mencoba dan memberikan persenjataan yang masuk dengan target yang salah sehingga menyebabkan kebingungan.

“Sangat mungkin bahwa sebagai hasil dari serangan Ukraina yang terus berhasil di lokasi militer, Rusia telah dipaksa untuk menerapkan sejumlah teknik umpan dan penipuan dalam upaya untuk mengaburkan upaya penargetan Ukraina,” kementerian pertahanan Inggris menilai dalam sebuah pembaruan intelijen pada hari Selasa.

Inggris mengamati praktik ini terjadi di Lapangan Udara Kirovskoe, di bagian timur semenanjung Krimea yang diduduki di mana Rusia mengecat jet-jet tempur umpan pada beton.

Namun, taktik ini juga terlihat di lebih dari selusin pangkalan udara lain milik Moskow.

Memang, pesawat-pesawat umpan telah terlihat di luar Krimea dan di pangkalan-pangkalan yang berada di dalam wilayah kedaulatan Rusia.

Pesawat-pesawat itu muncul dalam citra satelit karena sering kali dicat dengan warna putih, meskipun beberapa di antaranya juga memiliki tanda abu-abu atau biru, dan tidak menimbulkan bayangan, tidak seperti pesawat sungguhan yang diparkir di dekatnya.

Baca Juga :   Pasukan Rusia Serang Ukraina Menggunakan Sepeda Motor Quad Saat Malam Hari

Tren ini menyoroti “tingkat kekhawatiran Rusia akan serangan Ukraina di masa depan dan kemampuan mereka untuk menangkisnya,” kata kementerian pertahanan Inggris.

Namun, kementerian itu menambahkan, “Helikopter Rusia masih secara teratur mendarat di siluet pesawat tempur umpan yang dicat, yang benar-benar merusak upaya penipuan itu.”

Sebuah gambar satelit akhir Februari dari pangkalan Kirovskoe, yang diterbitkan pada hari Selasa oleh kementerian pertahanan Inggris, menunjukkan hal ini: sebuah helikopter Rusia yang berada tepat di atas siluet jet tempur Su-30.

Helikopter itu terlihat jelas membuat bayangan, sementara jet tempur itu tidak memiliki bayangan.

Tidak jelas mengapa Rusia ingin mengekspos umpan-umpannya dengan cara seperti itu.

“Ini juga mengungkapkan urutan pertempuran yang sebenarnya atau kekuatan pesawat di pangkalan udara ini, yang kemungkinan besar berusaha ditutupi Rusia dari gambaran intelijen Ukraina,” kata kementerian pertahanan Inggris.

Baca Juga :   KYIV Duga Pasukan Rusia Gunakan Terminal Starlink Produksi SpaceX

Selain pesawat tempur palsu, perang skala penuh di Ukraina telah menampilkan contoh-contoh kreatif lainnya dari umpan dan taktik tipuan di kedua belah pihak. Mulai dari tank tiup dan peluncur roket kayu hingga reflektor radar yang terbuat dari tong minyak.

Beberapa di antaranya tidak terlalu menarik, tetapi beberapa umpan cukup meyakinkan, sampai-sampai mengundang tembakan musuh.

Militer telah menggunakan taktik seperti senjata yang menyesatkan dan lapangan terbang palsu dalam konflik bersenjata besar seperti Perang Dunia II, Perang Korea, dan Perang Vietnam. Dalam makalah tahun 2020, lembaga pemikir RAND Corporation menunjukkan bahwa tujuan dalam kasus-kasus seperti itu adalah untuk mengarahkan serangan musuh menjauh dari pesawat operasional. (Business Insider)