BISNISASIA.CO.ID, BANDUNG — PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggelar program BCA Berbagi Ilmu (BBI) melalui kuliah umum di Telkom University, Bandung, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Wakil Presiden Direktur BCA, Armand Hartono, sebagai pembicara dengan tema Survival Leadership, dan diikuti lebih dari 500 mahasiswa dari berbagai fakultas.
Armand mengatakan program BBI merupakan bagian dari kontribusi BCA dalam membentuk generasi muda yang kompetitif dan berkarakter di tengah dinamika global.
“Mahasiswa perlu disiapkan menjadi pemimpin yang adaptif dan tangguh untuk menghadapi tantangan masa depan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Dorong Kepemimpinan Adaptif
Dalam pemaparannya, Armand menekankan pentingnya kemampuan adaptasi dan kepemimpinan di era perubahan cepat, termasuk akibat disrupsi teknologi dan transformasi industri.
Program BBI sendiri telah digelar sejak 2023 dan mendapat respons positif dari berbagai perguruan tinggi. Sepanjang 2025, jajaran direksi BCA telah berbagi pengalaman di sembilan kampus dengan total lebih dari 6.300 peserta.
Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai forum pembelajaran, tetapi juga sarana inspirasi bagi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja.
Perkuat Kolaborasi Kampus–Industri
Selain kuliah umum, BCA juga membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendukung pengembangan SDM.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyatakan kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan menjadi kunci dalam mencetak talenta siap kerja.
“Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM Indonesia, baik untuk dunia kerja maupun kewirausahaan,” ujarnya.
Melalui program BBI, BCA menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan SDM sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).











