Scroll untuk baca artikel
Finansial

SeaBank: Nikmati Gaya Hidup Digital, Uang Tetap Aman

3
×

SeaBank: Nikmati Gaya Hidup Digital, Uang Tetap Aman

Sebarkan artikel ini
Deposito digital hadir sebagai jawaban atas tantangan generasi muda dalam

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Ngopi sepulang kerja, langganan platform hiburan, belanja daring, hingga transaksi harian lewat ponsel kini menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian anak muda Indonesia. Gaya hidup serba cepat ini berjalan seiring dengan pesatnya adopsi layanan keuangan digital, di mana hampir seluruh aktivitas keuangan dapat dilakukan hanya dengan beberapa sentuhan layar.

Di tengah arus transaksi yang semakin aktif, tantangan anak muda bukan sekadar menahan konsumsi, melainkan mengelola uang secara sadar agar gaya hidup tetap berjalan tanpa mengorbankan stabilitas keuangan jangka menengah dan panjang.

“Anak muda hari ini sangat aktif dan produktif. Tantangannya bukan sekedar menahan konsumsi, melainkan mengelola uang dengan lebih sadar dan terencana. Dengan pengelolaan yang tepat, gaya hidup bisa tetap berjalan tanpa mengorbankan stabilitas keuangan,” ujar Direktur Keuangan SeaBank Indonesia, Lindawati Octaviani.

Baca Juga :   BCA Kembali Dianugerahi Penghargaan Wajib Pajak 2024

Tren Literasi dan Inklusi Keuangan

Kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan menunjukkan tren positif. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen, menunjukkan semakin banyak masyarakat memahami produk dan layanan keuangan. Namun, peningkatan literasi perlu diiringi praktik pengelolaan keuangan konsisten, terutama bagi generasi muda yang aktif bertransaksi digital.

Kemudahan transaksi digital memberi ruang bagi anak muda menikmati hidup lebih fleksibel. Namun, fokus pada kebutuhan harian dan gaya hidup sering kali membuat perencanaan keuangan jangka menengah berjalan tanpa disadari. Banyak anak muda mengandalkan satu rekening utama untuk berbagai kebutuhan, dari transaksi rutin hingga hiburan, sehingga potensi menabung menjadi terbatas.

Baca Juga :   East Ventures dan SV Investment Umumkan Penutupan Pertama Dana Investasi Asia Tenggara – Korea Selatan

Strategi Pengelolaan Keuangan Sehat

“Pemisahan rekening untuk kebutuhan harian dan simpanan jangka menengah bisa membantu anak muda menata keuangan tanpa mengorbankan gaya hidup,” lanjut Lindawati. Tabungan digital berperan sebagai pusat kendali transaksi harian, sementara simpanan berjangka seperti deposito membantu menahan pencairan impulsif, membangun disiplin finansial, dan menjaga keamanan dana.

Pendekatan ini sejalan dengan cara Gen Z dan Milenial memanfaatkan bank digital sebagai bagian dari gaya hidup. Kemudahan, kecepatan, dan transparansi menjadi alasan utama bank digital semakin lekat dengan keseharian mereka. Tren ini tercermin dari rata-rata transaksi harian di SeaBank yang tercatat lebih dari 10 juta transaksi per hari.

Untuk dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat, deposito digital mulai dipandang sebagai pilihan relevan. Selain menawarkan imbal hasil stabil, karakter berjangka deposito membantu menahan konsumsi impulsif di tengah derasnya transaksi digital.

Baca Juga :   Stanly Raih Pendanaan Pra-Seri A Sebesar 8 Juta Dolar

“Deposito digital kami lihat bukan hanya sebagai produk simpanan, tetapi juga alat bantu membangun kebiasaan finansial yang sehat. Ini cocok bagi anak muda yang ingin tetap menikmati hidup, sambil memastikan sebagian uangnya bekerja dengan aman,” tutup Lindawati.

Di balik kemudahan layanan digital, keamanan tetap menjadi fondasi utama. SeaBank beroperasi sebagai bank berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, serta berada di bawah pengawasan Bank Indonesia.

Dengan pendekatan yang lebih sadar dan terencana, anak muda dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir, sambil menyiapkan fondasi keuangan yang lebih stabil untuk masa depan.