Scroll untuk baca artikel
Otomotif

ENTREV Apresiasi Media atas Peningkatan Literasi Kendaraan Listrik

3
×

ENTREV Apresiasi Media atas Peningkatan Literasi Kendaraan Listrik

Sebarkan artikel ini
Pemerintah terus Dalam momentum Hari Pers Nasional, ENTREV menyampaikan apresiasi kepada media nasional dan lokal atas kontribusinya dalam menyebarkan informasi dan perkembangan kendaraan listrik kepada publik. ENTREV menilai kolaborasi antara pelaku industri dan media menjadi faktor penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait inovasi, manfaat, serta transformasi menuju mobilitas rendah emisi

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Dalam momentum Hari Pers Nasional, ENTREV menyampaikan apresiasi kepada media nasional dan lokal atas kontribusinya dalam menyebarkan informasi dan perkembangan kendaraan listrik kepada publik.

ENTREV menilai kolaborasi antara pelaku industri dan media menjadi faktor penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait inovasi, manfaat, serta transformasi menuju mobilitas rendah emisi.

Pemberitaan yang konsisten dan edukatif dinilai berdampak signifikan terhadap meningkatnya kesadaran publik mengenai kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas masa depan sekaligus bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim dan polusi udara.

Baca Juga :   Mazda EZ-60, SUV Listrik Canggih Siap Mejeng di Dealer Tiongkok

Berdasarkan data Korlantas Polri, hingga Februari 2026 jumlah Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia mencapai 393.031 unit. Angka tersebut terdiri dari 231.221 unit sepeda motor listrik, 159.829 unit mobil pribadi, 679 unit bus listrik, 798 unit mobil barang, dan 87 unit kendaraan khusus.

Capaian ini dinilai tidak terlepas dari peran aktif media yang menghadirkan pemberitaan positif, informatif, dan berimbang mengenai perkembangan kendaraan listrik, sehingga mendorong peningkatan kepercayaan serta minat masyarakat terhadap teknologi ramah lingkungan tersebut.

Baca Juga :   Waymo Integrasikan Teknologi Mengemudi Otonom dalam IONIQ 5

ENTREV National Project Manager, Nasrullah Salim, menegaskan bahwa media memiliki fungsi strategis dalam membentuk persepsi publik.

“Media bukan sekadar menyampaikan berita, tetapi juga membentuk cara pandang masyarakat terhadap perubahan besar seperti era kendaraan listrik. Kami mengapresiasi rekan-rekan jurnalis yang menghadirkan narasi akurat, berimbang, dan edukatif,” ujarnya.

Selain itu, Eriell dari ENTREV menambahkan bahwa media telah membantu masyarakat memahami kendaraan listrik sebagai solusi nyata, bukan sekadar wacana.

Baca Juga :   GWM SUV Wey 07 untuk Pasar Luar Negeri Bisa Dipesan, Berapa Harganya?

Menurut ENTREV, kejelasan informasi mengenai kebijakan insentif, perkembangan teknologi, hingga pengalaman pengguna menjadi jembatan penting antara industri, regulator, dan publik. Media juga dinilai berperan dalam mengurangi miskonsepsi serta membuka ruang dialog konstruktif antar pemangku kepentingan.

Ke depan, ENTREV berharap sinergi dengan media nasional dan lokal dapat terus diperkuat guna menghadirkan informasi yang inspiratif serta mendorong partisipasi publik dalam membangun ekosistem mobilitas berkelanjutan di Indonesia.