Scroll untuk baca artikel
Nasional

USTDA Hibahkan 2 Juta Dolar AS untuk Pembangunan IKN

38
×

USTDA Hibahkan 2 Juta Dolar AS untuk Pembangunan IKN

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN). (Foto: ikn.go.id)

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – USTDA (United States Trade and Development Agency) memberikan hibah senilai 2 Juta Dolar AS untuk mendukung pembangunan Nusantara, sebagai wujud dari komitmen mereka dalam mempromosikan pembangunan berkelanjutan di wilayah Nusantara.

“USTDA dengan sungguh-sungguh berkontribusi dengan hibah senilai 2 Juta Dolar AS untuk memberikan bantuan teknis, spesifikasi teknis, dokumen pengadaan, serta strategi dalam mengembangkan infrastruktur yang cerdas, berkelanjutan, dan ramah lingkungan di Nusantara,” ungkap Enoh Ebong, Direktur USTDA dalam Forum Bisnis Ibu Kota Baru Indonesia yang diadakan di Hotel Four Seasons Jakarta pada hari Kamis (7/3/2024).

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono, mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara IKN dan USTDA. Menurut Bambang, untuk membangun kota yang cerdas seperti Nusantara, penting untuk memiliki mitra yang memiliki teknologi terkini.

Baca Juga :   Inovasi Kereta Otonom di IKN: Langkah ke Depan dalam Transportasi Masa Depan

“Dalam menghadapi perubahan teknologi yang cepat, kita memerlukan mitra yang tidak hanya memahami kebutuhan akan infrastruktur cerdas, tetapi juga memiliki kesiapan teknologi yang mutakhir. Kerja sama dengan USTDA merupakan langkah penting dalam menggapai tujuan ini,” ujar Bambang.

USTDA menegaskan bahwa bantuan yang diberikan akan mengutamakan pendekatan ramah lingkungan yang sejalan dengan prinsip-prinsip pembangunan yang dipegang teguh oleh Otorita IKN.

Baca Juga :   Amerika Serikat dan Pemerintah Indonesia Rayakan Keberhasilan Kerja Sama Tata Kelola

“Kami di USTDA sungguh terkesan dengan visi dan pendekatan pembangunan yang dipegang teguh oleh OIKN. Kami akan memastikan bahwa bantuan yang kami berikan tidak hanya memperkuat aspek teknis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat setempat,” kata Ebong.

Pendapat yang senada juga disampaikan oleh Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Prof. Mohammed Ali Berawi, M.Eng.Sc., Ph.D. Menurutnya, IKN membuka pintu selebar-lebarnya bagi investasi dengan prinsip-prinsip pembangunan yang hijau, cerdas, dan berkelanjutan di Nusantara.

“Kami memberikan prioritas bagi investasi yang mengusung teknologi cerdas dan komitmen terhadap lingkungan. Ini termasuk dalam berbagai bidang seperti tata kelola cerdas, transportasi dan mobilitas, kehidupan cerdas, sumber daya alam dan energi, industri cerdas, sumber daya manusia, serta lingkungan dan infrastruktur cerdas,” jelas Berawi.

Baca Juga :   Lebaran 2024, Kemenhub Kembali Gelar Program Mudik Gratis Sepeda Motor

Sebelumnya, USTDA telah menggelar lokakarya bersama Otorita IKN di tempat yang sama pada Senin hingga Rabu (4-6/3/2024) dengan tema “Lokakarya Pengadaan dan Manajemen Proyek Nusantara”. Lokakarya ini bertujuan untuk memperkenalkan praktik terbaik dalam skala global terkait pengadaan dan manajemen proyek. Topik yang dibahas meliputi manajemen proyek, kemitraan pemerintah-swasta, pengadaan berkelanjutan, dan pembangunan kota cerdas. (saf/infopublik.id)