Scroll untuk baca artikel
Luar Negeri

Pesawat Kargo FedEx Mendarat Darurat Tanpa Menggunakan Roda Depan di Turki

16
×

Pesawat Kargo FedEx Mendarat Darurat Tanpa Menggunakan Roda Depan di Turki

Sebarkan artikel ini
Pada tanggal 8 Mei 2024, sebuah pesawat FedEx Boeing 767F mendarat tanpa nose gear di Bandara Istanbul dan berhenti di area yang tidak beraspal sehingga pesawat tersebut tidak dapat beroperasi.

BISNISASIA, TURKI – Sebuah pesawat FedEx Boeing 767F mendarat tanpa nose gear di Bandara Istanbul dan berhenti di area yang tidak beraspal sehingga pesawat tersebut tidak dapat beroperasi, Rabu (8/5/2024).

Pesawat kargo FedEx Boeing 767-300F dengan registrasi N110FE tersebut mengoperasikan penerbangan FX6238 dari Bandara Paris-Charles de Gaulle (CDG) ke Bandara Istanbul (IST) di Turki.

Namun saat  kru mengalami masalah saat memasang roda pendaratan hidung pesawat.

Baca Juga :   Dubai Dilanda Banjir, Landasan Pacu Bandara Tergenang

Pilot melakukan lintasan rendah di atas landasan pacu di Bandara Istanbul untuk inspeksi visual.

Meskipun terjadi kerusakan pada roda pendaratan, pilot berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat di landasan pacu 16R di Bandara Istanbul.

Kru darurat bersiaga dan tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Pesawat jenis Boeing 763 dengan tanda registrasi N110FE milik FedEx Airlines melaporkan informasi kepada unit ATC Bandara Istanbul bahwa roda pendaratan depan tidak terbuka karena kegagalan hidrolik sesuai dengan pernyataan pilot pada pukul 07.55 waktu setempat dan roda pendaratan depan mendarat di landas pacu 16R dalam kondisi tertutup pada pukul 08.17 waktu setempat dan tetap berada di landas pacu.”

Baca Juga :   GAC International dan WTCA Teken MoU Kolaborasi Produksi Model Mobil CKD di Malaysia

Laporan awal menunjukkan potensi hilangnya tenaga hidrolik mungkin menjadi penyebab di balik kegagalan roda pendaratan.

Hal ini dikarenakan roda pendaratan hidung tetap tertarik selama pendaratan, dan kedua pintu roda pendaratan hidung dan utama tetap terbuka.

Baca Juga :   Pemerintah Belanda Habiskan 180 Juta Dolar AS Tangani Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines Tahun 2014

Pesawat yang terlibat, Boeing 767-300SF dengan registrasi N110FE, diproduksi pada tahun 2014.

Pesawat B767F dilaporkan melayang sejauh 370 meter setelah mendarat.

Otoritas penerbangan Turki telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut untuk menentukan penyebab pasti kegagalan roda pendaratan.

FedEx bekerja sama dengan penyelidikan dan akan bekerja untuk memastikan pemindahan pesawat dengan aman dari area yang tidak beraspal dan meminimalkan gangguan pada operasi bandara.