Scroll untuk baca artikel
Finansial

Jadi Bank Digital Pertama di 2024 Bagikan Dividen, AMAR Optimis Terus Tumbuh  

16
×

Jadi Bank Digital Pertama di 2024 Bagikan Dividen, AMAR Optimis Terus Tumbuh  

Sebarkan artikel ini
Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian 

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA –  PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) mengumumkan jadwal pembagian dividen tunai sebesar Rp 55miliar atau setara dengan Dividend Payout Ratio sebesar 31% dari laba bersih perseroan di 2023 sebesar Rp 177,9 miliar.

Pengumuman ini disampaikan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024 (RUPS) Amar Bank yang diselenggarakan pada Rabu, 29 Mei 2024.

Pengumuman ini juga menjadikan Amar Bank sebagai bank digital pertama di 2024 yang membagikan dividen di tengah dinamika industri perbankan digital tanah air, menandai optimisme perseroan untuk terus tumbuh di tahun 2024 dan tahun-tahun berikutnya.

 Perseroan akan membagikan dividen yang berjumlah Rp3,03 per lembar saham kepada para pemegang saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai. Pembayaran dividen tunai diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham perseroan yang berhak atas dividen tunai, dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dilakukan paling lambat pada Kamis, 6 Juni 2024.

Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian menyampaikan “Sebagai pionir perbankan digital, kami bangga bahwa Amar Bank menjadi bank digital pertama yang membagikan dividen di tahun 2024.

Terlebih hal ini dapat dilakukan di tengah dinamika industri perbankan digital serta fintech yang semakin kompetitif selama dua-tiga tahun terakhir. Perseroan berhasil meningkatkan kinerja dan laba di sepanjang tahun 2023 serta awal 2024 dengan terus fokus berinovasi melayani segmen ritel dan UMKM melalui berbagai produk dan layanan unggulan kami. Pembagian dividen ini juga sebagai bentuk komitmen kepada para investor dan shareholders, atas keyakinan kami untuk terus tumbuh kedepannya.”

 Lebih lanjut, berikut jadwal pembagian dividen tunai tahun buku 2023 yang telah dipublikasikan melalui website perseroan dan website Bursa Efek Indonesia.

●        Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 6 Juni 2024

●        Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 7 Juni 2024

●        Cum Dividen di Pasar Tunai: 10 Juni 2024

●        Ex Dividen di Pasar Tunai: 11 Juni 2024

●        Recording Date Daftar Pemegang Saham yang Berhak atas Dividen Tunai: 10 Juni 2024

●        Pembagian Dividen Tunai: 28 Juni 2024

 Optimisme perseroan juga didasari oleh kinerja pada 2023 dan awal 2024 yang menggambarkan pertumbuhan bisnis yang signifikan di tengah dinamika makro ekonomi dan gejolak geopolitik. Perseroan berhasil terus menyalurkan kredit dengan total Rp 2,74 triliun di sepanjang kuartal pertama 2024, dengan 52% dari pinjaman tersebut ditujukan kepada UMKM.

Kinerja tersebut mencerminkan segmen bisnis Amar Bank yang semakin luas, terlebih rata-rata pinjaman industri fintech lending ke sektor produktif baru mengambil porsi 33,61% dari total pembiayaan fintech lending pada Maret 2024 berdasarkan data OJK.

Terpisah, Leonardo Lijuwardi, Equity Research Analyst NH Korindo Sekuritas memberikan penilaian yang menarik terhadap langkah strategis Amar Bank yang didukung oleh fundamental yang solid, “Apabila di-compare dengan beberapa kompetitor ternama di industri perbankan digital, AMAR mampu menyalurkan dividen pasca berhasil mencetak kinerja turn-around. Langkah ini juga diperkuat dengan impresifnya pertumbuhan NIM dan kualitas aset yang sehat.”

Sebelumnya, Amar Bank berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp177,9 miliar sepanjang 2023, tumbuh 214,5% secara tahunan (year-on-year).

Kinerja positif ini pun dilanjutkan di awal kuartal pertama 2024 dengan kinerja keuangan yang solid. Amar Bank berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 48,86 miliar pada Q12024, tumbuh 41,9% secara tahunan (year-on-year); sebuah kinerja kuartal pertama terbaik dibandingkan dengan kuartal pertama tahun sebelum-sebelumnya.

 

Baca Juga :   TRGU Bukukan Pendapatan Rp5,87 Triliun, Tumbuh 63 Persen Dibanding tahun 2023