Scroll untuk baca artikel
Headline

Gara-gara Tanda Larangan Merokok di Toilet Pesawat,  United Airlines Tangguhkan 5 Penerbangan Airbus A321neo 

40
×

Gara-gara Tanda Larangan Merokok di Toilet Pesawat,  United Airlines Tangguhkan 5 Penerbangan Airbus A321neo 

Sebarkan artikel ini
Prisma by Dukas via Getty Images

BISNISASIA.CO.ID, AMERIKA SERIKAT – United Airlines menangguhkan sementara armada pesawat baru mereka, Airbus A321neo.

Dilansir dari Gizmodo, penangguhan ini tidak ada hubungannya dengan keselamatan, seperti halnya dalam kontroversi Boeing baru-baru ini tapi pesawat yang melanggar peraturan tahun 1990 mengenai tanda larangan merokok.

Peraturan tahun 1990 mensyaratkan bahwa tanda larangan merokok yang ditemukan di pesawat harus dioperasikan secara manual oleh awak kabin.

Nah, Airbus A321neo dirancang  menampilkan perangkat lunak yang secara otomatis menampilkan tanda tersebut selama penerbangan, sehingga awak kabin tidak perlu menyalakannya dan mematikannya.

Baca Juga :   Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bersinar di Tengah Kelesuan Perekonomian Global

Sementara itu, merokok sendiri sudah sepenuhnya dilarang baik dalam penerbangan domestik maupun internasional hampir 25 tahun yang lalu.

Sistem tanda otomatis bukan hal baru.

Banyak perusahaan penerbangan mengabaikan peraturan tahun 1990 ini dengan mengajukan pengecualian kepada Otoritas Penerbangan Federal.

United mengajukan pengecualian ini atas nama seluruh armadanya pada tahun 2020, yang disetujui, namun Airbus A321neo  tidak termasuk dalam perlindungan pengecualian itu.

Baca Juga :   Presiden Prioritaskan Bantuan Pangan sebagai Solusi Tanggulangi Krisis

Pesawat-pesawat ini baru mulai terbang dua bulan yang lalu.

United sedang meminta izin dari FAA untuk menambahkan Airbus A321neo ke dalam pengecualian yang sudah ada.

Badan federal telah memberi izin kepada United untuk terbang dengan armada A321neo-nya, lima pesawat dalam total, sambil mengevaluasi permintaan ini.

“Seperti yang dicatat FAA, ini bukan masalah keselamatan penerbangan. Lima A321neo kami sempat tidak beroperasi, Senin saat kami menyelesaikan masalah ini dengan FAA, mengakibatkan beberapa keterlambatan tetapi tidak ada pembatalan karena kami menggantikan penerbangan itu dengan jenis pesawat lain dalam upaya untuk meminimalkan gangguan bagi pelanggan kami,” tulis United dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga :   Jelang Pemilu Compas.co.id Temukan Anomali Penjualan Minyak Goreng Menurun 11%

Hanya ada satu pertanyaan yang tersisa untuk ditanyakan.

Biaya sekitar 130 juta dolar AS untuk memproduksi hanya satu pesawat A321neo, jadi United menghabiskan 650 juta dolar AS untuk membuat armada ini.