Scroll untuk baca artikel
Industri

Bakti BCA Dorong Produk UMKM Indonesia Go International

53
×

Bakti BCA Dorong Produk UMKM Indonesia Go International

Sebarkan artikel ini
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senantiasa berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM), termasuk untuk melakukan ekspor. Melalui payung Bakti BCA, perseroan berkolaborasi dengan pemerintah untuk menyelenggarakan program “UMKM Binaan Go Export” pada tahun 2023.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senantiasa berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM), termasuk untuk melakukan ekspor. Melalui payung Bakti BCA, perseroan berkolaborasi dengan pemerintah untuk menyelenggarakan program “UMKM Binaan Go Export” pada tahun 2023.

 Program tersebut menghadirkan rangkaian pendampingan, dimulai dari pelatihan perdagangan ekspor bagi 60 pelaku usaha UMKM terkurasi di Semarang dan Yogyakarta, bekerja sama dengan Pusat Pelatihan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan RI. Pelatihan ini mencakup sejumlah materi yang akan mempersiapkan para peserta UMKM untuk membawa produknya ke kancah internasional, antara lain peningkatan kualitas produk, identifikasi potensi pasar ekspor, pemahaman akses ekspor, hingga simulasi transaksi luar negeri.

Selain pelatihan, program “UMKM Binaan Go Export” juga mendorong partisipasi UMKM pada sejumlah event besar, termasuk melakukan business matching. Upaya ini salah satunya diwujudkan melalui menghadirkan sejumlah UMKM binaan, termasuk Desa Bakti BCA, pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2023.

Sebagai hasil dari pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan, salah satu UMKM peserta program “UMKM Binaan Go Export” asal Yogyakarta, Wastraloka, berhasil menembus pasar ekspor dengan menjual produknya ke Tiongkok. Pemilik Wastraloka, Eni Anjayani, mengaku sangat bersyukur dengan kehadiran BCA yang membantu usahanya menembus pasar internasional. Pasalnya, hanya setelah mengikuti pendampingan dari BCA, Wastraloka berhasil melakukan ekspor.

 “Kalau dari BCA, kami merasa sangat terbantu. Kami sebelumnya pernah mengikuti program sejenis yang diadakan lembaga lain, tapi hasilnya masih ekspor secara tidak langsung. Ketika ada tawaran dari BCA, kami berkomitmen untuk serius, karena sebelumnya kita ikut program sejenis, tapi tidak kunjung tembus ekspor sendiri,” ungkap Eni Anjayani dalam sesi mini studio BCA Expoversary 2024 bertajuk “Bakti BCA untuk UMKM Go Export”.

 EVP Bisnis Commercial & SME BCA Freddy Iman mengaku sangat senang Wastraloka dapat melakukan ekspor, dan saat ini dalam proses repeat order ke Tiongkok. BCA turut mendampingi Wastraloka melalukan ekspor perdananya dengan menjual produknya kepada diaspora Indonesia di Tiongkok bernama Warisan Roemah Indonesia (WRI).

“BCA turut mendorong UMKM supaya bisa membuka pasar ekspor, dengan mengenalkan UMKM kepada pasar potensial. Salah satu upayanya adalah dengan keikutsertaan UMKM di pameranpameran seperti Trade Expo Indonesia 2023 dan BCA Expoversary 2024. Pada event-event tersebut, UMKM binaan bisa memperoleh respon tentang produknya, langsung dari pembeli. Jadi mereka bisa mengerti, bagaimana caranya meningkatkan kualitas atau kuantitas secara berkesinambungan. Tujuannya agar tetap sustain menghasilkan produk yang berkualitas,” ucap Freddy.

 EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menyampaikan selain program “UMKM Binaan Go Export”, Bakti BCA juga memberikan pembinaan bagi sejumlah desa wisata, termasuk mendorong perkembangan UMKM di dalamnya. Upaya itu berupa pelatihan manajemen keuangan dan strategi pengembangan usaha, hingga pengenalan marketplace. Perseroan juga senantiasa mendorong perluasan pasar bagi produk UMKM Desa Bakti BCA, salah satunya melalui partisipasi pada sejumlah event nasional dan internasional, termasuk perayaan Hari Batik di kantor pusat Bank Dunia di Washington D.C.

 Melalui pembinaan secara berkelanjutan, pada tahun 2023 lalu, kami bersyukur dua Desa Bakti BCA, yaitu Desa Wisata Taro dan Desa Wisata Hijau Bilebante, terpilih mewakili Indonesia pada ajang Best Tourism Village UNWTO 2023 kategori Update Programme. Ke depan, kami akan konsisten menjalankan masterplan dari Bakti BCA, yaitu memberikan impact kepada masyarakat, lingkungan, budaya dan sebagainya,” papar Hera.

Baca Juga :   Dari Canon untuk Kampoeng Wirausaha, Dukung Pelaku UMKM Beralih ke Teknologi Digital