Scroll untuk baca artikel
Nasional

AdaKami Turun Langsung Dukung Pemulihan Korban Banjir di Sumatera

2
×

AdaKami Turun Langsung Dukung Pemulihan Korban Banjir di Sumatera

Sebarkan artikel ini
Aktivitas dapur umum dalam program AdaKami Peduli bekerja sama dengan BenihBaik. Masyarakat bersama relawan menyiapkan dan mendistribusikan makanan bagi warga terdampak banjir di Kota Lintang, Kabupaten Aceh Tamiang.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025 menimbulkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat.

Untuk mendukung proses pemulihan, AdaKami bekerja sama dengan BenihBaik.com menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar melalui program AdaKami Peduli.

Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya melalui penyediaan dapur umum dan fasilitas sanitasi darurat.

Penyaluran dilakukan di enam wilayah di Aceh, yakni Kampung Durian Dusun Subur, Dusun Mesjid, Desa Blang Cut, Gampong Alue Ie Mirah, Dusun Pasi, dan Kota Lintang.

Baca Juga :   Dari Minuman Tradisional hingga Agrowisata, AdaKami Dukung 8 UMKM Lokal Sepanjang 2025

Dapur umum disiapkan untuk melayani hingga 100 orang per hari dengan tiga kali waktu makan.

Sementara itu, fasilitas sanitasi darurat dilengkapi tandon air bersih berkapasitas 5.000 liter beserta sarana pendukung lainnya di setiap titik bantuan.

Program bantuan ini dilaksanakan secara bertahap sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026, berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan masyarakat di lapangan dan koordinasi dengan mitra pelaksana.

Pendekatan tersebut ditujukan agar bantuan yang diberikan benar-benar relevan dengan kondisi warga terdampak.

Direktur Utama AdaKami, Bernardino Vega, mengatakan respons perusahaan diarahkan pada dua fokus utama.

Baca Juga :   Banjir Bandang di Ternate, Menewaskan 16 Orang dan Tiga Warga dalam Pencarian

Pertama, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, dan kedua, pengurangan tekanan finansial bagi pengguna terdampak bencana agar proses pemulihan berjalan lebih seimbang.

Sebagai bagian dari dukungan pemulihan ekonomi, AdaKami juga memberikan relaksasi pinjaman bagi pengguna di wilayah terdampak melalui opsi restrukturisasi, sesuai ketentuan yang berlaku dan sejalan dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kebijakan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban finansial masyarakat pascabencana.

Direktur Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi OJK, Indra, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif tersebut.

Baca Juga :   Oradian Resmi Masuk Pasar Indonesia, Jadi Anggota Internasional Pertama AFTECH

Menurutnya, lembaga jasa keuangan yang sehat dan berkelanjutan adalah yang mampu menyeimbangkan kinerja keuangan dengan inovasi, kepatuhan, dan kepedulian sosial.

Founder & CEO BenihBaik.com, Andy F. Noya, menambahkan bahwa meskipun kondisi banjir mulai surut, kebutuhan dasar masyarakat masih menjadi tantangan.

Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan akses pangan dan sanitasi tetap tersedia selama masa pemulihan.

Melalui pendekatan kolaboratif bersama mitra dan regulator, AdaKami berharap dapat terus berkontribusi secara berkelanjutan dan relevan bagi masyarakat, khususnya di tengah situasi darurat dan masa pemulihan pascabencana.