BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Di tengah pertumbuhan industri layanan pendanaan bersama berbasis teknologi (P2P lending), aspek tata kelola perusahaan, transparansi, dan perlindungan konsumen menjadi faktor yang semakin menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penyedia layanan keuangan digital.
Komitmen tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) meraih penghargaan Top Company in Transparent & Responsible P2P Lending dalam ajang Indonesia Top Companies Recognition 2026 yang diselenggarakan Bloomberg Technoz bersama Indonesia Data. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan temuan dan penilaian Indonesia Data terhadap preferensi konsumen.
Direktur Keuangan AdaKami, Valentina Juveline, mengatakan penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas upaya perusahaan dalam menghadirkan layanan pembiayaan digital yang mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik, inovasi, dan perlindungan konsumen.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan pembiayaan digital yang mengedepankan tata kelola yang baik, pelindungan konsumen, dan inovasi yang bertanggung jawab. Pencapaian ini juga menjadi motivasi untuk terus menghadirkan layanan yang bertanggung jawab dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Valentina dalam keterangan resmi.
Sebagai penyelenggara layanan pendanaan bersama yang telah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), AdaKami menyatakan terus memperkuat kualitas layanan melalui penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan.
Perusahaan juga memanfaatkan berbagai teknologi digital, seperti electronic Know Your Customer (e-KYC), artificial intelligence (AI), dan big data untuk mendukung proses analisis risiko, sehingga penyaluran pembiayaan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran sesuai profil risiko pengguna.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga kualitas portofolio pembiayaan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan di tengah persaingan industri fintech lending.
Selain memperkuat infrastruktur teknologi, AdaKami juga menjalankan berbagai program literasi keuangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan layanan keuangan digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Program edukasi tersebut dinilai penting untuk mendukung penguatan perlindungan konsumen sekaligus mendorong inklusi keuangan yang berkelanjutan, seiring meningkatnya adopsi layanan keuangan berbasis digital di Indonesia.
Penghargaan yang diterima AdaKami menjadi salah satu indikator meningkatnya perhatian pelaku industri terhadap penerapan praktik bisnis yang transparan dan akuntabel. Bagi industri fintech, penguatan tata kelola dan manajemen risiko dinilai menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan pengguna sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem keuangan digital nasional.











