Scroll untuk baca artikel
Finansial

BELL Catat Laba Naik 22% di Kuartal I-2026, Segmen Seragam Melonjak

2
×

BELL Catat Laba Naik 22% di Kuartal I-2026, Segmen Seragam Melonjak

Sebarkan artikel ini
T Trisula Textile Industries Tbk (BELL) membukukan peningkatan laba bersih sebesar 22% pada kuartal I-2026, ditopang lonjakan kinerja segmen seragam. Berdasarkan laporan perseroan, PT Trisula Textile Industries Tbk mencatat laba sebesar Rp4,16 miliar pada periode Januari–Maret 2026. Sementara itu, pendapatan tercatat Rp153,28 miliar, tumbuh tipis dibandingkan Rp151,41 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) membukukan peningkatan laba bersih sebesar 22% pada kuartal I-2026, ditopang lonjakan kinerja segmen seragam.

Berdasarkan laporan perseroan, PT Trisula Textile Industries Tbk mencatat laba sebesar Rp4,16 miliar pada periode Januari–Maret 2026. Sementara itu, pendapatan tercatat Rp153,28 miliar, tumbuh tipis dibandingkan Rp151,41 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja positif tersebut didorong oleh pertumbuhan signifikan pada segmen seragam yang mencatatkan penjualan Rp40,11 miliar atau melonjak 209% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Baca Juga :   HUT ke-67, BCA Beri Beragam Promo, Diskon 67%, hingga Layanan Kesehatan Gratis

Direktur Utama BELL Karsongno Wongso Djaja mengatakan capaian awal tahun ini menjadi modal penting untuk menjaga momentum pertumbuhan.

“Kami bersyukur BELL mencatatkan kinerja positif di awal tahun ini. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun,” ujarnya.

Segmen Manufaktur Tetap Dominan

Di sisi lain, segmen manufaktur masih menjadi kontributor utama pendapatan dengan nilai Rp90,24 miliar, atau tumbuh sekitar 3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga :   PMI Manufaktur Indonesia Konsisten Ekspansi selama 31 Bulan Berturut-turut

Perseroan menilai peningkatan pada segmen seragam mencerminkan kuatnya permintaan, terutama dari sektor korporasi dan institusi.

Untuk menjaga tren tersebut, BELL berfokus mengoptimalkan kapasitas pabrik garmen yang berlokasi di Solo serta membidik peluang kontrak baru di segmen seragam korporasi dan produk jadi.

Selain itu, sejumlah kontrak yang telah diamankan saat ini tengah dalam tahap produksi dan diharapkan dapat menopang kinerja ke depan.

Baca Juga :   SANY Catat Pendapatan 12,49 Miliar Dolar AS, Pasar Global Jadi Penopang

Perkuat Inovasi dan Kualitas

Di tengah tantangan daya beli yang belum sepenuhnya pulih, BELL tetap mengedepankan strategi peningkatan kualitas dan inovasi produk.

Perseroan melakukan peremajaan mesin secara bertahap serta memperkuat pengembangan riset melalui Trisula Innovation Center sebagai platform inovasi dan kolaborasi.

Langkah tersebut juga didukung fleksibilitas dalam memenuhi pesanan yang bersifat kustom, sehingga memperkuat daya saing perusahaan di industri tekstil.