Scroll untuk baca artikel
Industri

PGE Area Kamojang Rampungkan Proyek Pemipaan Sumur Produksi Panas Bumi

1
×

PGE Area Kamojang Rampungkan Proyek Pemipaan Sumur Produksi Panas Bumi

Sebarkan artikel ini
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Kamojang kembali mencatatkan capaian strategis dengan berhasil merampungkan proyek pemipaan sumur produksi KMJ-19.5 dan KMJ-30.3 pada Selasa (17/02/2026).

BISNISASIA.CO.ID, BANDUNG – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Kamojang kembali mencatatkan capaian strategis dengan berhasil merampungkan proyek pemipaan sumur produksi KMJ-19.5 dan KMJ-30.3 pada Selasa (17/02/2026).

Penyelesaian proyek ini meningkatkan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang sebesar 23,8 megawatt (MW), sekaligus memperkuat keandalan pasokan listrik berbasis panas bumi di wilayah Kamojang dan Jawa Barat.

Capaian ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PGE dalam mengoptimalkan potensi panas bumi serta menjaga kinerja operasional pembangkit agar tetap andal dan efisien.

Proyek pemipaan semakin memperkuat keandalan pasokan listrik berbasis panas bumi di Kamojang yang memiliki total daya terpasang 235 MW dari lima unit PLTP.

Baca Juga :   BRIN : Pusaran Angin pada Kejadian Ekstrem di Rancaekek Sulit Diprediksi

Dengan dukungan infrastruktur yang semakin optimal, operasional pembangkit dapat berjalan lebih efisien dalam memenuhi kebutuhan listrik.

Melalui pencapaian ini, PGE Area Kamojang kembali menegaskan perannya dalam mengakselerasi transisi energi Indonesia menuju sistem kelistrikan yang lebih bersih, andal, dan berkelanjutan.

General Manager PGE Area Kamojang I Made Budi Kesuma Adi Putra menyampaikan bahwa keberhasilan proyek ini merupakan bagian dari langkah konkret perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional.

“Setiap peningkatan pasokan uap panas bumi memperkuat kontribusi energi baru dan terbarukan (EBT) terhadap bauran energi nasional. Selama ini, PLTP Kamojang telah memasok listrik untuk lebih dari 260.000 rumah tangga selama 24 jam sehari tanpa bergantung pada sinar matahari, cuaca, maupun bahan bakar fosil,” ujarnya dalam keterangan yang diberikan di Kabupaten Bandung, Kamis (05/03/2026).

Baca Juga :   PGE dan Zorlu Enerji Sepakati Studi Bersama Pengembangan Panas Bumi

Dikatakan, dengan rampungnya proyek pemipaan ini, kami semakin semangat dalam menyediakan pasokan energi bersih yang andal bagi masyarakat Kamojang dan Jawa Barat, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Hingga September 2025, produksi listrik dari Kamojang mencapai 1.326 gigawatt hour (GWh), tertinggi di antara seluruh WKP PGE.

Operasi bersih ini juga berkontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi karbon hingga 1,22 juta ton CO₂ per tahun, sejalan dengan upaya Indonesia mencapai Net Zero Emission pada 2060.

Baca Juga :   Citicore Renewable Energy Corporation Resmikan Kontrak Pengadaan Panel Surya 2 GW dengan Trinasolar

Saat ini PGE juga tengah mengoptimalkan pemanfaatan uap dari sumur-sumur bertekanan rendah di Kamojang dengan kapasitas sebesar 5 MW yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

Selain di Kamojang, PGE juga tengah memperluas kapasitas terpasang secara nasional melalui berbagai proyek strategis.

Dalam jangka panjang, PGE menargetkan kapasitas total sebesar 3 gigawatt (GW) yang telah teridentifikasi dari 10 WKP yang dikelolanya. Untuk mewujudkan hal tersebut, PGE tengah memprioritaskan sejumlah proyek quick win.