Scroll untuk baca artikel
Industri

Sun Life Gandeng Aflatoun Tingkatkan Literasi Keuangan Pekerja Rumah Tangga

3
×

Sun Life Gandeng Aflatoun Tingkatkan Literasi Keuangan Pekerja Rumah Tangga

Sebarkan artikel ini
Brighter Financial Futures - Jan. 2026 (CNW Group/Sun Life Asia)

BISNISASIA.CO.ID, HONGKONG – Sun Life Asia bermitra dengan organisasi nonpemerintah global Aflatoun International untuk meluncurkan program filantropi regional bertajuk “Brighter Financial Futures”. Inisiatif pertama di kawasan ini ditujukan untuk meningkatkan literasi dan ketahanan keuangan lebih dari 30.000 pekerja rumah tangga, baik lokal maupun migran, di enam negara Asia.

Program ini akan dijalankan selama 12 bulan di Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Vietnam, melalui rangkaian lokakarya edukasi keuangan, pelatihan, serta penyediaan perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta di setiap tahap pekerjaan.

Asia sendiri menampung sekitar 40 persen pekerja rumah tangga dunia. Meski berperan penting dalam mendukung partisipasi tenaga kerja dan aktivitas ekonomi regional, kelompok ini kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap edukasi dan perencanaan keuangan.

Baca Juga :   Kaspersky Temukan Trojan Stealer Baru ‘SparkCat’ di App Store & Google Play

Perkuat Ketahanan Finansial Pekerja Rumah Tangga

Chief Client and Distribution Officer Sun Life Asia, David Broom, menyatakan bahwa literasi keuangan merupakan fondasi utama dalam membantu masyarakat mencapai keamanan finansial jangka panjang.

“Misi Sun Life adalah membantu masyarakat mencapai keamanan finansial seumur hidup. Literasi keuangan, pendidikan, dan dukungan adalah inti dari misi kami. Kemitraan dengan Aflatoun International memungkinkan kami menjangkau kelompok masyarakat yang kurang terlayani,” ujar Broom.

Melalui pendekatan yang disesuaikan dengan konteks lokal dan disalurkan lewat organisasi mitra terpercaya, program Brighter Financial Futures diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi para pekerja rumah tangga di masing-masing negara.

Kelanjutan Inisiatif Edukasi Keuangan Sun Life

Komitmen Sun Life Asia terhadap program ini melanjutkan keberhasilan inisiatif sebelumnya, “Dare to Dream”, yang dijalankan bersama Uplifters—lembaga amal dan platform edukasi daring asal Hong Kong yang mendukung pekerja rumah tangga migran di Asia.

Baca Juga :   Cathay United Bank Dorong Kolaborasi Lewat Seminar ESG: Kunci Masa Depan Berkelanjutan Vietnam

“Peran pekerja rumah tangga sangat penting bagi tatanan ekonomi dan sosial Asia. Melalui program ini, kami ingin memastikan mereka memiliki akses terhadap sarana dan sumber daya untuk mengambil keputusan keuangan yang tepat, sehingga menciptakan dampak berantai yang positif bagi masyarakat,” tambah Broom.

Selain Aflatoun International dan Uplifters, Sun Life Asia berencana mengumumkan mitra lokal lainnya sepanjang 2026 guna memperluas jangkauan dan efektivitas program.

Kurikulum Praktis dan Berbasis Kebutuhan

Program Brighter Financial Futures akan diselenggarakan secara online dan tatap muka, dengan kurikulum yang menitikberatkan pada pengetahuan keuangan praktis dan penguatan kepercayaan diri peserta. Materi meliputi pengelolaan tabungan darurat, perencanaan masa depan, serta perlindungan dari pinjaman tidak resmi dan berbagai bentuk penipuan keuangan.

Baca Juga :   Bank Jasa Jakarta Resmi Bertransformasi Menjadi Bank Saqu, Fokus Dukung Solopreneur dan UMKM

Selain aspek finansial, kurikulum ini juga dirancang untuk memperkuat ketahanan individu dan hubungan keluarga melalui komunikasi yang sehat dan perencanaan jangka panjang.

Direktur Strategic Partnerships & Development Aflatoun International, Kirsten Theuns, menegaskan pentingnya edukasi keuangan dalam mendorong inklusi sosial dan ekonomi.

“Edukasi keuangan memberdayakan masyarakat dari bawah ke atas. Dengan membekali mereka kepercayaan diri dan keterampilan mengelola keuangan, kami membuka peluang baru bagi individu, keluarga, dan komunitas yang lebih luas. Kami antusias memulai kemitraan ini bersama Sun Life untuk memperkuat inklusi keuangan di Asia,” ujarnya.