Scroll untuk baca artikel
Industri

PowerChina Pimpin Transisi Indonesia Menuju Energi Berkelanjutan

26
×

PowerChina Pimpin Transisi Indonesia Menuju Energi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Di Jawa Barat, Indonesia, Waduk Cirata menjadi lokasi proyek energi terbarukan yang penuh terobosan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata, yang dikembangkan PowerChina

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Di Jawa Barat, Indonesia, Waduk Cirata menjadi lokasi proyek energi terbarukan yang penuh terobosan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata, yang dikembangkan PowerChina.

Proyek ini merupakan PLTS Terapung pertama di Indonesia serta terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas 192 MW.

PLTS Terapung Cirata juga menjadi PLTS Terapung dengan lokasi terdalam di dunia.

Proyek ini beroperasi secara komersial setelah tersambung dengan jaringan listrik pada November 2023. Sebagai usaha patungan antara BUMN kelistrikan Indonesia PLN dan Masdar asal Uni Emirat Arab, proyek ini mencerminkan perkembangan penting dalam transisi energi bersih Indonesia.

Baca Juga :   Apresiasi Mitra Bisnis, Sharp Gelar Dealer Convention 2024 di Labuan Bajo

PLTS Terapung Cirata sempat menghadapi sejumlah tantangan teknis. Mengingat kondisi bawah air yang kompleks, tim PowerChina melakukan survei geografis secara cermat dengan sistem jangkar baru.

Sistem ini memadukan komponen kunci geser baja (metal shear key) dan penyeimbang berbahan beton untuk melindungi rangkaian panel surya terapung.

Untuk mengatasi kencangnya tiupan angin di atas air, tim PowerChina menjalankan pengetesan aerodinamika di terowongan angin, serta membuat model komputasi demi mengoptimalkan susunan dan desain struktur panel surya agar sistem tetap stabil.

Baca Juga :   Pionir Skema Sewa Panel Surya Tanpa Biaya Awal, Xurya Telah Membangun Lebih dari 100 MW PLTS

Dalam acara peresmian proyek dan penyambungan PLTS Terapung Cirata dengan jaringan listrik, Presiden Indonesia Joko Widodo memuji pencapaian proyek ini dalam mencapai target energi terbarukan berskala besar.

Dia juga menekankan komitmen Indonesia untuk meningkatkan kapasitas energi bersih sebagai bagian dari strategi menurunkan emisi nol karbon.

PLTS Terapung Cirata berkontribusi besar terhadap sistem jaringan listrik nasional, memasok 25% energi terbarukan di Indonesia, serta menghasilkan 300.000 MWh listrik setiap tahun—memenuhi kebutuhan 50.000 rumah.

Baca Juga :   SNEC 2024: Shijing Solar Perkenalkan Produk Sel Surya TOPCon Tipe-N Mutakhir

Lewat inisiatif ini, Indonesia juga mengurangi ketergantungan pada sumber energi batu bara, bahkan menghemat konsumsi batu bara hingga 117.000 ton, serta mengurangi emisi karbon setiap tahun.

Kesuksesan proyek Cirata mencerminkan pentingnya kolaborasi global dalam memajukan proyek energi terbarukan. Sejalan dengan komitmen dalam mencapai kerja sama internasional yang terbuka, inklusif, dan saling menguntungkan, serta memenuhi prinsip kesetaraan, PowerChina menjadi pemain utama yang mengembangkan infrastruktur berkelanjutan di seluruh dunia.