Scroll untuk baca artikel
Headline

PINTU Dukung Penuh Kegiatan Bulan Literasi Kripto 2024, Gandeng BAPPEBTI, Institusi Pendidikan dan Komunitas

15
×

PINTU Dukung Penuh Kegiatan Bulan Literasi Kripto 2024, Gandeng BAPPEBTI, Institusi Pendidikan dan Komunitas

Sebarkan artikel ini
Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia-Asosiasi Blockchain Indonesia (Aspakrindo-ABI) telah menyelenggarakan rangkaian Bulan Literasi Kripto (BLK) 2024 sepanjang bulan Mei 2024. PT Pintu Kemana Saja (PINTU) yang juga anggota Aspakrindo-ABI menggelar berbagai kegiatan edukatif dan menarik demi mendukung BLK 2024 yang fokus kepada edukasi dan literasi mengenai aset crypto untuk masyarakat Indonesia.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia-Asosiasi Blockchain Indonesia (Aspakrindo-ABI) telah menyelenggarakan rangkaian Bulan Literasi Kripto (BLK) 2024 sepanjang bulan Mei 2024.

PT Pintu Kemana Saja (PINTU) yang juga anggota Aspakrindo-ABI menggelar berbagai kegiatan edukatif dan menarik demi mendukung BLK 2024 yang fokus kepada edukasi dan literasi mengenai aset crypto untuk masyarakat Indonesia.

General Counsel PINTU sekaligus Sekretaris Jenderal Aspakrindo-ABI Malikulkusno Utomo (Dimas) mengungkapkan, “Kami mengapresiasi gelaran BLK 2024 yang mampu meraih pencapaian luar biasa dengan berbagai kegiatan edukasi baik secara daring maupun luring. PINTU juga ambil bagian dalam BLK kali ini, di mana sepanjang bulan Mei kami mengadakan Podcast, kemudian Workshop di Universitas Airlangga, dan Stand-Up Comedy di Surabaya. Kami sangat bangga seluruh kegiatan yang kami lakukan mendapatkan dukungan dari Badan Pengawas Berjangka Perdagangan Komoditi (BAPPEBTI).

Baca Juga :   Pertemuan Strategis Indonesia-Singapura Bahas Rangkaian Isu Strategis

Sekretaris Bappebti Olvy Andrianita mengungkapkan, “Kami mendukung penuh para CPFAK yang memiliki komitmen kuat dalam mematuhi aturan Bappebti serta memberikan edukasi dan literasi kepada masyarakat mengenai investasi Aset Kripto. Untuk itu, dalam BLK 2024, Bappebti juga berkolaborasi dengan PINTU dalam mengadakan berbagai kegiatan yang inovatif seperti kompetisi Stand-Up Comedy yang dibalut dengan menggaungkan nuansa investasi Aset Kripto. Kami harap edukasi seperti ini bisa terus berjalan untuk meningkatkan minat pada investasi Aset Kripto dalam negeri, dan tentunya dalam upaya perlindungan kepada masyarakat sebagai pelanggan,”

Berdasarkan data dari Statista, penetrasi investor aset crypto di Asia Tenggara sampai akhir 2024 diperkirakan meningkat hingga 12,78% dan di tahun 2028 diharapkan dapat naik hingga 14,81%.

Baca Juga :   Dubai Dilanda Banjir, Landasan Pacu Bandara Tergenang

“Perdagangan Aset Kripto di Indonesia sendiri terus tumbuh positif di tengah membaiknya kondisi pasar nasional. Sampai dengan April 2024 investor Aset Kripto dalam negeri mencapai 20 juta pelanggan dengan transaksi mencapai hingga Rp211,1 triliun. Tentunya perkembangan tersebut tidak lepas dari peran berbagai pihak yang terlibat pada BLK 2024 dalam upaya mendorong pemahaman masyarakat tentang perdagangan Aset Kripto,” ujar Olvy.

Mengusung tema “Exploring Crypto for Tommorrow’s Landscape”, berbagai kegiatan edukasi dan literasi yang berkolaborasi dengan banyak lembaga, komunitas, dan pedagang aset crypto. Dalam pembacaan laporan di Closing Ceremony BLK 2024 yang disampaikan oleh Sekjen Aspakrindo-ABI, terdapat lebih dari 10 ribu partisipan yang menyukseskan acara BLK di berbagai kota di Indonesia, antara lain, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Medan.

Baca Juga :   Kementerian Perindustrian Dorong Revolusi Hijau di Sektor Industri

“BLK 2024 membawa semangat serta nilai positif bagi industri crypto dan mendorong pentingnya kegiatan edukasi dan literasi bagi masyarakat baik yang sudah berinvestasi aset crypto atau pun yang berkeinginan mencoba berinvestasi. Kami di PINTU akan terus berkomitmen mengedukasi masyarakat Indonesia melalui berbagai platform yang kami miliki salah satunya Pintu Academy dan juga terus berkolaborasi dengan seluruh pihak sebagai bagian tanggung jawab kami untuk meningkatkan edukasi dan literasi tentang aset crypto.” tutup Dimas.