BISNISASIA.CO.ID, TIONGKOK – Hingga 31 Maret lalu, indeks STAR AI dan STAR Growth masing-masing mencatat kenaikan impresif sebesar 18% dan 12%, mencerminkan ketangguhan sektor teknologi di negeri Tirai Bambu.
Kinerja cemerlang papan saham STAR langsung menarik minat lebih dari 30 manajer investasi untuk meluncurkan produk indeks yang terkait dengan pasar ini.
E Fund Management, sebagai manajer reksa dana terbesar di Tiongkok, muncul sebagai pemimpin dalam segmen ini dengan portofolio produk yang luas dan biaya kompetitif.
E Fund menawarkan tujuh ETF yang terkait dengan papan saham STAR, termasuk E Fund STAR 50 ETF (kode: 588080) dan E Fund CSI Star & Chinext 50 ETF (kode: 159781).
Produk-produk ETF ini bisa diakses dengan mudah melalui program ETF Connect, sehingga memberikan kemudahan bagi investor untuk merambah pasar teknologi Tiongkok.
Baru-baru ini, E Fund bersama sejumlah manajer investasi terkemuka juga merilis produk ETF dan feeder fund yang mengikuti pergerakan Indeks STAR Composite.
Dengan langkah ini, investor kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menangkap peluang dari pertumbuhan papan perdagangan saham STAR.
Diluncurkan pada 2019, STAR Market kini menjadi pusat inovasi di sektor-sektor strategis seperti semikonduktor, biofarmasi, dan energi terbarukan.
Pada bulan Maret, STAR Market bahkan menerima dua pengajuan IPO, termasuk dari perusahaan yang belum mencatatkan pendapatan, menandakan terbukanya akses modal bagi perusahaan berbasis inovasi.
Hal ini memperkuat posisi STAR Market sebagai platform utama bagi perusahaan teknologi mutakhir untuk berkembang dan berkontribusi pada ekonomi.
Tren terkini menunjukkan bahwa saham-saham di bursa efek Tiongkok Daratan kini semakin didominasi oleh perusahaan berbasis teknologi.
Faktanya, pada 2024, lebih dari 90% emiten baru di STAR Market, ChiNext Market, dan Bursa Efek Beijing berasal dari sektor teknologi canggih.
Tak hanya itu, sekitar 40% dari total kapitalisasi pasar saham Tiongkok kini terkonsentrasi di industri-industri strategis baru yang digerakkan oleh teknologi.
Fenomena ini menegaskan peran penting inovasi dan teknologi sebagai motor utama transformasi ekonomi Tiongkok ke depan.