Scroll untuk baca artikel
Headline

Menparekraf: Jadikan Halalbihalal Momentum Perkuat Sinergi dalam Pengembangan Sektor Parekraf

18
×

Menparekraf: Jadikan Halalbihalal Momentum Perkuat Sinergi dalam Pengembangan Sektor Parekraf

Sebarkan artikel ini
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat memberikan sambutan pada acara halalbihalal di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (19/4/2024). (Foto: kemenparekraf.go.id)

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengadakan acara halalbihalal dalam rangka Idul Fitri 1445 Hijriah. Acara tersebut dihadiri oleh Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo, serta seluruh pejabat eselon I dan II beserta pegawai Kemenparekraf/Baparekraf pada Jumat (19/4/2024).

Dalam sambutannya di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Sandiaga menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai momen untuk bertemu dan memaafkan satu sama lain, tetapi juga untuk meningkatkan sinergi yang kuat.

“Ini adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan. Kekuatan dari silaturahmi ini akan membentuk sinergi yang kuat dan, insyaallah, akan mengembangkan sektor pariwisata kita ke depan,” ujar Sandiaga dalam acara yang dilaksanakan secara hibrida.

Baca Juga :   Menparekraf Pacu Pengembangan Ekosistem Ekraf Jambi Melalui Kelana Nusantara

Tantangan yang dihadapi oleh sektor pariwisata dan ekonomi kreatif semakin meningkat. Banyak negara di dunia telah mencapai jumlah kunjungan wisatawan seperti sebelum pandemi.

“Dalam lima bulan ke depan (masa akhir kabinet Indonesia Maju Jilid II), saya ingin mengajak seluruh pejabat dan pegawai di Kemenparekraf untuk meningkatkan prestasi dan mencapai target-target yang telah ditetapkan,” tambah Sandiaga.

“Semoga dengan kerjasama, kita dapat mencapainya melalui semangat inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dengan semangat kerja keras, cerdas, tuntas, serta ikhlas, sesuai dengan moto kita, yaitu geber, gercep, dan gaspol,” tambahnya.

Baca Juga :   BTC Cetak Rekor Harga Tertinggi Sepanjang Masa di 72.800 Dolar AS

Pesan serupa juga disampaikan oleh Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo. Ia berharap bahwa silaturahmi ini akan memperkuat kerjasama dalam upaya meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Di tengah ketidakpastian global ini, semoga kita dapat tetap fokus pada target dan kembali ke kondisi seperti sebelum pandemi,” ungkap Angela.

Pariwisata Bali juga menjadi perbincangan, Sandiaga menanggapi sorotan media asing terkait lonjakan kunjungan wisatawan setelah pandemi COVID-19 mereda.

Menurut Sandiaga, lonjakan ini menunjukkan minat besar wisatawan terhadap Bali. “Ini adalah sesuatu yang patut kita syukuri,” katanya.

Baca Juga :   Momen Libur Lebaran Berdampak Luas bagi Dunia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Terkait dengan over-tourism, Sandiaga menjelaskan bahwa Bali sebagai sebuah pulau belum mengalami over-tourism. Namun, terdapat peningkatan signifikan dalam aktivitas wisata di Bali Selatan.

“Kami harus memastikan bahwa kunjungan wisatawan ke Bali lebih merata, tidak hanya terpusat di Bali Selatan,” jelasnya.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus berupaya untuk mempromosikan wilayah lain di Bali agar dapat dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.

“Kami akan terus membangun infrastruktur, aksesibilitas, dan daya tarik di wilayah-wilayah tersebut, baik itu alam, budaya, maupun petualangan,” tambah Sandiaga. (saf)