Scroll untuk baca artikel
Industri

Menhub Bersama Dubes Jepang Bahas Kelanjutan Kerja Sama Transportasi

48
×

Menhub Bersama Dubes Jepang Bahas Kelanjutan Kerja Sama Transportasi

Sebarkan artikel ini
Menhub Budi Karya Sumadi (kanan) bertemu dengan Duta Besar Jepang yang baru untuk Indonesia Yasushi Masaki (kiri) membahas kelanjutan proyek kerja sama sektor transportasi. (Foto: Kemenhub)

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bertemu dengan Duta Besar (Dubes) Jepang yang baru untuk Indonesia, Yasushi Masaki, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta pada Jumat, 16 Februari 2024.

“Saya optimis bahwa selama masa tugas Anda, kerja sama antara Indonesia dan Jepang di berbagai bidang, khususnya di sektor transportasi, akan semakin diperkuat dan diperluas,” ujarnya pada Jumat (16/2/2024).

Menhub menjelaskan bahwa dirinya sebelumnya telah bertemu dengan Wakil Menteri dari Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang pada bulan Januari. Dalam pertemuan tersebut, telah dilakukan penandatanganan Memorandum of Cooperation yang menegaskan kembali komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di bidang transportasi.

Baca Juga :   Inovasi Produk Dukung Ekspansi BELL di 2024

Lebih lanjut, dia menyampaikan sejumlah proyek kerja sama kedua negara yang menjadi fokus utama, yaitu proyek MRT Jakarta East-West, Pelabuhan Patimban, dan Proving Ground.

Terkait proyek MRT Jakarta East-West, proyek tersebut telah menarik perhatian khusus dari Presiden RI Joko Widodo. Menhub menyebutkan, proyek tersebut ditargetkan akan melakukan penandatanganan Loan Agreement pada Maret 2024 dan kontrak konstruksi pada awal 2026.

“Saya sangat menghargai kesepakatan dari pihak Jepang untuk melaksanakan groundbreaking MRT East-West pada bulan Agustus. Hal ini berarti bahwa saya dan Presiden berkesempatan untuk turut menyaksikan momen tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :   Bawa Perubahan Customer Engagement di Indonesia, WebEngage Jalin Kemitraan dengan Insignia

Menhub juga berharap agar Pemerintah Jepang dapat memberikan komitmen penuh terhadap proyek-proyek infrastruktur transportasi di Indonesia, termasuk terkait Pelabuhan Patimban dan Bekasi Proving Ground.

“Khusus untuk Pelabuhan Patimban, kami berharap partisipasi penuh dari pihak Jepang dalam pengembangan area backup,” tambahnya.

Menhub menambahkan bahwa pada bulan April 2024, dirinya berencana untuk mengunjungi Tokyo guna melakukan pertemuan dengan Pemerintah Jepang dan beberapa investor potensial terkait pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di sepanjang jalur MRT North-South dan East-West.

Baca Juga :   Starbucks Adhyaksa Diumumkan sebagai Gerai Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia

“Saat ini, bersama MRT Jakarta, kami sedang berkoordinasi dengan MLIT dan JICA untuk mempersiapkan forum bisnis tersebut,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Yasushi Masaki menyambut baik kerja sama antara Indonesia dan Jepang di bidang transportasi, khususnya terkait proyek MRT dan Pelabuhan Patimban. Menurutnya, kerja sama ini sangat penting bagi kedua negara.

“Mengenai proyek Patimban, saya sangat berterima kasih karena perusahaan-perusahaan Jepang diprioritaskan. Saya akan mengajak perusahaan-perusahaan Jepang untuk mengikuti prosedur yang berlaku agar proyek itu bisa diwujudkan,” tutup Yasushi Masaki.(saf/infopublik.id)